Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

“Hati-Hati, Jika Anak Anda Menjadi Sholih dan Sholihah!”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Juni 2011 11:38 11:38 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Juni 2011 11:38
Bagikan
Bagikan

HARUS kita akui adalah fakta yang tidak terbantahkan bahwa NII KW 9 banyak mentarget korbannya anak-anak muda, khususnya berstatus mahasiswa.

Hanya saja, fakta ini lagi-lagi dimanfaatkan pemerintah melalui awak media untuk menyebarkan “hantu” menyeramkan bernama gerakan Islam radikal kepada para orangtua.

Buktinya, mahasiswa dan kampus kini, dijadikan objek dalam kasus NII KW 9 yang diributkan media dan isu radikalisasi di Indonesia.

Penyebaran “hantu” ini lengkap dengan menyebut ciri-ciri utama di antaranya; mereka yang dituduh gerakan “Islam radikal” biasanya rajin mengaji, membaca al-Quran, mulai mengenakan jilbab bahkan cadar (bagi yang perempuan), rajin ke masjid (bagi yang laki-laki), gemar membela ummat Islam, dan lain-lain yang pada akhirnya menyasar aktivitas-aktivitas keislaman pemuda yang diadakan remaja Masjid dan institusi-institusi dakwah kampus.

Opini ini seolah sengaja dibentuk untuk mengarahkan para orangtua agar memperhatikan aktivitas anaknya seputar kegiatan keislaman kemudian pada akhirnya para orangtua tanpa sadar memiliki pemahaman yang khawatir jika anaknya menjadi Muslim dam Muslimah yang sholih.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Padahal tak semua ciri itu bisa menunjukkan apa yang ada dalam diri mereka itu radikal.

Media seolah memberikan pesan, bahwa orangtua hanya lebih tenang jika melihat anaknya pulang diantar dengan teman lawan jenis (pacar) daripada anak-anak mereka rajin mengaji, berjilbab atau rajin di masjid kampus. Sebab hal terakhir itu dilakukan, mereka akan mendapat cap radikal dan kelak akan dianggap “teroris”.

Wahai para orangtua, Anda tidak perlu terbawa oleh berita media yang hakekatanya “penyambung lidah” pemerintah. Anda harus sadar bahwa ketika anak anda menjadi sholih dan memahami Islam dengan baik berarti anda telah berinfestasi untuk akhirat, mereka akan menolong Anda ketika kematian telah menghampiri.

Memang benar, gerakan NII KW 9 masuk dan menyerbut mahasiswa, namun tak semua mahasiswa/mahasiswa bisa direkrtut NII KW 9. Mayoritas mahasiwa adalah anak-anak cerdas yang paham dan memiliki kecerdasan pemahaman Islam.

Sehingga mereka mampu bertanya atau membantah doktrin-doktrin murahan gerakan semisal NII.

Banyak aktivis mahasiswa tak mampu direkrut NII. Kalau ada korban NII KW 9 yang berjilbab, namun identitas mudah dan gampang dipahami kalangan mahasiswa sendiri. Misalnya, mayoritas anak NII masih menggunakan jilbab yang tidak sesuai ketentuan syariat (alias jilbab gaul). Ini menunjukkan, mereka masih kurang memahami Islam dengan baik. Kepada para orangtua, jangan khawatir jika putra-putri Anda menjadi sholih ditandai dengan rajin mengaji, ke masjid serta aktif dalam kegiatan keagamaan, Anda seharusnya bersyukur memiliki anak yang sholih dan dukung mereka terus untuk semangat mempelajari Islam.

Karenanya, jangan terkecoh statamen pejabat, aparat dan tokoh-tokoh (yang umumnya diback up media) seorang semua aktivis mahasiswa Muslim di masjid-masjid kampus adalah NII KW 9.

Anda juga terkecoh ulang LSM dan pengamat-pengamat asing yang mendesak melarang aktivis masjid kampus atau merevisi kurikulum agama. Jika Anda terkecoh, maka, Anda telah terperangkat ulang asing yang memang tak ingin Islam hidup dan bergairah di Indonesia.

Jika Anda percaya “hantu” yang telah ditebarkan media, dengan kata lain, Anda telah ikut mengatakan, “Awas, Jangan Sampai anak-anak menjadi Sholeh dan Sholihah” atau “Lebih baik dia pacaran dan hidup bebas, asal jangan aktif di Masjid”.

Demikian pernyataan Mahasiswa Pecinta seputar fenomena NII KW 9 dan turunannya, semoga dapat mencerahkan umat khususnya dunia mahasiswa. Kepada ikhwah aktifis mahasiswa Islam apapun latar belakangnya, jangan terpengaruh dengan isu-isu penyudutan Islam, lanjutkan perjuangan ini, tetaplah maju dengan dada tegap menghadapi setiap musuh-musuh dakwah Islam.

Salam,

Badan Pengurus Pusat Mahasiswa Pecinta Islam

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 257 Mahasiswa Unpad Disinyalir Terlibat NII KW 9
Tulisan selanjutnya Amien Rais di UNDP: Jangan Terlalu Percaya AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?