Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

JI: Kelompok Islam Khianati Abul Futuh

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Mei 2012 07:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Wakil pimpinan partai bentukan Jamaah Al Islamiyyah, Al Binaa wa Al Tanmiyyah, menyeru agar gerakan-gerakan Islam meminta maaf kepada Munim Abul Futuh karena mengkhianatinya dalam pemilihan presiden putaran pertama baru-baru ini.

Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, mantan anggota Al Ikhwan Al Muslimun itu berada dalam urutan keempat pada putaran pertama pemilu presiden, sehingga tidak dapat mengikuti putaran kedua.

“Abdul Munim Abul Futuh menjadi korban pengkhianatan fatal oleh gerakan-gerakan Islam yang mengumumkan bahwa mereka akan mendukungnya, tetapi kemudian memilih kandidat yang lain,” kata Hassan Hamdy, dikutip Al Mishry Al Yaum (26/5/2012).

Dia menambahkan, “[Semua gerakan Islam] bertanggungjawab atas kegagalannya.”

Sejumlah kelompok Islam mengumumkan dukungan mereka kepada Abul Futuh, tetapi tidak berpartisipasi seantusias pada pemilihan parlemen sebelumnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Salafy dan Jamaah Al Islamiyyah mengagalkan calonnya. Ini mengapa saya belum bertemu dengan anggota Partai Al Binaa wa Tanmiyyah karena saya kecewa dengan ketidaklolosan Abul Futuh, yang ingin menjalankan rencananya untuk membangun Mesir,” kata Hamdy.

“Kami menemukan, Salafy memberikan tanda tangan mereka untuk Abul Futuh dan pada saat yang sama mereka memobilisasi rakyat untuk [mendukung calon dari Al Ikhwan] Mursy, sehingga kami harus membatalkan tanda tangan mereka. Sebagian yang lain melakukan tindakan tidak bermoral, yaitu mengatakan sesuatu tetapi malah melakukan hal yang lainnya. Kemunafikan semcam inilah yang menyebabkan kegagalan Abul Futuh,” imbuh Hamdy.

Sebagai contoh, kata Hamdy, di Ismailia salah satu kelompok dakwah Salafy mengorganisir pertemuan umum untuk Mursy, sehingga orang-orang enggan untuk memilih Abul Futuh.

Meskipun demikian, Hamdy menegaskan bahwa organisasinya tetap akan mendukung Mursy pada putaran kedua, meskipun terjadi perselisihan dengan Al Ikhwan Al Muslimun sejak 30 tahun lalu.

“Kami akan meletakkan garam diatas luka dan mendukungnya, meskipun mereka tidak meminta kepada kami … karena kami lebih mengutamakan kepentingan negara di atas segalanya,” jelas Hamdy.

Pada hari Jumat kemarin, setelah memastikan bahwa Abul Futuh tidak akan bisa ikut putaran kedua, Jamaah Islamiyyah mengeluarkan pernyataan resmi bahwa kelompoknya mendukung Mursy pada pemilihan bulan depan. Baca berita sebelumnya ‘Jamaah Al Islamiyyah Dukung Mursy di Putaran ke-2’*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seorang yang Zuhud dan Raja
Tulisan selanjutnya Anak-anak dan Lansia Suriah Dibunuhi Pasukan Assad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?