Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Zaman Baik, Zaman Buruk

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Mei 2015 06:29 6:29 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Mei 2015 20:47
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

SETIAP zaman, sejak dahulu hingga sekarang, pasti menyimpan kebaikan dan keburukan. Ia juga menjadi saksi bisu adanya orang-orang yang baik dan yang jahat, yang memperbaiki dan merusak.

Suatu zaman disebut zaman baik apabila lebih menonjolkan kebaikan dan kebijakan serta kebenaran yang diperbuat oleh manusia baik-baik pada masa itu, dan orang-orang saleh lebih banyak jumlahnya dan lebih besar peranannya. Sebaliknya, kejahatan, kebatilan, serta orang-orang jahat pada masa itu terkalahkan dan tidak banyak berperan di dalamnya. Jika demikian halnya, ia disebut zaman baik. Sebagai contoh, masa hidup Rasulullah Saw dan Al-Khulafa’ Al-Rasyidin sepeninggal beliau.

Namun, jika pada suatu zaman, kejahatan dan peranan orang-orang jahat lebih menonjol, sedangkan kebaikan jarang terjadi, orang-orang baik pun amat sedikit jumlahnya sehingga mereka tidak dikenal dan tidak menonjol, maka zaman itu dinisbahkan pada kejahatan dan fitnah, lalu disebut zaman buruk atau zaman fitnah dan bala’.

Dari uraian ini jelaslah bahwa setiap zaman dinisbahkan atau dikaitkan dengan keadaan yang lebih menonjol dan lebih banyak jumlahnya. Sebab, tidak ada zaman mana pun yang kosong sama sekali dari kebaikan ataupun kosong sama sekali dari kejahatan, sebagaimana telah disebutkan di atas.

Adapun yang lebih menonjol pada zaman kita ini, seperti juga pada masa-masa lalu yang dekat, ialah keburukan, kerusakan, dan kejahatan. Orang-orang yang hidup pada zaman ini lebih banyak yang bersifat jahat dan buruk kelakuannya, sedangkan kebaikan dan ketulusan jarang dijumpai. Jumlah orang-orang yang baik dan saleh amat sedikit dan mereka itu tidak menonjol, terlupakan, dan terkalahkan.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Hanya kepada Allah kami memohon pertolongan. Dia cukup bagi kita dan Dialah sebaik-baik penolong.*/Dipetik dari tulisan Al-Allamah ‘Abdullah Al-Haddad, seorang ulama yang dilahirkan di pinggiran Tarim, kota Hadramaut, Yaman.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jackie Chan Dukung Hukuman Mati dalam Kasus Narkoba
Tulisan selanjutnya Netanyahu Akhirnya Bentuk Koalisi dengan HaBayit Ha Yehudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?