Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ibu Penyulut Revolusi Tunisia Ditahan

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Juli 2012 17:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ibu dari penjual buah, yang membakar dirinya dan menjadi penyulut revolusi di Tunisia dan Arab Spring, dikurung dalam tahanan dengan tuduhan melecehkan seorang hakim.

Mondhar Bedhiafi, jurubicara untuk Kementerian Kehakiman Tunisia, hari Sabtu mengatakan bahwa Manoubia Bouazizi ditahan sampai ia dihadapkan ke hakim pada hari Senin besok. Wanita berusia 60an tahun itu dimasukkan dalam tahanan sejak Jumat malam kemarin.

Salah satu putra Manoubia Bouazizi, Salem, mengatakan tuduhan yang ditujukan kepada ibunya berlebihan. Ia menceritakan bahwa hakim tersebut bertumbukan dangan ibunya lalu mereka beradu mulut. Tetapi ketika itu ibunya tidak tahu bahwa orang yang bertengkar dengannya tersebut adalah seorang hakim.

Salem Bouazizi mengatakan, ibunya juga sudah mendapatkan penghinaan, setelah seorang staf pengadilan melecehkannya, mendorong dirinya keluar dan membanting daun pintu dihadapannya, serta menolak membantu mengurus dokumen ibunya.

“Ini merupakan penghinaan terhadap ibu dari seorang martir,” kata Salem, seraya menuntut agar ibunya segera dibebaskan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tidak ada tanggapan dari phak kementerian kehakiman tentang masalah tersebut, tulis Saudi Gazette (15/7/2012).

Adik Salem, Muhammad Bouazizi, membakar dirinya di jalan dekat kantor pemerintah daerah setempat pada 17 Desember 2010. Ia nekat membakar diri setelah upayanya mendapatkan kembali perlengkapan dagang kaki limanya tidak membuahkan hasil. Peralatannya disita oleh seorang petugas polisi perempuan dan anak buahnya. Selain gerobak dagangannya disita, Bouazizi juga dilecehkan didepan publik. Muhammad Bouazizi kemudian meninggal dunia pada bulan Januari 2011 setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Rakyat yang marah dan bersimpati atas kematian Bouazizi, didukung dengan kondisi ekonomi yang buruk serta kesewenang-wenangan pemerintah dan aparatnya yang korup, kemudian bangkit melawan rezim Zainal Abidin Bin Ali alias Ben Ali.

Aksi rakyat menentang kesewenang-wenangan penguasa itu menular ke sejumlah negara lain di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, menumbangkan rezim Muammar Qadhafi di Libya dan Husni Mubarak di Mesir.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratetunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Masjid Suci Sudah Siap Sambut Ramadhan
Tulisan selanjutnya Demonstrasi Warga Israel Diwarnai Aksi Bakar Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?