Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hamas Siarkan Penculikan Hadar Goldin dan Pembantaian Rafah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 September 2015 17:59 5:59 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 September 2015 17:59
Bagikan
Anggota sayap militer Hamas melakukan demonstrasi di Rafah, selatan Jalur Gaza pada 17 Agustus 2014
Bagikan

Hidayatullah.com– Al Jazeera menyiarkan sebuah film dokumenter berjudul “Kotak Hitam”, yang menguak informasi baru mengenai peristiwa “Jumat Kelabu” di Rafah, selatan Jalur Gaza musim panas tahun lalu. Laporan terbaru Amnesti Internasional menyebutnya sebagai hari “pembantaian massal”.

Insiden “Jumat Kelabu” yang terjadi pada awal Agustus 2014 seharusnya menjadi hari pertama gencatan senjata selama 72 jam antara tentara Zionis dan Hamas.

Media Zionis melaporkan bahwa tiga serdadu terbunuh saat sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam melakukan upaya penculikan di terowongan. Kemudian, Zionis membalas penculikan itu dengan pembantaian terhadap lebih dari 100 warga Palestina, dimana setengah dari jumlah tersebut merupakan anak-anak.

Film dokumenter yang menyiarkan wawancara dengan komandan Hamas, Abu Walid, mengungkap bahwa tentara Zionis tiba di tempat penyergapan dan menemukan tiga mayat. Dua di antaranya merupakan serdadu Zionis. Film dokumenter itu mengungkap informasi baru bahwa setahun kemudian Hamas mengonfirmasi: salah satu mayat yang dipakaikan seragam tentara Zionis merupakan anggota Brigade al-Qassam, Walid Tawfiq Massoud.

Media Zionis menuduh Hamas melanggar kesepakatan gencatan senjata karena berupaya menangkap serdadu Zionis, Letnan Dua Hadar Goldin, di Rafah usai disepakatinya gencatan senjata. Namun, komandan Hamas mengungkapkan pada Al Jazeera bahwa Goldin ditangkap pukul 7.30 pagi –setengah jam sebelum gencatan senjata dimulai pada pukul 8 pagi. Sementara tentara Zionis mengklaim insiden terjadi pukul 9.30 pagi dan membenarkan klaim media Zionis atas pelanggaran gencatan senjata oleh Hamas.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Namun, jika apa yang komandan Hamas klaim benar, maka itu berarti Zionis melakukan “Protokol Hannibal” –prosedur kontroversial dan rahasia yang biasa digunakan untuk memaksa pembebasan serdadu yang ditangkap dengan berbagai cara– bahkan jika itu mengharuskan mereka melukai serdadu yang ditangkap. Tentara Zionis membom terowongan dan seluruh Rafah dua jam setelah serdadu ditangkap. Itu berarti Hamas menangkapnya hidup-hidup.

Hadar Goldir (memegang michrophone) hilang yang hingga hari ini belum ditemukan
Hadar Goldir (memegang michrophone) hilang yang hingga hari ini belum ditemukan

Komandan Hamas, Abu Walid, mengatakan bahwa Brigade al-Qassam kehilangan komunikasi dengan sel penjara yang menangkap Goldin setelah pemboman Zionis dimulai. Tentara Zionis secara resmi menyatakan Goldin hilang dalam operasi militer, sementara keluarganya mengatakan ia telah tewas. Namun, jasadnya tak pernah ditemukan.

Kelompok Amnesti Internasional yang berbasis di London mengklaim terdapat bukti kuat kejahatan perang atas balasan agresif militer Zionis yang dikenal dengan “Jumat Kelabu” itu. Dengan menggunakan foto-foto satelit dan sejumlah kesaksian individu, Amnesti Internasional menyimpulkan bahwa “terdapat bukti kuat bahwa pasukan Zionis melakukan kejahatan perang dalam pemboman masif dan tanpa belas kasihan atas wilayah hunian demi menggagalkan penangkapan Letnan Hadar Goldin. Hal tersebut memperlihatkan Zionis tak menghormati hak hidup warga sipil.” Tentu saja, hingga kini Zionis menolak keras tuduhan tersebut.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brigade Al-QassamdokumenterHAMASisraelpenculikanpenyergapanZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Abdullah Kurdi Asal Suriah yang Putranya Ditemukan di Pantai Turki
Tulisan selanjutnya Negeri yang Bersusah Hati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?