Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Enam Tentara Inggris Tewas di Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Juni 2003 13:02 1:02 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Juni 2003 13:02
Bagikan
Bagikan

Kejadian ini terjadi di dekat kota Amara, yang letaknya 200 kilometer barat laut dari Basra. Ini merupakan korban terbesar yang dialami pasukan Inggris, yang menguasai banyak wilayah di Iraq Selatan, sejak perang yang dipimpin Amerika Serikat dinyatakan selesai pada tanggal 1 Mei 2003, setelah jatuhnya rezim Saddam Hussein.

Selama ini sudah puluhan tentara Amerika yang terbunuh dalam serangan dan kecelakaan di ibukota Baghdad serta kota-kota di sekitarnya. Bagaimana peristiwa pembunuhan itu terjadi, masih belum jelas.

Tetapi seorang juru bicara tentara Inggris, Kapten Dennis Abbott, mengatakan mereka tewas karena tembakan musuh.

Kantor Perdana Menteri Inggris Tony Blair, mengatakan keluarga ke enam prajurit yang tewas, sedang diberitahui.

Menteri Pertahanan Amerika, Donald Rumsfeld, menyatakan belasungkawa atas kematian tentara Inggris ini. Ia mengatakan peristiwa itu mengingatkan bahwa meski pertempuran besar sudah selesai, pasukan koalisi masih melakukan operasi yang sulit dan berbahaya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Helikopter Tertembak

Departemen Pertahanan Inggris mengatakan dalam peristiwa kedua, pasukan dari Batalion Pertama Resimen Parasut ditembaki ketika sedang berpatroli di selatan kota Amara. Seorang prajurit terluka dan dua kendaraan rusak, demikian pernyataan Kementrian Pertahanan.

“Ketika merespons kejadian itu, sebuah helikopter Chinook milik angkatan udara Inggris yang membawa Pasukan Reaksi Cepat langsung mendapat tembakan begitu mendarat,” demikian pernyataan Kementrian Pertahanan. “Tujuh personil di dalam helikopter itu terluka, tiga di antaranya luka parah.”

“Semua orang berhasil dikeluarkan dari helikopter dan sedang dirawat. Kami sedang menyelidiki peristiwa-peristiwa ini untuk melihat ada tidaknya hubungan antara ke duanya.”

Tentara AS Diserang

Sementara itu laporan lain pada hari Selasa (24/06/03) menyebutkan adanya serangan terhadap tentara Amerika di kota Ramadi, yang berada di sebelah barat Baghdad. Sekitar lima orang warga Iraq dilaporkan tewas ketika pasukan Amerika membalas setelah mendapat tembakan. Dua orang tentara Amerika dilaporkan terluka.

Juru bicara militer Amerika, yang dikutip kantor berita Associated Press, mengatakan pada hari Senin dan Selasa terjadi 25 serangan terpisah terhadap pasukan AS di Iraq.

Hari Selasa lalu, (24/06/03), utusan khusus PBB di Iraq, Sergio Vieira de Mello, menyuarakan unek-unek warga Irak terhadap pendudukan yang dilakukan Amerika dan sekutu-sekutunya.

“Mereka memang tak sabar ingin melihat sebuah badan yang benar-benar milik warga Irak dan mempunyai fungsi eksekutif dalam menjalankan negara mereka sehari-hari,” kata Sergio Vieira de Mello.

“Tidak ada pihak asing yang bisa memerintah negara ini. Hanya warga Irak yang mampu dan berhak memerintah Iraq. Semakin lama hal ini terlaksana, semakin besar rasa frustrasi.”

Menurut BBC, bayang-bayang perang gerilya yang panjang semakin terlihat, dengan adanya pasukan yang setia kepada Saddam Hussein dan pihak-pihak lain yang menentang pendudukan Amerika, berusaha menyerang di pos-pos penjagaan, dan menyerang satuan-satuan patroli kecil.

Ia menambahkan pasukan Inggris sebelumnya tak pernah mendapat serangan seperti sekarang, antara lain karena wilayah yang mereka duduki di Iraq Selatan penduduknya sebagian besar adalah orang Islam Shiah yang kebenciannya terhadap Saddam Hussein lebih besar dari kebencian pasukan pendudukan terhadap Saddam. — (bbc/m3)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cucu Hasan Al-Banna ke Indonesia
Tulisan selanjutnya Mullah Umar Bentuk Dewan Anti-AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
  • Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?