Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Kurang Konsumsi Sayur Bisa Sebabkan Kanker Usus Besar

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 16 Desember 2015 16:56 4:56 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 16 Desember 2015 16:56
Bagikan
Bagikan

POLA makan kurang sayur dan buah bisa menjadi salah satu pemicu kanker usus besar. Di samping itu, kata dokter ahli bedah disgestif Benny Philippi, konsumsi lemak dalam jumlah banyak juga bisa mengakibatkan kanker usus besar. Sebab, lemak yang dikonsumsi akan memengaruhi metabolisme tubuh.

“Kalau makan lemak tinggi, mengeluarkan empedu banyak. Empedu di dalam usus besar tidak baik, itu akan berubah jadi empedu sekunder yang bisa merangsang kanker,” kata Benny dalam acara ‘Cek Saat BAB Mari Deteksi Kanker Usus Besar’ yang diadakan oleh Roche Indonesia di kawasan Cikini, Jakarta, Selasa (15/12/2015).

Tak hanya itu, kurangnya konsumsi serat atau fiber yang rendah, kata Benny, juga bisa menjadi pemicu. Jumlah serat yang terlalu sedikit, akan membuat ampas di usus besar berkurang sehingga gerakan usus tidak lancar.

Benny mencontohkan, hal ini terjadi ketika terlalu banyak makan daging. Buang air besar (BAB) akan sulit dan terasa lengket.

Konsumsi kalori yang tinggi juga tidak baik. Benny menjelaskan, kalori itu akan diubah menjadi lemak oleh tubuh, yang pada akhirnya membuat seseorang kelebihan lemak.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Tidak heran jika kanker usus besar banyak menyerang orang-orang di negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Singapura. Karena pola hidup masyarakat di sana lebih suka mengonsumsi daging. Sementara sayuran jarang dimasukkan ke dalam menu sehari-hari.

Belum lagi kemajuan teknologi yang sudah diadaptasi negara maju, juga turut memberi dampak negatif. Mulai beredarnya serat sintetis yang diklaim bisa menggantikan serat alami, menurut Benny, tidaklah tepat.

Dibandingkan serat dari sayuran, serat sintetis jelas tidak baik. Bentuknya yang hanya berupa bubuk tidak akan memberikan efek sama seperti serat alami.

“Di Eropa karena makannya lebih banyak ke roti, di roti itu diselipkan biji-bijian yang menjadi bahan serat dalam pencernaan. Tapi tidak dianjurkan membeli bahan-bahan sintetis yang dikatakan sebagai pengganti serat,” ujar Benny.

Tapi di luar hal itu tidak berarti negara berkembang tidak memiliki angka kanker usus besar tinggi. Jumlahnya cukup banyak meski tak sebanyak negara maju.

Di masyarakat yang mengalami ekonomi sulit, kemungkinan kanker usus besar bisa terjadi akibat penggunaan minyak yang dipakai berkali-kali. Mahalnya harga minyak bagi mereka memungkinkan kondisi ini terjadi.

“Kalau dia makannya bahan yang digoreng dengan minyak yang sudah lama, sudah cokelat, ada epidemologis kanker usus besar, sebab itu mengandung lemak jahat,” kata Benny.

Penyebab Lain

Selain gaya hidup, terutama konsumsi makanan yang tidak seimbang, kanker usus besar juga bisa diakibatkan oleh kondisi lainnya. Munculnya polip pada usus menjadi salah satu faktor utamanya.

Polip merupakan tumor yang bersifat non-kanker dan jinak. Tapi, pada kondisi tertentu polip bisa berubah menjadi ganas sehingga menyebabkan kanker.

Ketika polip menjadi kanker, sel tersebut akan berangsur tumbuh di dalam dinding usus besar dan membentuk pembuluh atau plasma darah. Saat hal itu terjadi, sel kanker dapat menyebar ke organ yang lain, seperti hati.

Selain polip, peradangan pada usus juga bisa menjadi pemicu. Radang menyebabkan sel-sel yang melapisi dinding usus mengelupas hingga terjadi luka yang bisa mengeluarkan darah, lendir, atau nanah.

Benny menambahkan, riwayat menderita kanker lain juga bisa menyebabkan seseorang terkena kanker usus besar. Beberapa kanker yang bisa memicu kanker usus besar adalah kanker payudara, kanker uterus, kanker ovarium, kanker thyroid, dan jaringan lunak lainnya. Hal tersebut disebabkan telah terjadi perubahan sifat sel pada tubuh akibat adanya kanker lain.

“Radiasi perut bagian bawah juga bisa, sehingga sel sehat yang lain menjadi ganas,” kata Benny, seperti dilansir CNN.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kanker usus besarkonsumsi sayur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran Mengakui Tak Ada Perbedaan dengan Rusia terkait Suriah
Tulisan selanjutnya Survei Dukungan terhadap Donald Trump Terus Meningkat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?