Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bukan Teroris, Penabrak Tentara Prancis Ingin Mati Dibunuh Tentara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Januari 2016 10:26 10:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Januari 2016 10:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tim investigasi tidak menemukan bukti yang menunjukkan bahwa seorang pria, yang menabrakkan mobilnya ke arah pasukan keamanan penjaga sebuah masjid di selatan Prancis pada Hari Tahun Baru, terkait dengan kelompok teroris. Demikian dikatakan kejaksaan setempat hari Sabtu (2/1/2016).

“Kami tidak memiliki bukti-bukti yang mengindikasikan tindakan itu adalah aksi terorisme,” kata jaksa Alex Perrin kepada para reporter seperti dikutip Reuters. Perrin mengatakan pria berusia 29 tahun itu warganegara Prancis keturunan Tunisia yang sepertinya bertindak sendirian. “Dia dilaporkan berteriak ‘Allahuakbar’, yang menunjukkan semacam elemen keagamaan.”

“Ketika dibekuk, dia mengaku ingin membunuh tentara karena tentara membunuhi orang-orang,” imbuh jaksa itu. “Dia mengatakan dirinya ingin mati di tangan tentara.”

Jaksa menambahkan, tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

Seorang tentara mengalami luka ringan di kaki dan seorang pria (Muslim) pelintas jalan terkena peluru nyasar akibat ulah pelaku, yang sengaja mengarahkan laju kendaraannya ke sejumlah personel keamanan yang sedang berjaga di sekitar sebuah masjid di kota Valance, kata Kementerian Dalam Negeri Prancis dan Kementerian Pertahanan Prancis dalam pernyataan bersama menyusul kejadian itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Prancis memasang status siaga sejak sekelompok orang melancarkan serangan berantai di ibukota Paris pada 13 Nopember 2015, yang menewaskan 130 orang. Polisi dan tentara ditempatkan di sejumlah tempat yang dianggap sensitif dan rentan menjadi target serangan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Doa Awal Tahun
Tulisan selanjutnya Kejahatan Tokoh Syiah Nimr Al- Nimr sehingga Dieksekusi di Arab Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat

Berita
30 Oktober 2026 13:12
Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir
Serangan ‘Israel’ Hantam Universitas Islam Gaza, Tiga Warga Syahid dan Tujuh Luka
BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal
Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida

Terbaru

  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?