Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Aher Ajak Mahasiswa Indonesia di Turki bangun Peradaban

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2013 21:23 9:23 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Oktober 2013 21:23
Bagikan
26 Oktober 2013. Kozyatağı Kültür Merkezi Kadıköy, Istanbul-Turki
Bagikan

Hidayatullah.com– Satu di antara syarat peradaban itu adalah masyarakatnya masih punya harapan. Tak salah jika kita bernyanyi ‘Harapan itu masih ada’.Demikian disampaikan, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) yang menjadi Keynote Speaker dalam acara “Democratic and Economic Youth Summit (DEYS) 2013”

“Hal yang pertama kali saya ucapkan ketika turun dari pesawat Turkish Airline adalah inilah pertama kali saya menginjakkan kaki di bumi Muhammad Al-Fatih’, ujarnya di acara yang diselenggarakan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Istanbul, Turki, Sabtu (26/10/2013) kemarin.

Menurut Aher, Ibnu Qayyim dan Ibnu Khaldun pernah berbicara panjang lebar mengenai syarat-syarat sebuah peradaban. Suatu ketika pemerintahan Turki jatuh kepemimpinan Sultan Abdul Hamid pada tahun 1924.

Pada waktu itu Jawa Barat masih sebagian kawasan hutan sedangkan Istanbul pada waktu itu sudah menjadi kota besar, kota yang memegang peranan penting bagi dunia.

Kemajuan peradaban ini tidak lain disebabkan oleh spirit keagamaan, spirit keislaman. Dan agama lain menjadi perekat di berbagai belahan dunia untuk membangun kebebasan, membangun kemerdekaan, dan membangun peradaban dlam waktu yang bersamaan.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Selain itu ada Tentulah pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, di mana ketika kekuasaan dipegangnya,  tak seorangpun berhak menerima zakat pada waktu itu. Dengan peradaban masa sekarang, tentu sangat jauh berbeda. Kesuksesan yang mereka torehkan , menurut Aher karena mereka berpegang teguh pada nilai-nilai agama.

“Inilah konstruksi peradaban yang sesungguhnya. Allah Subhanahu Wata’ala, Pencipta alam semesta ini mencipatakan manusia. Manusia adalah mahluk pertama di alam semesta ini, tidaklah mungkin ada kehadiran alam semesta tanpa kehadiran manusia. Bahkan tidaklah mungkin ada kehadiran alam semesta tanpa hadirnya cinta dari umat manusia.”

Menurut Aher, secara fisik di Turki banyak karya sejarah. Turki dinilai salah satu negeri yang menorehkan peradaban Islam pada masa silam dan mungkin pada yang masa akan datang.

“Dan jangan khawatir, Allah akan mempergilirkan kepada umat manusia kesempatan untuk memimpin peradaban,” ujarnya.

Mengutip, seorang futuristic Aher mengatakan bahwa bangsa-bangsa besar sudah mengalami, mendapatkan jatah kepemimpinan. Menurutnya Arab sudah, Arab bagian barat sudah di Cordoba. Turki juga sudah. Mongolia juga sudah dalam menaklukkan Baghdad.

Menurutnya, ada satu etnis besar yang belum kebagian menaklukkan dunia itulah etnis Melayu.

“Kalau kemudian kita berbicara peradaban, dan kita berasal dari Indonesia adalah sangat wajar karena kita bangsa besar yang belum dapat giliran. Dan Allah akan mempergilirkan dengan cara adil. InyahaAllah di masa depan yang akan memimpin peradaban dunia adalah Indonesia.”

Jadilah pengusaha

Aher juga menyinggung makro ekonomi sebuah negara di mana akan dipandang normal kalau 4% dari populasinya adalah para pengusaha.

China dinilai mempunyai 11% pengusaha dari jumlah penduduknya. Amerika 12% dari pendudukanya adalah pengusaha. Singapura 8.5 % penduduknya adalah pengusaha. Malaysia 3.5% penduduknya adalah pengusaha. Sementara Indonesia hanya 0.8% penduduknya adalah pengusaha.

Karena itu ia meminta mahasiwa Indonesia di Turki agar bisa menjadi pengusaha-pengusaha hebat di masa yang akan datang.

“Anda pelajar Indonesia di Turki, pulang atau tidak pulang ke Indonesia. Tidak ada persoalan yang penting Anda hadir untuk membangun sebuah peradaban yang hebat di masa yang akan datang dan bawa nama Indonesia ke Turki dan ketempat-tempat yang lainnya.”

Aher berharap pelajar Indonesia di Turki menjadi orang-orang yang hebat.

“Hari ini Anda menjadi pelajar, 15 tahun yang akan datang saya tidak lagi ceramah seperti ini karena Anda sudah masuk kategori orang-orang yang berhasil, orang-orang hebat baik di Indonesia maupun di tempat lain,” ujarnya.*/kiriman Lalei Siti, Istanbul

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AherAhmad HermawanGubernur JabarperadabanTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tontonan tak Mendidik Pengaruhi Anak
Tulisan selanjutnya Zionis Warga Perempuan al-Quds Kembali Ke Keluarganya di Jordania

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?