Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dianggap Menghujat, Pemilik TV Tunisia Didenda

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Mei 2012 08:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemilik stasiun televisi swasta Tunisia didenda karena menayangkan film animasi yang disebut sebagai penghujatan oleh kalangan Muslim.

Persepolis, film Prancis-Amerika yang meraih penghargaan itu, ditayangkan di stasiun televisi milik Nabib Karoui.

Saat film itu ditayangkan bulan Oktober lalu, kelompok Mulsim menyerang kantor stasiun televisi Nessma.

Pengadilan memerintahkan Karoui untuk membayar denda 2.400 dinar (Rp15,6 juta).Demikian dikutip BBC.

Teknisi dan pejabat televisi lain juga dikenai denda, sekitar setengah dari jumlah yang dijatuhkan kepada Karoui.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Karoui tidak berada di ruang pengadilan saat keputusan dijatuhkan.

Namun ia menggambarkan kasus itu sebagai uji kebebasan berpendapat di Tunisia,  sejak revolusi Januari 2011 yang berhasil menggulingkan kediktatoran dan menjadi inspirasi unjuk rasa di negara Arab lain.

“Keputusan pengadilan akan menjadi sesuatu yang historis dan berpengaruh di semua kawasan,” ujar Karoui.

Tunisia saat ini dipimpin oleh kelompok moderat An Nahda yang meraih sebagian besar kursi dalam pemilihan umum Oktober lalu, pemilu pertama sejak mantan presiden Zainal Abidin Bin Ali digulingkan.

Film yang diproduksi tahun 2007 itu mengangkat cerita seorang anak perempuan yang dibesarkan di Iran.

Kelompok Islam marah karena ada adegan anak perempuan itu melakukan pembicaraan imajiner dengan Tuhan.

Denda yang dijatuhkan itu lebih ringan dibandingkan tuntutan hukuman penjara yang diajukan oleh para penentang.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Masjid ‘Umari di Gaza, Dua Sejarah Hebat
Tulisan selanjutnya Israel Larang Adzan di Masjid Ibrahimi Sebanyak 63 Kali Sejak April

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?