Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gara-gara Bola 74 Orang Tewas Sia-sia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2024 16:03 4:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Februari 2012 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Musibah ini seharusnya menjadi pelajaran bagi kita semua. Sedikitnya 74 orang tewas dalam bentrokan antar kelompok pendukung klub papan atas Liga Mesir Al-Masry dan Al-Ahly di kota Port Said, Rabu (01/02/2012) malam waktu setempat.

Selain itu puluhan lainnya terluka saat kedua kubu penggemar yang bersenjatakan pisau menyerbu lapangan usai pertandingan antara kedua klub itu.

Aparat keamanan khawatir jumlah korban tewas akan bertambah. Dilaporkan sebagian korban tewas adalah petugas keamanan.

Menteri Kesehatan Mesir Hesham Sheiha menyatakan insiden itu adalah kerusuhan sepakbola terburuk di negeri itu.

“Peristiwa ini sangat buruk dan menyedihkan,” tutur Hesham kepada stasiun televisi pemerintah dikuti BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Wartawan BBC di Kairo Jon Leyne mengatakan buruknya pengamanan di stadion berkontribusi atas kerusuhan berdarah ini.

Selain itu, pendukung sepakbola di Mesir terkenal brutal terutama pendukung klub Al-Ahly yang menyebut diri mereka Ultras.

Anggota Ultras banyak terlibat juga dalam berbagai unjuk rasa politik belakangan ini, sambung Leyne.

Bahkan muncul spekulasi bahwa dinas rahasia memiliki kepentingan untuk merangkul para pendukung Al-Ahly ini.

Menghina tuan rumah

Kerusuhan yang terjadi usai pertandingan yang berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan klub tuan rumah Al-Masry.

Sejumlah saksi mata menuturkan suasana tegang sudah terasa di sepanjang pertandingan, apalagi pendukung Al-Ahly membentangkan spanduk yang menghina pendukung tuan rumah.

Tak lama setelah wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan usai pendukung Al-Masry masuk ke lapangan dan menyerang para pemain Al-Ahly.

Sejumlah kecil pasukan keamanan berusaha mencegah amuk ribuan penonton itu namun mereka tak kuasa membendung massa yang membludak.

Aparat keamanan menyatakan korban tewas kebanyakan akibat gegar otak, luka tusukan dan terinjak-injak.

“Ini bukan sepakbola. Ini perang, orang tewas di depan mata kami,” kata pemain Al-Ahly Mohamed Abo Treika.

“Saya pikir kerusuhan ini bukan karena sepakbola. Para perusuh itu bukan fans sepakbola,” kata mantan pemain Al-Ahly Hani Seddik kepada BBC.

“Bagaimana mungkin mereka bisa membawa pisau ke dalam stadion? Bagi saya ini adalah tindakan orang-orang yang tak menginginkan negeri ini aman dan ingin mengusir turis dari sini,” kata Seddik yang menonton pertandingan lewat televisi di kediamannya di Kairo.

Pendukung Mubarak

Sementara itu, Al Ikhwan al Muslimun yang baru saja menjelma menjadi partai politik terbesar Mesir usai pemilu menuding kerusuhan ini dilakukan para pendukung mantan Presiden Husni Mubarak.

“Insiden di Port Said sudah direncanakan dan menjadi sebuah pesan dari sisa-sisa pendukung rezim lama,” kata anggota parlemen dari Ikhwanul Muslimin, Essam al-Erian.

Essam menambahkan militer dan polisi berkeinginan untuk membungkam kritik yang menuntut dihentikannya situasi darurat di Mesir.

Kerusuhan di Port Said ini segera merambah Kairo yang mengakibatkan satu pertandingan liga ditunda.

Selanjutnya seluruh pertandingan Liga Primer Mesir ditunda dan parlemen Mesir yang baru terpilih akan menggelar pertemuan darurat, Kamis (02/02/2012).

Insiden ini juga mengundang komentar Presiden FIFA Sepp Blatter yang menyatakan keterkejutannya mendengar kerusuhan berdarah di Mesir itu.

“Kejadian ini adalah hari kelam untuk sepakbola. Tragedi semacam ini tak pernah terbayangkan dan seharusnya tidak terjadi,” kata Blatter.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Parlemen Belanda Selidiki Pelecehan Seksual Gereja
Tulisan selanjutnya MUI Apresiasi Rencana NU Labelisasi Halal dan Jujur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?