Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Rusia Pertingati 40 Hari Kematian Tokoh Oposisi Boris Nemtsov

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 April 2015 10:21 10:21 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 April 2015 22:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seperti halnya di Indonesia yang sebagian warganya memperingati 40 hari kematian seseorang, warga Rusia di kota Moskow berbondong-bondong meletakkan karangan bunga di tempat meninggalnya pemimpin oposisi Boris Nemtsov yang dibunuh 40 hari lalu.

Menurut tradisi di Rusia, yang mayoritas penduduknya mengikuti ajaran Gereja Orthodoks, hari keempat puluh kematian seseorang diperingati sebagai hari di mana roh seseorang mulai memasuki alam baka yang abadi, setelah pada 2 hari pertama rohnya bebas berkeliaran ke tempat-tempat yang disukainya atau ingin dikunjunginya, disusul dengan melalui berbagai macam tahap kehidupan alam roh lainnya.

Dilansir Euronews Selasa (7/4/2015) puluhan orang tampak meletakkan rangkaian bunga.

Sementara itu, seorang hakim yang masih mempertimbangkan soal legalitas penangkapan ketiga tersangka dalam hubungannya dengan kasus pembunuhan Nemtsov, telah mengeluarkan keputusan bahwa mereka masih harus mendekam di tahanan hingga sidang selanjutnya.

Ketiga orang itu adalah pria asal Chechnya. Mereka semuanya menyatakan tidak bersalah. [Baca berita sebelumnya: Bekas polisi Checnya dibayar untuk membunuh tokoh oposisi Rusia]

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Nemtsov ditembak mati tidak jauh dari dinding luar kawasan pusat pemerintahan Rusia, Kremlin. Pembunuhan Nemtsov merupakan pembunuhan tokoh oposisi paling terkemuka selama 15 tahun kekuasaan Presiden Vladimir Putin.

Kematian Nemtsov menyulut aksi protes anti-Putin, yang mana para pengkritik menuding pemerintah Rusia terlibat dalam pembunuhan itu dengan menyewa pembunuh bayaran. Beberapa motif yang diduga melatarbelakangi pembunuhan tersebut juga mengemuka.

Amnesty International mempertanyakan kelayakan proses investigasi pembunuhan tokoh oposisi Rusia tersebut, yang diduga sebelum kematiannya sedang menyelidiki kasus pengiriman rahasia tentara Moskow ke Ukraina.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Senator Prancis Bunuh Diri Jelang Sidang Kasus Korupsi Pernikahan Turis China
Tulisan selanjutnya Markaz Inayah dan PPMI Madinah Adakan Umroh Gratis Mahasiswa Baru UIM

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?