Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemerintah Australia Siapkan A$100 Juta untuk Menanggulangi KDRT

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 September 2015 17:15 5:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 September 2015 17:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Australia yang baru, Malcolm Turnbull, telah mengumkan bahwa pemerintahannya mengalokasikan dana A$100 juta (±1,03 trilyun rupiah) guna mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, yang berakar dari kurang dihormatinya perempuan di negeri kangguru itu.

Dilansir BBC, anggaran itu termasuk untuk sistem keamanan bagi wanita berisiko, seperti pembelian ponsel baru, dan untuk mendukung program help line (konsultasi dan bantuan via telepon) bagi laki-laki.

Turnbull mengatakan tingginya angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap perempuan oleh pasangan atau anggota keluarga lainnya merupakan “aib”.

“Adalah mimpi saya Australia di masa depan dikenal sebagai negara yang menghormati wanita,” kata Turnbull dalam konferensi pers di Melbourne hari Kamis (24/9/2015).

“Semua kekerasan terhadap perempuan berawal dari tidak dihormatinya perempuan,” kata Turnbull.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anggaran program pencegahan KDRT itu diumumkan setelah terjadi, pada pekan ini di negara bagian New South Wales saja, pembunuhan atas tiga orang perempuan dan seorang bayi oleh pasangan dan anggota keluarga mereka.

Anggaran itu juga merupakan tanggapan atas sejumlah tokoh di Queensland yang awal bulan ini meminta supaya pemerintah bertindak untuk mengatasi KDRT.

Dari anggaran seratus juta dolar itu, 21 juta dolar akan digunakan untuk membantu para wanita dari suku asli Australia. Sebanyak 12 juta dipakai untuk ujicoba teknologi supaya perempuan aman, seperti alat pelacak GPS yang harus dipakai pelaku. Dana 17 juta dipakai untuk memasang kamera pengawas di rumah wanita berisiko KDRT dan scanner pencari alat penyadap. Dan 15 juta untuk pembentukan unit khusus KDRT, yang terdiri dari praktisi hukum, pekerja sosial dan petugas penghubung lintasbudaya (cultural liaison).

Namun, menurut mantan menteri kepolisian di Victoria, Ken Lay, program itu saja tidak cukup.

“Menurut saya kita semua tidak akan terkejut jika kita melihat ada lagi perempuan yang kehilangan nyawanya [karena KDRT],” kata Lay, menegaskan bahwa masih banyak hal lain yang harus dilakukan untuk menanggulangi KDRT di Australia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya masjidil haram ramadhan Khutbah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Ajak Selamatkan Al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Buah dan Sayuran Bermanfaat Turunkan Berat Badan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Maroko dan Zionis ‘Israel’ Sepakat untuk Buka Kedubes di Masing-Masing Negara

Berita
17 September 2026 13:48
Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
Berkedok ‘Melindungi Alam’, Organisasi Lingkungan ‘Israel’ Desak Zionis Kuasai Cadangan Air Palestina
‘Israel’ Dikabarkan Bagikan Intelijen Terkait Houthi ke Arab Saudi
Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT

Terbaru

  • KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab
  • Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh
  • Tiga Tahun Perang, Penjajah ‘Israel’ Mulai Kehabisan Tentara dan Peralatan
  • Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
  • Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?