Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jenderal Ex-Bos CIA Didenda $100.000 karena Bocorkan Rahasia Militer ke Wanita Selingkuhannya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 April 2015 13:35 1:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 April 2015 13:35
Bagikan
Jenderal Patraeus bersama Paula Broadwell.
Bagikan

Hidayatullah.com—David Patraeus, seorang pensiunan jenderal bintang empat dan bekas direktur badan intelijen Amerika Serikat CIA, divonis hukuman percobaan dan denda, karena membocorkan rahasia militer kepada wanita selingkuhannya.

Patraeus mengundurkan diri dari jabatannya sebagai direktur CIA pada tahun 2012, setelah ketahuan memiliki hubungan khusus di luar pernikahan dengan penulis biografinya, Paula Broadwell.

Dia menghadapi hukuman satu tahun penjara, setelah mengaku bersalah dua tahun silam.

Patraeus tahun 2007 memimpin pasukan Amerika Serikat dalam invasinya ke Iraq, lalu menjadi komandan pakukan AS dan NATO di Afghanistan.

Patraeus mencapai kesepakatan dengan jaksa penuntut agar mendapatkan hukuman ringan, dengan mengajukan pengakuan bersalah telah membocorkan informasi sensitif kepada Broadwell saat wanita itu menggarap buku biografinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jaksa penuntut mengatakan Patraeus memberikan delapan berkas materi rahasia kepada penulis wanita itu pada tahun 2011, yang disimpannya secara tidak sah ketika masih memimpin pasukan AS dan NATO berperang di Afghanistan.

Pengadilan federal di Charlotte, North Carolina, memvonis Patraeus dengan hukuman percobaan dua tahun penjara dan diperintahkan membayar denda $100.000 ($1 sekitar Rp12.900).

Jaksa menuntutnya dengan masa hukuman percobaan yang sama, tetapi dengan denda lebih rendah, yaitu $40.000.

Hakim David Kessler sengaja menaikkan hukuman dendanya dengan tujuan untuk “mencerminkan betapa seriusnya pelanggaran tersebut,” lapor BBC Jumat (24/4/2015).

Hadir dalam sidang vonis hukuman, Patraeus menyatakan permintaan maaf atas tindakan-tindakannya.

Ketika meninggalkan ruang sidang, Patraeus mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang mendukungnya seraya menambahkan, “saya ingin melangkah maju ke fase kehidupan selanjutnya.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bercanda Meniru Aksi Teroris Pelajar Saudi Dihukum
Tulisan selanjutnya Nativisasi Cenderung Tonjolkan Nilai Tradisi dan Kesampingkan Nilai Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?