Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Berita Baru Perlakuan AS di Penjara Guantanamo

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Juni 2003 09:51 9:51 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Juni 2003 09:51
Bagikan
Bagikan

Ratusan tahanan yang dituduh Amerika Serikat (AS) sebagai pejuang Taliban di Kamp X-Ray, Guantanamo, Cuba, dilaporkan menderita setelah diperlakukan buruk para tentara AS.

Kantor berita Kavkaz melaporkan, para tahanan di kamp X-Ray itu dilaporkan telah diperlakukan secara kejam olah para tentara AS. Menurut Kavkaz, perlakukan para tentara AS itu menyamai kekejaman pasukan Nazi, Jerman. Termasuk secara sengaja meletakkan tahanan di bawah cahaya lampu terang dan musik heavy metal dengan suara bising dan amat keras.

“Lagu anak-anak primitif dan heavy metal sering dimainkan di dalam kurungan besi anjing yang menempatkan tahanan. Pasukan AS menganggap sesuatu melucukan bila musik itu tidak dapat diterima individu dari latar belakang dan budaya berbeda.

“Akibatnya, sebahagian besar tahanan itu dalam keadaan mendrita dan mengalami gangguan mental yang parah,” kata Shah Muhammad, 23, yang dibebaskan dari kamp itu, awal bulan lalu selepas ditahan pihak Tentara Afghanistan Pro-AS yang bertindak menjualnya pada pasukan AS, 18 bulan lalu.

Laporan kekejaman pasukan AS terhadap para tahanan di Kamp Guantanamo ini melengkapo berita sebelumnya yang membangkitkan perlakukan pasukan AS di Guantanaom yang dihuni lebih dari 650 tahanan dari 40 negara, mayoritasnya, warga Arab Saudi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Shah Muhammad turut menceritakan para tahanan saling menggunjinga sikap dan tindakan AS yang menjuluki mereka sebagai pejuang al-Qaidah.

“Kami tidak pernah mendengar atau mengenali pergerakan itu,” katanya di rumahnya di perkampungan Alladhand Dheray di daerah Dir, 20 kilometer dari wilayah Afghanistan.

Ketika menceritakan pengalamannya dibawa ke kamp itu, Muhammad mengatakan, selain kaki dan tangan diikat dan mulut ditutup pita pelekat sepanjang penerbangan, pasukan AS turut mencukur jambang dan rambut semua pejuang itu.

“Selepas 18 jam penerbangan, kami diarak memasuki kurungan seperti binatang. Kami dilarang berbicara dan lantunan azan diharamkan. Tetapi kami masih sempat bersolat,” katanya.

Muhammad berkeinginan memperkarakan pemerintah AS karena menahannya tanpa sebab selama 18 bulan dan akan meminta ganti rugi karena telah merampas kebebasan nya. (bh/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gedung Putih Dituduh Menipu Rakyat AS
Tulisan selanjutnya Perang Saudara Hantui Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?