Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ghazwul Fikr

Skandal Miss World dan “Pengemis Moral”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 April 2013 07:58
Bagikan
Bagikan

Oleh: Nuim Hidayat 

RENCANA acara pergelaran  Miss World banyak melahirkan penolakan. Tak terkecuali MUI, organisasi Muhammadiyah dan berbebagai elemen Organisasi Massa (Ormas) Islam seluruh Indonesia sudah mulai pasang badan.

Meski  panitia menjanjikan kontes tersebut bebas dari pakaian minimalis bikini, namun elemen masyarakat menampik jika penolakan mereka hanya sebatas urusan bikini.

Masalah utama penolakan ini adalah perbedaan standar nilai bagaimana memandang perempuan, demikian ujar Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. Yunahar Ilyas, Lc., MA.

“Penolakan ini bukan soal bikini saja, tapi melombakan perempuan tidak pantas,” kata Yunahar seperti dikutip Republika, Jumat (12/4/2013).

Baca Juga

SPI: Feminisme Hanya Melestarikan Konflik!
Tuduh Islam Kaku, Dokter Muda Kristen Ini Terbungkam saat Dengar Hujjah Buya Hamka
Syubhat Seputar Al-Qur’an: Benarkah Ada 2 Surah yang “Hilang”?
Pluralisme dan Sekularisme: Sebuah Proyek (Seri 2)
Pluralisme dan Sekularisme: Sebuah Proyek (Seri 1)

Miss World adalah kontes kecantikan internasional yang diprakarsai oleh Eric Morley pada tahun 1951. Pertama kali diadakan sebagai konteks bikini di Inggris. Yaitu berkenaan dengan Festival kontes bikini, untuk menghormati pakaian renang yang baru diperkenalkan pada saat itu. Media kemudian menyebutnya sebagai Miss World. Morley sebagai pendiri dan sekaligus sebagai ketua. Setelah kematiannya pada tahun 2000, istrinya Julia Morley, menggantikannya sebagai ketua.

Pemenang ratu kecantikan ini, menghabiskan waktu setahun berkeliling dunia sebagai wakil dari Miss World Organization untuk berbagai acara. Pemegang titel Miss World tahun 2012 ini adalah Wen Xia Yu dari Republik Rakyat China.

Tahun 80-acara Miss World di televisi diklaim meraih penonton 27,5 juta di Inggris sebanding dengan rating acara pernikahan kerajaan.

Pemenang pertama Miss World adalah gadis dari  Swedia Kiki Haakonson dengan pakaiannya baju renang ‘dua potong’. Pada tahun 1966, India menikmati kesuksesannya dengan Reita Feria menjadi pemenang populer.

Pada tahun 1980, perubahan besar dalam proses penjurian Miss World diterapkan. Untuk pertama kalinya kepribadian dan kecerdasan ikut dalam penilaian selain hal-hal fisik yang dianggap penting. (lihat missworld.com atau wikipedia).

Tahun-tahun 1992-1995 kontes Miss World final pindah ke Sun City, Afrika Selatan. Para kontestan disambut oleh Presiden Nelson Mandela dan lebih dari satu juta orang melihat mereka di Johannesburg.

Miss World mencapai setengah abad-nya pada tahun 2000 dan kontes diadakan kembali di London, di Millennium Dome, untuk acara ulang tahun ke-50.

Di Indonesia, seperti halnya dunia, juga memiliki 4 kontes kecantikan utama yakni Puteri Indonesia, Miss Indonesia, Putri Pariwisata Indonesia dan Miss Indonesia Earth.

Puteri Indonesia merupakan kontes kecantikan yang terbesar dan sudah memasuki tahun yang ke 15.  Pertama kali dihelat pada tahun 1992 oleh Yayasan Puteri Indonesia dibantu produk kecantikan Mustika Ratu dengan pemenang pertamanya Indira Sudiro. Pemegang titel saat ini adalah Maria Selena dari Jawa Tengah.

Miss Indonesia merupakan kontes kecantikan yang dihelat oleh stasiun TV RCTI bersama produk kecantikan SariAyu Martha Tilaar. Pertama kali dirayakan pada 2005 dengan pemenang pertama Imelda Fransisca. Pemegang titel saat ini adalah Ines Putri Tjiptadi Chandra dari Bali. Ia telah mewakili Indonesia di Miss World 2012 di Ordos, RRC.

Putri Pariwisata Indonesia adalah kontes kecantikan di Indonesia yang diselenggarakan sejak tahun 2008. Pemenang Putri Pariwisata Indonesia akan menjadi wakil Indonesia di ajang Miss Tourism International. Pada tahun 2010, runner-up I juga menjadi wakil Indonesia di ajang Miss Tourism Queen of The Year International. Sejak tahun 2011, runner-up I hingga IV masing-masing direncanakan akan menjadi wakil Indonesia di ajang Miss Tourism Queen International, Miss Tourism International, Miss Tourism Queen of the Year, dan Miss Global Beauty Queen.

Miss Indonesia Earth atau Putri Bumi Indonesia adalah kontes kecantikan di Indonesia yang berfokus pada kepedulian terhadap masalah kecantikan dan kelestarian lingkungan hidup. Kontes ini diselenggarakan oleh Yayasan Putri Bumi Indonesia. Pertama kali dirayakan pada 2007 dengan pemenang utama Artri Aldoranti Sulistyowati.

