Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pangeran Charles Menganggap Tahta Raja Seperti Penjara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Oktober 2013 12:17 12:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Oktober 2013 12:17
Bagikan
Pangeran Charles dan ibunya Ratu Elizabeth II.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pangeran Charles putra Ratu Inggris Elizabeth II tidak tergesa ingin menjadi raja, sebab tahta dianggapnya salah satu bentuk ‘penjara’, kata salah seorang pembantunya.

Pangeran bergelar Prince of Wales itu kerap digambarkan dalam karikatur sebagai pangeran mahkota yang tak sabar menanti pengalihan tahta dari ratu kepadanya, sebab sepanjang sejarah dia merupakan putra mahkota yang paling lama menunggu masa untuk menjadi raja.

Namun, menurut pembantunya yang berbicara kepada majalah Time, Pangeran Charles tidak seperti yang digambarkan dalam karikatur.

Pimpinan majalah Time, Catherine Mayer, diberi akses terhadap Pangeran Charles dan 50 orang teman dan stafnya dalam rangka penulisan profil menyambut ulang tahun ke-65 bekas suami mendiang Putri Diana itu yang akan dirayakan bulan depan.

Pangeran Charles merasa, “adalah tanggungjawab saya untuk khawatir atas setiap orang dan kehidupan mereka di negara ini, dan berusaha mencari jalan untuk memperbaiki segala sesuatu semampu yang saya bisa.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mayer kepada The Telegraph (24/10/2013) mengatakan, ketika wawancara Pangeran Charles membela diri dari tudingan bahwa dirinya kerap mencampuri kebijakan tata kota dan lingkungan hidup. Charles mengaku tidak tega melihat tempat-tempat bersejarah dihancurkan, pohon-pohon ditebang dan lahan-lahan dipenuhi dengan limbah beracun, yang semua itu dinilainya sebagai tindakan gila.

Mayer menceritakan, Pangeran Charles menderita sakit punggung dan dia setiap hari bangun pagi lalu melakukan olahraga untuk memperbaiki kondisinya.

Menurut Julia Cleverdon, penasehat khusus Charles untuk kegiatan amal, kadang-kadang di ruang olahraga kerajaan terdengar suara kesakitan saat putra mahkota kerajaan Inggris itu melakukan peregangan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pembangunan RS Siloam Ditolak 7 Calon Walikota Padang
Tulisan selanjutnya Gereja Maronit Minta Bantuan Qatar Soal Uskupnya di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Berita
3 September 2026 15:08
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?