Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tiga Bersaudara Hilang Secara Paksa di Uni Emirat Terkait Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 November 2015 12:22 12:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 November 2015 12:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kampanye Internasional untuk Kebebasan di Uni Emirat Arab melaporkan pada Senin, (23/11/2015) bahwa tiga anak Mohamed Ahmed Abdouly telah ditangkap dan dibawa ke tahanan oleh otoritas Emirat di Fujairah.

Abdouly meninggal pada tahun 2013 di Raqqa, Suriah, ketika ia merupakan anggota kelompok perlawanan Suriah, Ahrar Syam bertempur melawan Rezim Bashar al Assad.

Dua Muslimah, Amina Mohammed Abdouly (33 tahun) dan Moza Mohammed Abdouly (18 tahun), dan saudara laki-laki mereka Mohammed Musab Abdouly (25 tahun), ditangkap oleh pasukan keamanan setelah mereka menyerbu rumah mereka 19/11/2015. Rumah itu dilaporkan dicari dan digeledah pasukan keamanan tanpa surat peringatan.

Tiga bersaudara tersebut ditangkap dan ditahan dan belum terdengar kabar sejak penahanan mereka.

Dikutip middleeastmonitor.com, Uni Emirat Arab, penghilangan orang secara paksa merupakan hal biasa, pada awal 2015, tiga bersaudara Muslimah Suwaidi ditahan dan menghilang selama 3 bulan setelah bercuit di twitter dan menyeru pembebasan saudara mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada Agustus 2015, ekonom terkemuka Dr. Nasser bin Ghaith dibawa untuk ditahan oleh pasukan keamanan dan menghilang selama lebih dari 3 bulan.

Mohammed Musab Abdouly sebelumnya ditangkap pada 2013 selama 4 bulan dan dipecat dari pasukan Uni Emirat Arab, tanpa diberi alasan maupun penjelasan.

Belum ada alasan resmi yang diberikan atas penangkapan Abdouly bersaudara, meski hilangnya mereka dikaitkan dengan aktifitas ayah mereka selama di Suriah. Uni Emirat Arab telah melarang setiap warganya untuk ikut serta atau mendukung kelompok pejuang pembebasan Suriah.

Penghilangan orang terakhir ini merupakan perkembangan yang mengkhawatirkan dalam praktek penghilangan di Uni Emirat Arab.

Mengingat penggunaan penyiksaan di penjara dan fasilitas penahanan di Uni Emirat Arab, ada kekhawatiran nyata mengenai situasi yang dihadapi Abdouly bersaudara. Dengan tingginya angka pelanggaran hak asasi manusia di Uni Emirat Arab, akan ada bahaya serius yang mengintai keselamatan para tahanan.*

 

 

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadpenculikanPenghilangan secara paksasuriahUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketika Polisi Bersuci
Tulisan selanjutnya Rektor UIN Malang Ingin Kampusnya Seperti Universitas Al-Azhar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Berita
5 September 2026 10:14
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?