Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tak Mampu Bersaing, Ford Angkat Kaki dari Jepang dan Indonesia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Januari 2016 14:43 2:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Januari 2016 14:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perusahaan pembuat kendaraan bermotor Ford mengatakan akan keluar dari Jepang dan Indonesia, karena buruknya penjualan dan kondisi pasar.

Perusahan asal Amerika Serikat itu mengatakan akan menutup seluruh operasinya tahun ini, karena tidak ada tanda-tanda laba memadai bisa didulang di kedua negara itu.

Keputusan Ford menarik diri dari Jepang dan Indonesia dilakukan setelah rivalnya sesama negara, General Motors, tahun lalu mengatakan akan angkat kaki dari Indonesia.

Pada tahun 2015, penjualan Ford hanya 0,1% dari pasar di Jepang, dan hanya 0,6% di Indonesia, lapor BBC Selasa (26/1/2016).

Dalam sebuah pernyataannya, juru bicara Ford Neal McCarthy berkata, “Jepang adalah pasar mobil paling maju dan paling tertutup di dunia, semua merek impor angka penjualannya kurang dari 6% dari pasar mobil baru Jepang setiap tahunnya.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perjanjian perdagangan Trans Pasific Partnership (TPP) yang beranggotakan 12 negara dalam bentuknya sekarang ini tidak akan membantu mendongkrak penjualan Ford di sana, imbuhnya.

“Itu merupakan satu langkah kekalahan lain dari industri mobil AS di tingkat global,” kata Simon Littlewood analis Asia Now kepada BBC.

“Tidak pernah terbayangkan oleh mereka di Jepang maupun Indonesia, menjual hanya sekitar 5 sampai 6.000 kendaraan di masing-masing pasar itu –yang porsinya sangat kecil.”

“Akan halnya dengan Indonesia, Anda bisa berdalih negara itu memiliki pasar yang sangat besar dengan jumlah penduduk 300 juta orang. Namun, masalahnya pemerintah Indonesia memiliki kebijakan yang bersikeras soal perakitan lokal,” kata Littlewood.

“Jadi, Ford harus melakukan langkah besar dan benar-benar membuat mobilnya di sana, atau keluar sama sekali, yang mana hal itulah yang mereka lakukan.”

Tahun lalu, Ford hanya menjual 6.100 mobil dan truk di Indonesia dan 5.000 di Jepang. Penyebabnya antara lain karena kebijakan pemerintah setempat yang lebih menyukai merek dalam negeri daripada mobil impor.

Ford mempekerjakan 292 orang di Jepang dan memiliki 44 dealer, sementara di Indonesia hanya mempekerjakan 35 orang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kelompok Perlawanan Kashmir Menolak Dianggap Bergabung dengan ISIL
Tulisan selanjutnya Tiga Dasar Mengapa Seorang Mukmin Harus Semangat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?