Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setiap Hari 1 Prajurit Amerika Bunuh Diri

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Juni 2012 13:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Saat ini berkembang trend yang mengkhawatirkan di lingkungan tentara Amerika Serikat, di mana tingkat angka bunuh diri mencapai 1 kasus setiap 1 hari, lansir Christian Post (8/6/2012)

Berdasarkan temuan Pentagon, sampai 3 Juni lalu, angka kematian selama tahun 2012 di kalangan tentara yang masih aktif sudah mencapai 154 kasus. Bandingkan dengan tahun 2011 pada periode yang sama di mana terdapat 130 kasus bunuh diri.

Angka itu bahkan melebihi jumlah personel militer yang tewas di medan perang. Menurut data Casualties.org, tentara Amerika Serikat yang tewas tahun 2012 di Afghanistan 139 orang dan 1 orang di Iraq.

“Kami sangat khawatir dengan kasus bunuh diri di lingkungan militer,” kata jurubicara Pentagon, Cynthia Smith, sebagaimana dikutip BBC. “Itu merupakan salah satu masalah yang paling mendesak yang dihadapi tentara,” imbuhnya.

Penyebab utama dari tingginya angka bunuh diri itu masih belum diketahui pasti. Namun, bunuh diri banyak terjadi di kalangan prajurit yang pernah ditugaskan ke medan perang lebih dari satu kali.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para pejabat militer kabarnya mendesak anak buah mereka mencari bantuan ke spesialis kejiwaan lewat layanan telepon rahasia. Namun melihat tingginya angka bunuh diri itu, sepertinya upaya tersebut tidak berhasil.

Menurut sebagaian orang, di lingkungan prajurit berkembang pemikiran bahwa mencari bantuan orang lain untuk mengatasi masalah kejiwaan merupakan tanda kelemahan prajurit yang bersangkutan.

Mayor Jenderal Dana Pittard, seorang komandan di 1st Armored Division, pada bulan Januari pernah menulis di laman blognya agar para prajurit yang mempertimbangkan untuk bunuh diri “bertindak seperti orang dewasa.” Namun, kemudian ia mengoreksi perkataannya dengan menyarankan mereka agar mencari bantuan konselor.

“Pencegahan bunuh diri merupakan tanggungjawab kepemimpinan yang pertama dan utama,” kata Smith. “Mencari bantuan merupakan tanda kekuatan.”

Sementara menurut kepala kebijakan sumber daya manusia angkatan darat AS, Brigjen Barrye L Price, dengan melakukan perubahan budaya dan mendorong parjurit mau mencari bantuan psikologis diharapkan dapat menekan angka bunuh diri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ikhwanul Muslimin Dinilai Paling Siap jika Suriah Jatuh
Tulisan selanjutnya Amerika Beri Shimon Peres Perhargaan Tertinggi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Terbaru

  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?