Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mark Owen, Penulis Buku No Easy Day Bisa Didakwa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 September 2012 10:36
Bagikan
Pemerintah AS mengancam sikap akan mengambil tindakan hukum
Bagikan

Hidayatullah.com–Buku “No Easy Day” yang ditulis mantan anggota komando elit Angkatan Laut Amerika (SEAL), yang terlibat dalam operasi membunuh Usamah bin Ladin, Matt Bissonnette, mulai dijual. Namun mantan tentara komando Amerika Serikat (AS) itu menghadapi dakwaan kriminal.

Peringatan Pentagon itu dikeluarkan, sehari setelah Komandan Komando Operasi Khusus Kawasan Pasifik AS, Laksamana Muda Sean Pybus mengungkapkan pandangannya mengenai beberapa mantan pasukan komando atau yang masih menjadi anggota badan itu dengan mencoba mendapatkan uang atas ketenaran mereka.

“Saya sangat kecewa, malu dan memandang serius hal ini,” ujar Pybus melalui surat yang dikirim mengecam sikap beberapa di antara mereka yang menjajakan informasi mengenai misi melawan musuh nomor satu negara itu.

Namun, masih belum jelas apakah pemerintah akan mengenakan tuduhan kriminal terhadap penulis buku, Matt Bissonnette, yang merupakan anggota komando yang ikut terlibat dalam operasi pada Mei tahun lalu di Abbottabad, Pakistan.

Buku berjudul No Easy Day mulai dijual dengan menggunakan nama pena, Mark Owen.
Pentagon sebelumnya  mempertimbangkan gugatan hukum terhadap bekas tentara komando Amerika Serikat ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kamis (30/08/2012), dikutip AFP, Pentagon mengirim sepucuk surat kepada Mark Owen dan mengatakan Owen “melanggar persetujuan untuk tidak mengungkapkan” segala yang telah ditanda-tanganinya sebagai anggota satuan elit angkatan laut Amerika Serikat, SEAL.

Namun, para pejabat pertahanan AS tidak memeriksa buku itu terlebih dahulu, yang membuka kemungkinan bahwa penulis dapat menghadapi tuduhan pidana.

Keterangan orang pertama yang tahu mengenai penggrebekan itu mengatakan Usamah bin Ladin tidak bersenjata dan ditembak di dekat pintu. Ungkapan ini merupakan versi yang berbeda dari keterangan resmi.

Sementara pemerintahan Obama tetap mengatakan bahwa para anggota pasukan khusus SEAL menghadapi Usamah bin Ladin di kamar tidurnya. Saat itu SEAL menewaskannya dengan tembakan ke dada dan satu lagi ke atas mata kiri, setelah mengira bahwa Usamah sedang berusaha meraih senjata.

Buku tulisan pasukan elit Angkatan Laut AS itu  menjadi kontroversi karena bertentangan dengan pernyataan resmi Gedung Putih tentang kematian Usamah bin Ladin.

Departemen Pertahanan AS, sebelumnya mengancam sikap akan mengambil tindakan hukum  dikarenakan kasus ini adalah rahasia negara.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Minta Al-Quran Salah Cetak Ditarik
Tulisan selanjutnya Anak; Antara Karunia dan Bencana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?