Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dituduh Mengangkut Bahan Peledak 2 Orang Suriah Dibekuk di Swiss

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Desember 2015 10:16 10:16 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Desember 2015 09:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak berwenang di Swiss hari Sabtu (12/12/2015) mengatakan bahwa 2 orang asal Suriah telah ditangkap dalam operasi anti-terorisme dengan tuduhan mengangkut “bahan peledak dan gas beracun”.

Kedua orang Suriah itu ditangkap pada hari Jumat. Mereka dituduh “membuat, menyembunyikan dan mengangkut bahan peledak dan gas beracun,” kata kantor kejaksaan federal dalam sebuah pernyataannya seperti dikutip AFP.

Mereka juga diduga melanggar hukum yang berlaku di Swiss terkait organisasi-organisasi terlarang seperti kelompok Al-Qaidah, ISIS dan semacamnya, imbuh pernyataan itu.

Hari Jumat sejumlah media Swiss melaporkan bahwa kedua orang Suriah itu ditangkap di daerah Jenewa, dan jejak bahan peledak ditemukan di mobil mereka. Kota Jenewa masih dalam status waspada menyusul serangan di Paris beberapa hari lalu.

Hari Kamis otoritas keamanan setempat menaikkan status waspada dari skala tiga menjadi lima, dan anggota-anggota polisi bersenjata dikerahkan ke lokasi-lokasi yang dianggap sensitif di seluruh penjuru kota, di mana terdapat markas besar PBB untuk wilayah Eropa serta sejumlah lembaga internasional lainnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu kantor berita Reuters merilis laporan yang agak berbeda. Mengutip keterangan dalam konferensi pers oleh jaksa Olivier Jornot pada hari Sabtu, Reuters mengabarkan bahwa kedua orang Suriah itu ditangkap setelah ditemukan jejak bahan peledak di kendaraan mereka dan ditangkap berdasarkan undang-undang yang berkaitan dengan bahan peledak dan gas beracun, tetapi dalam kasus keduanya itu tidak ada dugaan terkait gas beracun.

Menurut Jornot, kedua pria itu memegang paspor Suriah yang valid. Mereka ditangkap oleh gendarmerie (tentara yang berperan sebagai polisi) Jenewa, karena “gerak-geriknya yang mencurigakan dan karena kewarganegaraan mereka maka keduanya layak menjalani pemeriksaan ekstra.”

Dilansir Reuters, hari Jumat Presiden Swiss Simonetta Sommaruga mengatakan pihak berwenang federal mendapatkan informasi dari pihak otoritas asing tentang dugaan sel ISIS (ISIL) di kawasan itu.

Dua sumber mengkonfirmasi kepada Reuters bahwa lembaga intelijen Amerika Serikat, CIA, hari Rabu lalu memberikan sebuah foto yang menampakkan empat orang pria kepada pihak berwenang Swiss. CIA mengatakan orang-orang yang ada dalam foto itu bisa jadi berada di wilayah Swiss.

Foto yang dipublikasikan oleh koran-koran Swiss tersebut menunjukkan empat orang laki-laki berjenggot sedang duduk, wajah mereka dikaburkan dan mereka terlihat mengacungkan jari telunjuknya ke atas.

Namun, Jornot mengatakan bahwa tidak ada indikasi keempat orang pria itu berada di dalam wilayah Swiss, dan tidak ada hubungan mereka dengan berbagai kasus terkait yang sedang diselidiki.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelaku Ratusan Aborsi Anggota Pemberontak Farc Ditangkap di Spanyol
Tulisan selanjutnya Jamaah Shalahudin UGM Gelar Training Kepenulisan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?