Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

MERS Mulai Merambah Thailand

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Juni 2015 05:05 5:05 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Juni 2015 05:05
Bagikan
Anjuran untuk selalu menggunakan masker guna mencegah tertular virus MERS.
Bagikan

Hidayatullah.com—Thailand telah mengkonfirmasi kasus infeksi pertama virus mematikan MERS atas seorang pria berusia 75 tahun, yang belum lama ini datang dari Oman untuk melakukan pengobatan penyakit jantung.

Menteri Kesehatan Masyarakat Rajata Rajatanavin hari Kamis (18/6/2015) mengatakan dua laboratorium mengkonfirmasi hasil pemeriksaannya.

Pria tersebut dikarantina di fasilitas penyakit menular milik kementerian, kata Rajata seraya menambahkan bahwa pasien itu melakukan perjalanan bersama dengan tiga anggota keluarganya, yang juga sedang dipantau secara melekat di fasilitas yang sama.

Petugas kesehatan masyarakat juga memantau orang-orang yang pernah kontak dengan laki-laki itu, termasuk penumpang pesawat yang duduk di dekatnya.

Pria itu tidak menunjukkan gejala penyakit ketika di pesawat. Tetapi, ketika dia sudah dimasukkan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan atas penyakit jantungnya, dia mulai mengalami kelelahan dan kesulitan bernafas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Orang-orang dari kawasan Timur Tengah banyak yang melakukan kunjungan ke Thailand untuk berobat.

“Kami mengimbau agar masyarakat tidak panik, sebab pasien dan keluarganya telah dipisahkan sejak awal,” kata Rajata seperti dilansir Aljazeera. “Sistem kita siap dan kami memantau terus kasus ini.”

Thanarath Phalipat, direktur Biro Epidemiologi, mengatakan 59 orang yang pernah kontak dengan pria itu sejauh ini telah diidentifikasi oleh kementerian, termasuk para petugas kesehatan, pegawai hotel, penumpang pesawat yang duduk satu baris di depan dan belakangnya, serta dua sopir taksi.

Virus Middle East Respiratory Syndrome telah membunuh 23 orang dan membuat lebih dari 160 orang lainnya jatuh sakit satu bulan belakangan ini di Korea Selatan. Kasus tersebut merupakan kasus infeksi terbanyak yang pernah terjadi di luar Timur Tengah sejak ditemukan pertama kali tahun 2012.

Menurut keterangan Kementerian Kesehatan Korea Selatan, di negaranya lebih dari 6.700 orang diisolasi di rumahnya atau di fasilitas-fasilitas medis yang ada di negara itu sejak virus MERS merebak.

Pimpinan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Margaret Chan kemarin memuji langkah-langkah yang diambil pemerintah Seoul untuk mengatasi wabah tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hungaria Dirikan Pagar Anti-Migran di Perbatasan dengan Serbia
Tulisan selanjutnya Gendarmerie Turki Melatih Personelnya Cara Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Berita
21 Juli 2026 19:08
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?