Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Saat Kebaikan Mayat Disebut-sebut (1)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Juni 2015 20:47 8:47 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Juni 2015 20:47
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

JIKA seseorang mati, kemudian Allah Ta’ala membiarkan lisan orang-orang Mukmin menyebutnya baik, memujinya dengan sebutan-sebutan yang benar, serta ucapan-ucapan baik lainnya, kuat diduga bahwa dia memang orang baik. Tidak bisa dipungkiri, jika Allah mencintai seorang hamba, Dia akan menjadikan lisan-lisan kaum Mukmin memujinya dengan baik, dan dalam hati mereka ada cinta kepadanya.

Allah Ta`ala berfirman,

“Sesungguhnya orang-orang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanankan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.” (Maryam: 96).

Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sungguh, jika Allah mencintai seorang hamba, Dia akan memanggil Jibril dan berfirman, ‘Sungguh Allah mencintai si anu, maka cintailah ia olehmu.’ Maka Jibril pun mencintainya. Kemudian diserukan di seantero langit, `Sungguh Allah mencintai si fulan, maka cintailah ia.’ Dan seluruh penghuni langit pun mencintainya, kemudian ia pun diterima bumi.” Dan hal yang serupa juga disebutkan berkenaan dengan kebencian. (HR. Bukhari dan Muslim).

Kita mendengar tentang para ulama, ahli hadist, pedagang, bahkan orang-orang biasa di zaman dulu yang mendapat pujian serta simpati dari banyak orang. Terlihat iring-iringan dalam jumlah besar mengikuti prosesi pamakaman jenazah mereka, bahkan ribuan orang hadir melayatnya. Barangkali Allah memperbanyak jumlah pelayatnya itu dengan menghadirkan malaikat dan jin. Bahkan mungkin saat ribuan orang hadir mengantarkan jenazahnya, dari arah langit akan terdengar kegaduhan.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Syaikh al-`Allamah Syamsuddin Abu al-Faraj Abdurrahman bin Muhammad al-Khathib al-Maqdisi pernah bercerita: “Aku sering mendengar kegaduhan datang dari arah langit mengiringi kematian sejumlah orang, seperti kegaduhan manusia.” Ia juga bercerita, “Sejumlah sahabatku telah menceritakan kepadaku bahwa mereka mendengar suara gaduh yang datang dari arah langit mengiringi jenazah orang-orang yang diyakini kesalehannya.” Wallah Ta’ala a`lam.

Muhammad bin Yazid ar-Rifai berkata, “Umar bin Qais al-Mala’i wafat di salah satu daerah Persia, maka saat itu pun orang-orang berkumpul menghadiri jenazahnya, tak terhitung jumlahnya. Tapi saat selesai dikebumikan, tak seorang pun tampak di sana” (Diceritakan oleh Qasim bin Ashbagh dari Ahmad bin Juhair).

Anas bin Malik r.a. bercerita, “Suatu hari, satu rombongan pembawa jenazah melintas, kemudian orang-orang memuji kebaikan jenazah itu. Mendengar itu Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam berkata, ‘Pasti.’ Lalu satu rombongan lain yang mengusung jenazah juga melintas, dan orang-orang menyebut-nyebutnya keburukannya. Maka Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam berkata, `Pasti.’ Karena penasaran, Umar r.a. lalu bertanya, `Demi Bapak Ibuku wahai Rasulullah, saat melintas satu rombongan yang membawa jenazah lalu orang-orang memujinya dengan kebaikan, engkau berkata, pasti. Kemudian melintas pula rombongan lain yang juga mengusung jenazah, dan orang-orang menyebut-nyebut dengan keburukan, dan engkau pun berkata, pasti.’ Rasulullah pun berkata, `Orang yang kalian puji dengan kebaikan, pasti baginya surga. Dan orang yang kalian sebut-sebut dengan keburukan, pasti baginya neraka. Kalian adalah saksi-saksi Allah di muka bumi ini, kalian adalah saksi-saksi Allah di muka bumi ini…’ Beliau mengatakan itu sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam redaksi lain yang diriwayatkan Bukhari disebutkan, “…kemudian dikatakan kepada beliau, ‘Ya Rasulullah, bagi yang ini engkau berkata pasti, dan bagi yang itu engkau juga berkata pasti?’ Maka Rasulullah berkata, `Orang-orang Mukmin itu adalah para saksi-saksi Allah di bumi.”*

Dikutip dari buku Pelipur Lara Mereka yang Tertimpa Musibah karya Imam Ibn Muhammad al-Manbaji.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kebaikanmayatmukmin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Gaza Jalani Puasa Di Pengungsian, Imam Palestina: Mari Kita Doakan Dan Membantu Mereka
Tulisan selanjutnya Saat Kebaikan Mayat Disebut-sebut (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?