Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

BK-LDK Tolak Pengesahan RUU Intelijen

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 September 2011 09:57 9:57 am
Ahmad
Dipublikasikan 28 September 2011 09:57
Bagikan
Bagikan

Pernyataan Sikap

Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus Nasional Tolak RUU Intelijen

Setelah beberapa kali mengalami kegagalan dalam putusan pengesahan UU Intelijen di periode masa sidang yang lalu, kini Dewan Perwakilan Rakyat diam-diam melakukan pembahasan RUU Intelijen kembali yang akan diajukan pada sidang paripurna 27 September 2011. Di dalam draft terakhir RUU ini masih terdapat sejumlah pasal yang multitafsir dan bermasalah.

Draft terakhir itu jika disahkan nantinya tetap akan berpeluang melahirkan rezim represif yang memata-matai rakyat. Intelijen nantinya juga masih berpeluang dijadikan alat oleh pemerintah dalam hal ini Presiden. Bahkan Kepala BIN nantinya berubah menjadi satu-satunya pihak yang bisa menentukan telah terpenuhinya indikasi dan bukti awal yang cukup pada diri seseorang sehingga orang tersebut boleh disadap, diselidiki dan “didalami” (bahasa lain dari ditangkap).

Di mana keputusan itu cukup diberitahukan kepada ketua pengadilan. Bahkan dalam kemiliteran, TNI bisa menjadi luas tugasnya yaitu untuk menghadang dan melakukan penangkapan kepada rakyat bila UU ini resmi disahkan.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Berkenaan dengan hal ini, Kami Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) berpandangan, bahwa memang benar intelijen diperlukan dalam sebuah Negara. Tapi mestinya bukan untuk memusuhi rakyat.

Juga tidak boleh menjadi alat kekuasaan untuk kepentingan mengamankan status quo. Apalagi jika intelijen digunakan untuk memberangus setiap usaha memperjuangkan syariah Islam. Masa rezim Orde Baru dengan intelijennya, sudah cukup menjadi pengalaman pahit bagi rakyat, khususnya umat Islam. Jika UU ini disahkan, dimungkinkan Rezim Orde Baru akan kembali terulang.

Allah SWT berfirman: “..dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain.”(QS al-Hujurat [49]: 12). Dan Rasul SAW bersabda: Sesungguhnya seorang Amir itu, jika ia mencari keragu-raguan (sehingga mencari-cari kesalahan) dari rakyatnya, berarti ia telah merusak mereka (HR Ahmad, Abu Dawud, al-Hakim dan al-Baihaqi).

Berdasarkan hal ini, BKLDK menyatakan:

1. Menolak disahkannya RUU Intelijen yang berisi pasal-pasal bermasalah dan multitafsir khususnya pada pasal 32.
2. Meminta kepada pihak terkait untuk membatalkan/mengoreksi pasal-pasal bermasalah dan multi tafsir tersebut karena akan membahayakan dan meresahkan kehidupan rakyat.
3. Mengajak kepada seluruh elemen umat khususnya gerakan mahasiswa untuk menyadari bahaya dari RUU Intelijen ini, serta bersama-sama berjuang memberikan pemahaman kepada masyarakat akan bahayanya UU ini jika disahkan.

Bandung, 21 September 2011
Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK)
Koordinator Nasional
Ketua Badan Eksekutif (BE)

Rizqi Awal

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya RUU Intelijen Harus Hilangkan Trauma Praktik Intelijen Hitam
Tulisan selanjutnya Syeikh Al Azhar “Ceramahi” Dubes AS Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

Berita
20 Oktober 2026 13:24
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?