Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Turki Tayyip Erdogan Kritik Penanganan Pengungsi oleh Eropa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2015 09:39 9:39 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Oktober 2015 09:45
Bagikan
Islamofobia barat
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengkritik permintaan Eropa untuk bantuan menangani krisis migran dalam kunjungannya ke Belgia.

Hal ini berkaitan dengan permintaan Uni Eropa kepada Turki untuk menerima lebih banyak pengungsi, sementara Eropa akan memberi bantuan kepada negara tersebut.

“Apa yang mereka katakan? ‘Tolong jangan biarkan mereka memasuki wilayah kami.’ Turki menerima 2,2 juta pengungsi sementara Eropa secara keseluruhan hanya menerima 250 ribu orang saja, ” banding Erdogan.

Tidak hanya itu, Erdogan juga mengecam pernyataan Uni Eropa lainnya yang menyebut Laut Mediterania sebagai kuburan imigran, setelah banyaknya para pengungsi yang gagal mencapai daratan Eropa lewat jalan laut.

Kejadian-kejadian ini menimbulkan gelombang kepanikan di Eropa mengenai ‘serbuan’ para pengungsi Suriah, dimana mereka baru bereaksi setelah banyak korban jatuh dan makin banyaknya orang yang harus berjuang masuk ke Eropa. Hal ini yang dicibir oleh Erdogan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Laut Mediterania adalah tempat lahirnya banyak peradaban kuno. Kalian mengubahnya menjadi sebuah kuburan. Ini kejahatan bagi setiap pengungsi yang kehilangan nyawanya,” ujar Erdogan kepada aljazeera.com baru-baru ini.

“Katanya Eropa tempat lahir hak asasi manusia dan kebebasan. Kenapa kalian bertolak dari nilai-nilai yang kalian tetapkan sendiri? Tidak adil kalau hanya kami yang harus menangani masalah yang menjadi masalah global ini,” lanjutnya.

Puluhan ribu pengungsi melintasi Laut Aegea dari Turki untuk mencapai pulau-pulau milik Yunani, tahap awal dari perjalanan mereka menuju negara-negara di Eropa. Jarak yang ditempuh memang tidak jauh, tapi pengungsi biasanya dimuat oleh para penyelundup ke dalam perahu-perahu yang reyot dan penuh sesak, yang rentan terhadap ombak.

Ratusan orang tenggelam karena kondisi perahu-perahu tersebut. Yang paling baru, 17 orang pengungsi Suriah yang kapalnya tenggelam di perairan antara Turki dan Yunani bulan September lalu.*/Tika Af’idah

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EropaimigranLaut MediteraniapengungsiRecep Tayyip ErdogansuriahTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perang Suriah dan Kisah Pengepungan Kota Madinah [1]
Tulisan selanjutnya Ciri Muslim itu Gemar Beramal Sholeh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Berita
12 Juni 2026 21:12
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?