Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mutiara Ramadhan

Ramadhan Bulan Syahrul Ijabah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Juli 2015 06:12 6:12 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Juli 2015 06:12
Bagikan
Suasana hari Jumat di Pesawar, Pakistan
Bagikan

Oleh: Shohib Khoiri, Lc., MA

KEISTIMEWAAN Ramadhan selain dinamai sebagai Syahrul Quran (bulan diturunkannya al-Quran)dan Syahrul Maghfirah (bulan penuh ampunan), ia dinamai juga sebagai Syahrul Ijabah (bulan dikabulkannya setiap doa).

Maka tidak ada doa yang dipanjatkan oleh seorang hamba yang beriman dan berpuasa melainkan akan Allah kabulkan.

Keistimewaan Ramadhan ini tampak pada urutan ayat dalam al-Quran yang berkaitan dengan Shaum Ramadhan, yaitu ayat 183 hingga 187 dimana Allah selipkan satu ayat dalam ayat-ayat tersebut penjelasan bahwa Allah itu dekat dan Dia akan mengabulkan setiap doa yang dipanjatkan oleh hamba-hamba-Nya, yaitu Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 186:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُواْ لِي وَلْيُؤْمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Baca Juga

Makna Shalawat Allah dan Malaikat untuk Orang yang Menjalankan Sunnah Sahur
Kisah Jenaka Bulan Puasa 10: Imam Tarawih Mati Kutu
Kisah Jenaka Bulan Puasa 9: Ngabuburit Akhir Zaman
Kisah Jenaka Bulan Puasa 7: Badui Pamer Puasa
Kisah Jenaka Bulan Puasa 6: Ketika Badui Diajak Membatalkan Puasa

“Dan jika hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, katakanlah bahwa Aku dekat, Aku akan mengabulkan doa orang yang berdoa jika dia berdoa kepada-Ku, maka hendaknya mereka memenuhi segala seruan-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka mendapat petunjuk.”

Rasulullah telah memberikan contoh kepada kita bahwa untaian doa pada bulan Ramadhan akan diijabah oleh Allah. Doa tersebut Rasulullah panjatkan pada suatu peristiwa besar yang terjadi pada awal mula Shaum Ramadhan disyariatkan.

Para ulama sepakat bahwa Shaum Ramadhan pertama kali disyariatkan pada tahun kedua Hijriah, atau dua tahun setelah beliau hijrah dari Mekkah ke Madinah. Pada awal disyariatkannya Shaum Ramadhan, terjadi sebuah peristiwa besar, yaitu perang Badar dimana umat Islam yang hanya berjumlah 313 orang melawan pasukan kafir Quraisy yang berjumlah 1000 orang.

Rasulullah disamping sebagai utusan Allah, tapi beliau juga sebagai manusia biasa yang memiliki rasa khawatir sebagaimana manusia lainnya. Melihat pasukan Quraisy yang begitu besar sementara umat Islam yang kurang dari setengahnya, beliau pun bermunajat pada Allah pada malam-malam pertempuran dengan penuh kekhawatiran. Beliau khawatir jika umat Islam kalah dalam pertempuran ini, maka semua orang-orang yang beriman akan binasa dan tidak ada lagi yang menyembah Allah. Imam Muslim mengabadikan doa Rasulullah tersebut dalam Shahihnya dari Umar bin Khatab, dimana Nabi berdoa sambil mengangkat sorbannya: “Ya Allah di manakah janji-Mu, Ya Allah penuhilah janji-Mu, Ya Allah jika sekiranya Engkau binasakah pasukan ini, niscaya Engkau tidak akan lagi disembah di bumi ini selamanya.”

Rasulullah terus memanjatkan doanya hingga sorbannya terjatuh. Tidak lama kemudian datangkah Abu Bakar mengambil sorban Rasul yang terjatuh dan memberikannya kepada beliau dari arah belakangnya seraya berkata: “Wahai Nabi Allah, cukuplah Engkau berdoa pada Allah, Sesungguhnya Dia akan memenui apa yang Dia janjikan padamu.”

Akhirnya Doa Rasulullah pun dikabulkan oleh Allah dan kaum muslimin diberikan kemenangan yang gemilang atas pasukan kafir Quraisy.

Mengapa doa Rasulullah tersebut Allah kabulkan?. Setidaknya kita dapat mengambil dua kesimpulan darinya.

Pertama, doa Rasulullah dikabulkan karena itu merupakan salah satu contoh doa yang dipanjatkan pada bulan Ramadhan, bulan dikabulkannya segala doa. Maka doa apapun yang dipanjatkan oleh seorang hamba yang beriman dan berpuasa pada bulan Ramadhan, insya Allah dengan izin-Nya akan dia kabulkan.

Kedua, doa Rasulullah dikabulkan karena pribadi beliau yang shalih, manusia agung yang dijanjikan masuk syurga. Oleh sebab itu, sebelum kita berdoa meminta kepada Allah, hendaknya kita menshalihkan diri kita terlebih dahulu, hal ini sesuai firman Allah yaitu akhir ayat 186 dari surat al-Baqarah bahwa agar doa dikabulkan hendaklah mereka taat memenuhi seruan-Nya: “ …. Maka hendaknya mereka memenuhi segala seruan-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka mendapat petunjuk. Bulan Ramadhan sebagai bulan dimana setiap doa diijabah karena pada bulan tersebut nilai ketaatan manusia relatif meningkat dibandingkan pada bulan-bulan lainnya. Oleh sebab itu, jangan sia-siakan pada bulan Ramadhan ini untuk berdoa dan memanjatkan segala hajat kita kepada-Nya.*

Penulis adalah staf pengajar Fakultas Dakwah UNISBA

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dikabulkandoaibadahPuasaRamadhanRamadhan 1436 H
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akun LGBT Marak, Orangtua Diminta Awasi Anak-anak
Tulisan selanjutnya Koalisi Peduli Rohingya: PBB Mengutuk Pembantaian Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Mutiara RamadhanRamadhan

Kisah Jenaka Bulan Puasa 4 : Ghundar dan “Bonus” Puasa Lupa

12 Maret 2026 11:00
Mutiara RamadhanRamadhan

Memantaskan Diri Meraih Lailatul Qadar

11 Maret 2026 16:00
KajianMutiara RamadhanRamadhan

Keutamaan Puasa Ramadhan menurut Al-Ghazali

11 April 2022 17:30
KajianMutiara RamadhanRamadhan

Inilah Syarat dan Rukun Puasa Ramadhan yang Perlu Diketahui

3 April 2022 13:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?