Miss World 2013

Chairwoman of Miss Indonesia Organization, Liliana Tanoesoedibjo mengatakan butuh waktu lama meyakinkan induk organisasi Miss World itu menjatuhkan pilihan di Indonesia. “Kita berusaha dari tiga tahun lalu,” katanya pada 12 September 2012 lalu. (lihat tempo.co.id).

Selama tiga tahun itu, berturut-turut Liliana mengundang Miss World Organization datang ke Indonesia.

Acara yang rencananya akan dilaksanakan di Sentul-Bogor dan Bali September 2013 ini, nanti akan diikuti 120 kandidat dari berbagai negara dan mereka akan menetap di Indonesia selama tiga minggu. Pelaksanaan acara Miss World di Bali dan Bogor ini sudah disosialisasikan oleh Miss Indonesia Organization dengan website resminya www.missworld.com.

Disebutkan di laman itu bahwa puncak acara final Miss World tahun 2013 ini akan diadakan di Sentul Internasional Convention Center, pinggiran kota Jakarta (Bogor). Acara ini akan disiarkan 140 negara dan untuk siaran di Indonesia dipegang MNC Media (RCTI).

Miss Indonesia 2012 Ines Putri Tjiptadi Chandra dianggap mengukir prestasi. Untuk pertama kalinya, wakil dari Indonesia menempati posisi 13 di babak 15 besar Miss World 2012 yang digelar di China 18 Agustus 2012 lalu.

Sedangkan Miss Indonesia 2013. Finalis asal Kalimantan Barat, Vania Larissa berhasil menggantikan Ines Putri, Miss Indonesia 2012. Gelar Miss Indonesia 2013 dinobatkan pada Vania Larissa, kontestan asal Kalimantan Barat. Gelar Runner Up II Miss Indonesia 2013 diraih Shinta Nur Safira dari Jawa Barat. Sedangkan Runner Up I Miss Indonesia 2013 dimenangkan oleh Jovita Dwijayanti dari Jawa Tengah. (lihat www.missindonesia.co.id).

Beberapa Skandal Miss World

Website Vivanews, mencatat beberapa skandal Miss World. Terutama keterlibatan pemenang-pemenangnya dalam model telanjang, foto atau film porno. Yang tidak tercatat tentu lebih banyak lag. Karena ajang ratu kecantikan ini identik dengan hal-hal ‘kebebasan menampilkan fisik’. Pertama adalah Marjorie Wallace. Ia warga Amerika Serikat yang menang di ajang Miss World 1973. Tapi, tiga bulan setelah dinobatkan jadi Ratu Dunia, gelarnya dicabut lantaran berkencan dengan terlalu banyak pria.  Dia bahkan sempat membuat pernyataan, “Sebagai Miss World saya bisa bercinta dengan pria yang saya pilih.”

Kedua, Gabriela Brum. Miss Jerman ini menyandang gelar terpendek dalam sejarah Miss World. Dia mengundurkan diri hanya dalam waktu 18 jam setelah dinobatkan menjadi Miss World pada 1980. Pemegang mahkota kecantikan ini terjegal skandal kasus foto telanjang. Setelah kasus ini menjadi perhatian dunia, dia pindah ke Amerika Serikat. Di sana, dia nekat menjadi model telanjang lagi. Kali ini untuk majalah Playboy.

Ketiga, Lesley Langley.  Miss Inggris ini memenangkan gelar Miss World pada tahun 1965. Tapi kemudian publik di Inggris tersinggung setelah foto bugil Lesley tersebar di media. Dia mengakui foto-foto bugil itu diambil sebelum dia mengikuti kontes kecantikan.

Kontes pamer tubuh ini sebenarnya baru dihelat di Indonesia tahun 2000-an. Tahun 80-an atau sebelumnya kontes-kontesan ini dilarang oleh pemerintah Soeharto.

Melalui Keputusan Pemerintah yang dikeluarkan Mendikbud nomor 237/U/84 pasal 4 dan 6, perempuan Indonesia dilarang mengikuti kontes-kontes kecantikan.

Tapi kini Indonesia bukan hanya mengirim ratu-ratu kecantikan, tapi mau menjadi penyelenggaranya. Panitia mengaku telah berusaha selama lebih dari 3 tahun lamanya, seolah-olah kita bermental ‘pengemis moral’ terhadap budaya Barat yang tak ada manfaatnya.

Bila pelaksanaan Miss Wolrd 2013 ini jadi di negeri Muslim ini, maka presiden SBY meninggalkan warisan sejarah paling buruk soal wanita dalam pemerintahannya. Wallahu a’lam.*

Ketua Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, Kota Depok

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:miss worldold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Awas Gejala Hedonisme, Umat Diimbau Waspada
Tulisan selanjutnya Bisnis yang Tak Akan Pernah Merugi, Berbisnis dengan Allah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

ArtikelGhazwul Fikr

Populernya Hamas, Meredupnya Otoritas Palestina dan Mahmoud Abbas

22 November 2023 12:10
ArtikelGhazwul Fikr

6 Narasi Sinisme Perjuangan Palestina = Propaganda Zionis

10 November 2023 16:45
Ghazwul FikrTsaqafah

Sekularisme dan Liberalisme  

2 Desember 2022 12:55
Ghazwul FikrTsaqafah

Membangun Peradaban Bermartabat

13 November 2022 09:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?