Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

WHO: 20 Persen Pria Akan Menderita Kanker Payudara di Tahun 2030

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Oktober 2015 09:51 9:51 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Oktober 2015 09:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kanker payudara adalah salah satu penyebab kematian utama pada perempuan. Padahal tidak banyak yang mengetahui, bahwa pria juga sama terancamnya.

Setiap tahun 600 pria didiagnosa dengan kanker payudara di Jerman. Jika dibandingkan dengan 74.500 perempuan dengan kasus yang sama, ini memang angka yang sangat kecil.

Tapi ahli urologi Profesor Sabina Kliesch menegaskan, penerangan mengenai bahaya ini bisa menyelamatkan nyawa. Jika tidak menyadarinya, pasien bisa terkena kanker payudara. Karena kaum pria cenderung menunggu lebih lama sebelum mencari penanganan medis.

Prediksi WHO

Rrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi, jika situasi tidak berubah, 20 persen pria akan menderita kanker sebelum umur 75 tahun di tahun 2030, dan 16 persen akan meninggal karena penyakit tersebut.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Resiko pria menjadi pasien kanker payudara bertambah sejalan dengan usia. Tapi ini tidak berarti lelaki muda bebas dari resiko. Jerman, bersama dengan kebanyakan negara-negara barat, tidak memiliki program pemeriksaan dini, seperti mammogram bagi perempuan, untuk mendeteksi kanker payudara pada pria saat masih dalam tahap awal.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, Januari silam. Antara 2005 hingga 2009 kasus penyakit kanker paru-paru pada pria turun dari 87 menjadi 78 per 100.000 penduduk dan pada perempuan dari 57 menjadi 54 per 100.000 penduduk. Faktor terbesar yang menyebabkan penurunan menurut studi tersebut adalah berkurangnya jumlah penduduk AS yang merokok.

Hal serupa bisa diamati di Jerman dan beberapa negara lain di Eropa. Cuma saja fenomena itu berlaku buat laki-laki. Sebaliknya pada perempuan kasus penyakit kanker justru berlipatganda. Diduga, hal itu disebabkan oleh meningkatnya jumlah perempuan yang merokok.

Gaya Hidup

Gaya hidup berpengaruh besar pada pertumbuhan sel kanker. Lebih dari yang diduga selama ini. Begitulah temuan peneliti kanker, Max Parkin dari Queen Mary University di London yang menjalankan studi bersama Cancer Research UK, dikutup DW.DE.

Menurut temuan Parkin, di negara-negara industri maju seperti Inggris, 42,7% kasus kanker yang terekam pada 2010 bisa dicegah – kebanyakan dengan mengurangi konsumsi rokok dan alkohol, lebih banyak berolahraga, mengurangi berat badan dan makanan yang lebih sehat.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:alkoholkankerkanker payudaramerokokMinuman keraspria
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sudah 44 Syuhada dan 5000 Korban dalam Intifada 19 Hari
Tulisan selanjutnya Keyakinan yang Menepis Keraguan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?