Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pasukan Al Assad dan Shabiha Lakukan Kekerasan Seksual

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Juni 2012 17:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa hari Rabu (27/6/2012) menyebutkan bahwa kekerasan di Suriah semakin buruk setelah disepakatinya gencatan senjata pada April lalu dan pertumpahan darah yang terjadi cenderung merupakan ketegangan sektarian yang berbahaya.

Dilansir Associated Press, para penyelidik PBB mengatakan, mereka berkesimpulan bahwa pasukan pemerintah bisa jadi berada di belakang pembunuhan lebih dari 100 orang warga sipil di desa Houla bulan lalu. Temuan itu diserahkan ke badan tertinggi hak-hak asasi manusia PBB, dan dapat dijadikan dasar untuk memperkarakan kejahatan atas kemanusiaan yang terjadi di Suriah.

Paulo Sergio Pinheiro, pimpinan tim investigasi PBB terkait kejahatan kemanusiaan di Suriah, menyebut negara itu sebagai “tempat terjadinya tindak kejahatan” dan mengatakan bahwa tim penyelidik sudah menyiapkan nama-nama orang yang dicurigai bertanggungjawab atas kejahatan yang terjadi.

Shabiha pendukung rezim

Terkait pembantaian yang terjadi di Houla, hasil penyelidikan menyimpulkan bahwa pasukan “yang loyal kepada pemerintah” diduga bertanggung jawab atas sebagian besar pembunuhan yang terjadi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perlu diketahui, mayoritas penduduk Houla adalah Muslim (Sunni), sementara rezim Al Assad berlatar belakang Syiah Alawi.

Laporan penyelidik PBB itu mengatakan bahwa pasukan sipil pendukung rezim Al Assad yang bernama Shabiha, memiliki akses yang lebih baik untuk masuk ke wilayah Houla saat terjadinya pembantaian pada bulan Mei lalu itu.

“Tindakan yang dilakukan dalam pembunuhan-pembunuhan itu mirip dengan kejadian-kejadian sebelumnya yang menurut catatan berulang kali dilakukan oleh pemerintah,” kata Pinheiro kepada badan tertinggi HAM PBB di Jenewa, Swiss.

Untuk membuat kesimpulan akhir tentang siapa yang bertanggungjawab atas pembantaian tersebut, kata Pinheiro, perlu dilakukan lebih banyak penyelidikan.

Namun dengan bahasa yang tidak langsung Pinheiro mengatakan, hasil wawancara yang dilakukan oleh komisi penyelidik “mengindikasikan bahwa pasukan pemerintah dan Shabiha telah melakukan tindak kekerasan seksual terhadap para pria, perempuan dan anak-anak.”

Shabiha –yang merupakan pasukan paramiliter Syiah Alawi– dikenal didirikan pada tahun 1980an oleh Namir Al Assad yang merupakan sepupu Presiden Hafiz Al Assad (ayah Presiden Bashar Al Assad) dan Rifaat Al Assad (saudara laki-laki Presiden Hafiz Al Assad).

Sementara Karen Koning Abu Zayd, seorang warga Amerika Serikat yang merupakan anggota komisi dan bekas pimpinan UNWRA (badan kemanusiaan PBB untuk Palestina), mengatakan bahwa banyak warga yang dijadikan target berdasarkan pada keyakinan agama dan kepercayaan mereka.

“Sebelumnya korban dijadikan target berdasarkan apakah ia pro atau anti pemerintah. Komisi penyelidik telah mencatat terjadi peningkatan jumlah kejadian di mana korban dijadikan target karena keterkaitannya dengan agama mereka,” kata tim penyelidik dalam laporannya ke badan PBB.

Para aktivis mengatakan, lebih dari 14.000 orang telah dibunuh sejak dimulainya unjuk rasa besar menentang rezim Presiden Bashar Al Assad pada Maret 2011. Militarisasi juga semakin meningkat di kedua pihak sehingga menggiring pada perang sipil.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kekerasanold migratesuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Didesak Mundur, PM Iraq Al Maliki Ajukan Pemilu Dini
Tulisan selanjutnya Liga Dunia Islam Kecam Genosida Muslim di Burma

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?