Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Austria Selidiki Kematian Mantan Menteri Libya

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Mei 2012 10:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak berwenang Austria menyelidiki kasus kematian mantan menteri perminyakan Libya, Shukri Ghanim, namun tidak berarti mereka menyangka ia meninggal karena dibunuh, kata pihak kejaksaan, Kamis lalu.

Reuters (04/05/2012) melaporkan, polisi mengatakan bahwa mereka tidak memiliki tersangka terkait kematian mantan perdana menteri dan menteri perminyakan Libya di era Muammar Qadhafi itu. Polisi masih menyelidiki penyabab kematiannya.

“Kami masih belum memiliki kecurigaan adanya pembunuhan,” kata jurubicara kejaksaan Thomas Vecsay.

Kelompok Hoffman, yang diambil dari nama pemimpinnya, dari kantor penyelidik tindak kriminal diberi tugas mendalami kasus kematian Ghanim, kata Vecsay.

Wartawan Reuters di Tripoli melaporkan, jenazah Ghanim yang berbalut kain putih diturunkan dari pesawat Turkish Airline yang membawanya dari Istanbul.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Putra Ghanim, Muhammad, terbang bersama jasad ayahnya menuju Tripoli pada hari Kamis untuk kemudian melakukan pemakaman pada hari Jumat. Demikian dikatakan oleh keponakannya, Loayi Ghanim.

Mayat Ghanim ditemukan mengambang di Sungai Danube yang mengalir di kota Wina pada Ahad dini hari pekan lalu. Tubuhnya ditemukan oleh seorang warga yang melintas, hanya beberapa ratus meter dari tempat tinggalnya di sebuah gedung apartemen berlantai 22.

Ghanim ditemukan tanpa kartu identitas, kecuali yang menunjukkan nama perusahaan tempatnya bekerja. Mayanya diidentifikasi oleh staf dari perusahaan itu. Polisi mengatakan, tidak ada tanda bekas penganiayaan di tubuhnya. Baca berita sebelumnya “Mayat Mantan Menteri Libya Terapung di Danube.”

Teman-teman dan koleganya menduga, Ghanim dibunuh oleh musuhnya. Pria 69 tahun itu diyakini mengetahui tentang kekayaan Muammar Qadhafi yang disebut-sebut mencapai milyaran dolar.

Saat kelompok pemberontak mulai memburu Qadhafi, Ghanim pindah ke laur negeri dan menyatakan mendukung perlawanan terhadap rezim Qadhafi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Protes Diskusi Irshad Manji di Salihara
Tulisan selanjutnya Mengaku Nabi, Rohman Syah Berhaji ke Candi Borobudur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?