Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Syeikh Muhammad Mahfuzh at-Termasi, Ulama Indonesia yang Dimiliki Dunia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Desember 2015 10:53 10:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Desember 2015 08:31
Bagikan
Syeikh Dr. Abdullah bin Muhammad Al-Jarullah, dalam seminar “Syeikh Muhammad Mahfudz at-Tarmasi: Peran Ulama Indonesia dalam Dunia Pendidikan Internasional", di Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor
Bagikan

Hidayatullah.com–Keutamaan dan kemuliaan seseorang tidak dilihat latar belakang, asal, suku, dan negaranya. Tetapi dinilai oleh takwa dan ilmunya dan itu sudah dicontohkan oleh Syeikh Muhammad Mahfuzh at Tremasi yang berasal dari Tremas, Pacitan, Jatim namun menjadi guru para ulama di Haramain.

Syeikh At Termasi, menjadi sumber ilmu bagi murid-muridnya yang datang dari seluruh dunia untuk berguru padanya, demikian poin penting yang ditekankan Syeikh Dr. Abdullah bin Muhammad Al-Jarullah, seorang dokter spesialis  dari rumah sakit di Madinah dalam seminar “Syeikh Muhammad Mahfudz at-Tarmasi: Peran Ulama Indonesia dalam Dunia Pendidikan Internasional“,  yang diadakan di Aula Gedung KH Soleh Iskandar Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Senin, (28/12/2015) kemarin.

“Syeikh At-Termasi telah menjadi contoh nyata bahwa seorang ulama adalah harus bermulazamah pada ulama dan pada akhirnya melahirkan anak didik ulama serta menelurkan kitab-kitab rujukan dan panduan bagi umat Islam,” demikian disampaikan Syeikh Al Jarullah.

Dan ketua halaqah Al-Quran di Masjid Nabawi,  beliau adalah pakar qiraah dan menguasai qira’ah assab’ah dan qira’ah al-asyrah. Dan sanad qiraahnya juga lewat At-Tarmasi.  Dr. Jarullah telah menulis disertasi spektakuler di Universitas Islam Madinah, sebanyak lima jilid dan setiap jilid berisi 700 halaman. Dalam kesempatan ini, beliau membawakan materi dengan menggunakan bahasa Arab yang dipandu dan diterjemahkan oleh Didik Hariyanto.

Syeikh At-Termasi, sebagaimana yang disampaikan Syeikh Jarullah adalah ulama yang hebat, memiliki ratusan guru, menguasai berbagai macam ilmu. Memulai pelajaran dengan menghafal Al-Quran. At-Tarmasi telah menulis berbagai macam disiplin ilmu seperti Hadis, Sanad, Fikih, Ushul Fikih, Qira’ah, daftarnya begitu banyak.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Seperti diketahui, Syeikh Muhammad Mahfuzh at-Termasi melahirkan  murid KH Hasyim Asy’ari, pendiri perhimpunan Nahdatul Ulama (NU).

Pembicara kedua adalah Agus Hasan Bashori, yang juga bagian dari panitia penyelenggara. Ia menyampaikan bahwa sanad hadis yang ia miliki pun bersambung dengan at-Tarmasi. Dan ia pun menunjukkan bukti-bukti dengan menampilkan silsilah guru yang ia miliki, besambung langsg ke Nabi melalui 17-27 mata rantai.

Ada beberapa karakter yang harus diteladani dari At-Termasi bagi generasi terkini, seperti:  Ketekunan dalam menuntut ilmu; mulazamah pada guru-guru muktabar dan ahli di bidannya; selalu mengedepankan dalil dalam berhujjah dan keistimewaan karya-karya beliau selalu dipenuhi dengan dalil-dalil Al-Quran dan As-Sunnah, karena dua induk ilmu tersebut adalah spesipikasi keilmuan beliau.

Selain itu, Syeikh Muhammad Mahfuzh at Tremasi dinilai ulama Ahlussunnah yang sangat konsisten dalam membela Sahabat Nabi dan Ahlul Baitnya, serta  selalu memaparkan kesesatan Syiah. Demikian pula, semangat rihlah imiyah ke pusat ulama di Makkah sebagai pusat ulama di dunia harus menjadi pelajaran kita semua.

Acara ini diselenggarakan oleh Mahasiswa Doktor Pendidikan Islam Fakultas Pascasarjana UIKA Bogor Angkatan 2015/2016.

Sejak pendaftaran dibuka pada awal Desember, sudah terlihat antusias para calon peserta. Bahkan, sampai sebelum acara dihelat, pendaftar terus menerus masuk hingga mencapai seribu lebih, sementara kuota tempat duduk hanya sekitar 450. Akhirnya kami terpaksa menolak sebagian besar pendaftar.

Rektor UIKA. Dr. E. Bahruddin, sebagai rektor UIKA sangat mengapresiasi kegiatan keilmuan yang diadakan oleh mahasiswa pascasarnaja UIKA Bogor.

Sementara keynote speaker diisi oleh Prof Dr. KH. Didin Hafihduddin, sebagai Dekan Fakultas Pascasarjana UIKA Bogor. Didin menekankan bahwa At-Tarmasi adalah ulama yang telah memberikan sumbangsih nyata pada agama bangsa dan negara. Semoga akan lahir ulama-ulama sekaliber At-Tarmasi.

Syaikh Muhammad Mahfuzh at Tremasi, dilahirkan di Tremas, Pacitan, Jawa Timur pada tahun 1868 dan meninggal di Makkah pada tahun 1919 M. karya-karyanya terus dikaji dari generasi ke generasi. Bahkan menurut Syeikh Jarullah, satu karya saja yang berhubungan dengan Fikih dan Ushul Fikih telah dikaji dan diteliti puluhan magister maupun doktor di berbagai perguruan tinggi, terutama di Madinah dan Ummul Qura.*/Laporan  Ilham Kadir

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Muhammad al JarullahSyeikh Muhammad Mahfudz at TarmasiSyeikh MUhammad Mahfuzh at TremasiTermasUIKAUniversitas Ibn Khaldun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Milisi Syiah Dilaporkan Kehilangan 1000 Tentaranya di Perang Suriah
Tulisan selanjutnya 4 Tuntunan Quran Menjadi Orang Tua Idaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?