Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan: Foto Selfie Palsu Nokta Bukan Kebebasan Pers

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 September 2015 09:52 9:52 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 September 2015 09:46
Bagikan
Islamofobia barat
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa majalah mingguan Nokta akan membayar akibat dari tindakannya, yang memajang foto rekayasa dirinya sedang ber-selfie dengan latar belakang peti jenazah serdadu Turki.

“Ini tidak bisa disebut sebagai kebebasan pers. Selama hidup saya tidak pernah selfie. Sebagian orang bisa begitu. Terlebih lagi, saya bukan seseorang yang bodoh tak beradab yang akan memunggungi peti jenazah seorang martir. Namun, mereka yang membuat sampul majalah ini adalah orang yang bodoh tak beradab dan tercela. Mereka sangat tahu tentang karekater saya dan itu mengapa saya akan melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Mereka akan membayar akibat perbuatannya ini,” kata Erdogan hari Rabu malam (16/9/2015) seperti dikutip Today’s Zaman.

Pernyataan Erdogan itu diungkapkan beberapa hari setelah polisi menggerebek kantor majalah Nokta dengan tuduhan “propaganda teror” dan “menghina Erdogan” melalui sampul majalah edisi terbarunya.

Redaktur Pelaksana Nokta Murat Capan ditahan pada hari Senin lalu, senyusul penggerebekan oleh unit antiteror Kepolisian Istanbul. Capan kemudian dikeluarkan dari tahanan pada hari yang sama.

Pemimpin Redaksi Nokta Cevheri Guven mengatakan bahwa akses ke website noktadergesi.com.tr telah diblokir oleh pihak berwenang di Turki pada hari Rabu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagian pihak tidak menyetujui kebijakan militer Erdogan, di mana beberapa pekan terakhir lebih dari 100 prajurit Turki tewas akibat pertempuran dengan kelompok separatis dari etnis Kurdi.

Kurdi merupakan salah satu etnis penduduk Turki. Sebagian dari warga Kurdi -bersama dengan saudara mereka di wilayah utara Iraq- menuntut kemerdekaan karena menilai selama ini wilayah Kurdi yang kaya sumber minyak dieksploitasi besar-besaran tanpa memberikan kemakmuran kepada suku mereka.

Di Turki, meskipun ada partai politik pro-Kurdi yang diakui pemerintah, namun sejumlah organisasi orang-orang Kurdi lainnya dinyatakan sebagai organisasi terlarang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Antara Ambisi dan Ambisius
Tulisan selanjutnya PKS Kembali ke Khittah? [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?