Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Polri dan Densus Wajib Rehabilitasi Korban Salah Tangkap

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 31 Oktober 2012 07:20
Bagikan
Harits Abu Ulya : Tidak ada perang terhadap terorisme yang adalah perang melawan Islam
Bagikan

Hidayatullah.com–Pembebasan David Ashari, remaja yang dikaitkan dengan kasus terorisme pada  Selasa (30/10/2012) kemarin dinilai bukti sikap tidak profesional aparat dan Detasemen Khusus Antiteror (Densus) 88 dalam ‘proyek perang melawan terorisme’.

Pernyataan ini disampaikan Harits Abu Ulya,pemerhati Kontra-Terorisme yang juga Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA). Menurut Harits, Densus 88 telah gegabah menangkap orang dengan sembarangan. Karena itu Densus 88 juga berkewajiban untuk melakukan rehabilitasi terhadap nama baik orang-orang yang ditangkapnya dengan sembarangan.

“Penangkapan David dengan tuduhan terlibat atau berencana melakukan tindak pidana terorisme adalah tindakan kriminalisasi tehadap individu dan keluarganya, ini jelas sebuah kedzaliman,” jelas Harits kepada hidayatullah.com, Rabu (30/10/2012).

Harits juga menambahkan bahwa pola main tangkap Densus 88 adalah teror psikologi. Tujuan dari strategi Densus 88 ini untuk membangun ketakutan masyarakat terhadap masjid dan dakwah Islam.

Menurutnya, satuan penanggulangan terorisme yang pernah dicurigai anggota DPR RI karena memiliki “dana misterius” ini akan dianggap masyarakat alergi terhadap kegiatan-kegiatan Islam. Karenanya, jangan salah jika kaum Muslim  menganggap Densus 88 sedang tidak memerangi “terorisme” tapi ia sedang ingin menghabisi gerakan Islam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Inilah potret kedzaliman yg legal atas nama undang-undang yang sarat dengan kepentingan politik imperialis,” tambahnya.

Lakukan Otokritik

Selanjutnya, Harits juga mendukung sikap Polri  Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Polisi Boy Rafli Amar yang mengklarifikasi tentang perbedaan antara organisasi masyarakat HASMI dan kelompok HASMI yang dirilis kepolisian terkait dugaan tindak terorisme. Ia menilai, klarifikasi itu sebagai langkah baik, sekaligus menunjukkan kecerobohan aparat, dalam hal ini Polri dan Detasemen Khusus Antiteror (Densus) 88.

“Akhirnya Polri mengatakan HASMI yang ormas di Bogor berbeda dengan HASMI yang dituduh terkait teror. Ini contoh kecerobohan kedua dalam satu pekan yang dilakukan aparat dan Densus,” ujar Harits dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke redaksi hidayatullah.com, Rabu (31/10/2012).

Lebih jauh Harits mengingatkan polisi atau Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)  untuk melajukan evaluasi dan otokritik atas ‘proyek perang melawan terorisme’ yang selama ini mereka lakukan. Jika tidak, jangan heran kalau akan terakumulasi kesimpulan bahwa ‘proyek perang melawan terorisme di Indonesia’ adalah perang melawan Islam dan umatnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BNPTdensusold migratepolisisalah tangkap
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dahlan: Anggaran Pendidikan 320 T, Tak Perlu Lari ke Luar!
Tulisan selanjutnya Sandy Menghajar New York Hingga Lumpuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?