Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saksi Mulai Dihadirkan dalam Sidang Ratko Mladic

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Juli 2012 09:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sidang kejahatan perang dengan terdakwa bekas komandan pasukan Serbia Ratko Mladic mulai mendengarkan saksi-saksi.

Dilansir BBC (9/7/2012), Elvedin Pasic akan menggambarkan kepada panel hakim Mahkamah Kejahatan Internasional untuk Bekas Yugoslavia di Den Haag, tentang serangan Serbia di desa Grabovica, tempat tewasnya sekitar 150 orang tahun 1992.

Madic menyatakan tidak bersalah atas 11 dakwaan yang ditujukan kepadanya terkait kejahatan perang tahun 1992-1995 di Bosnia. Meskipun demikian, jika terbukti bersalah ia dapat mendekam di penjara seumur hidup.

Pengadilan atas Mladic sudah dimulai sejak bulan Mei lalu, namun terkendala dengan adanya “sejumlah ketidakjelasan” dalam tuntutan jaksa.

Pasic dalam kesaksiannya akan menggambarkan tentang “penghancuran rumah-rumah, serangan ke desa-desa, pengejaran terhadap orang-orang non-Serbia,” kata jaksa sebelum sidang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut keterangan jaksa, Pasic masih remaja saat peristiwa pembantaian Srebrenica terjadi. Ia adalah seorang Muslim Bosnia. Pasic akan bercerita bagaimana ia dipisah dari pria lain dalam keluarganya dan akhirnya selamat dari pembantaian atas sekitar 150 warga desa Grabovica pada Nopember 1992.

Pengadilan juga akan mendengar kesaksian Jenderal Richard Dannat, pensiunan jenderal Inggris yang saat itu bertugas sebagai wakil komandan pasukan NATO di Bosnia.

Selain Pasic, akan ada saksi selamat lain yang akan bersaksi dalam persidangan Ratko Mladic. Ia akan bercerita tentang tahanan yang disuruh berkelompok sebanyak 10 orang lalu dibantai hingga tewas.

Peristiwa Pembantaian Srebrenica menelan korban sekitar 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim. Genosida atas Muslim Bosnia itu merupakan pembantaian paling sadis di Eropa yang terjadi setelah Perang Dunia II.

Ratko Mladic merupakan salah satu petinggi militer Serbia yang terlibat langsung dalam genosida itu. Mladic ditangkap oleh aparat Serbia 16 tahun setelah hidup berkeliaran bebas di bekas negara Yugoslavia. Penangkapan oleh Serbia itu dilakukan atas desakan Uni Eropa, yang mensyaratkan penjahat perang itu ditangkap jika Serbia ingin diterima sebagai anggota Uni Eropa.

Keluarga korban menuntut agar pengadilan Mladic tidak dilakukan berkepanjangan, mengingat ia sudah berusia 70 tahun dan sering mengeluhkan gangguan jantung. Mereka khawatir Mladic akan meninggal sebelum divonis bersalah, seperti yang terjadi pada terdakwa lainnya, Slobodan Milosevic.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Muslimold migratesidang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahkamah Batalkan Dekrit Mursy Soal Parlemen
Tulisan selanjutnya TKW di Arab Saudi Dapat Warisan Milayaran dari Majikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?