Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

5 Amalan Raih Keberuntungan [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Januari 2016 08:04 8:04 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Januari 2016 08:04
Bagikan
Amalan yang makruf adalah amalan yang mendekatkan diri kepada Allah. Sedangkan mungkar adalah perbuatan yang menjauhkan diri dari Allah
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

 

Kedua: Berjihad di jalan Allah

Allah berfirman:

لكن الرسول والذين آمنوا معه جاهدوا بأموالهم وأنفسهم وأولئك لهم الخيرات وأولئك هم المفلحون

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

“Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, mereka berjihad dengan harta dan jiwa. Mereka itu memperoleh kebaikan. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. At-Taubah [9] :88).

Ibn Hajar al-Atsqalani dalam Kitab Fath al-Bari menyebutkan, jihad adalah mencurahkan seluruh kemampuan untuk memerangi orang-orang kafir. Istilah jihad juga digunakan untuk melawan hawa nafsu, setan dan orang-orang fasik. Adapaun melawan hawa nafsu yaitu dengan mempelajari agama Islam, mengamalkan dan mengajarkannya. Jihad melawan setan adalah dengan menolak segala bentuk syubhat dan syahwat. Sedangkan jihad melawan orang kafir adalah dengan harta, lisan dan hati.

Senada, Ibn Taimiyah dalam kitab Majmu’ Fatawa berkata, pada hakikatnya jihad adalah meraih apa yang dicintai Allah berupa iman dan amal shaleh, dan menolak apa yang dibenci Allah, berupa kekufuran dan maksiat. Keutamaan jihad telah disebutkan dalam Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah. Allah akan menyediakan ganjaran bagi hamba-Nya yang berjihad dengan niat yang mulia.

Ketiga: Sami’na wa atha’na

Allah berfirman:

إنما كان قول المؤمنين إذا دعوا إلى الله ورسوله ليحكم بينهم أن يقولوا سمعنا وأطعنا وأولئك هم المفلحون

“Hanya ucapan orang-orang mukmin, yang apabila mereka diajak kepada Allah dan Rasul-nya agar Rasul memutuskan (perkara) di antara mereka, mereka berkata, “kami mendengar dan kami taat.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS An-Nur [24]: 51).

“Sami’na wa atha’na” bisa disebut sebagai penghulu kata dalam membuktikan eksistensi keimanan seseorang. Perintah Allah dalam al-Qur’an tak membuatnya terjebak dalam pertanyaan “kenapa Allah menyuruh begini dan kenapa Allah melarang begitu.” Namun syahadat yang dipunyai boleh jadi sudah mengakar dan mampu mendorong dia menjalankan segala perintah Allah dan Rasul-Nya dan menjauhi setiap larang yang ditetapkan.

Muslim demikian sudah sanggup  terjun ke alam realitas dengan berbagai cobaan dan tantangannya. Dengan segala keterbatasan yang melekat pada dirinya, namun ia yakin, jika suatu saat Allah memberikan kecukupan baginya. Dan pastinya ialah orang yang beruntung dengan keimanan yang kokoh tersebut.

Keempat: Shalat dan Zakat

Allah berfirman:

الذين يقيمون الصلاة ويؤتون الزكاة وهم بالآخرة هم يوقنون (4) أولئك على هدى من ربهم وأولئك هم المفلحون

“Yaitu orang-orang yang melaksanakan shalat, menunaikan zakat dan mereka meyakini adanya akhirat. Merekalah orang-orang yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Lukman [31]: 4-5).

Menjalankan ibadah dengan baik adalah keberuntungan bagi seorang muslim.  Diketahui, shalat dan zakat adalah dua pilar utama dalam beribadah kepada Allah. Shalat merupakan amalan yang paling utama dan menjadi pertama kali dihisab kelak. Shalat juga menjadi tameng ampuh dalam membentengi diri dari kemaksiatan.

Sedang zakat, ia adalah ibadah yang berdimensi infiradi (personal) dan jama’i (sosial).

Yusuf al-Qaradhawi mengatakan, zakat yang dikeluarkan karena ketaatan kepada Allah niscaya mensucikan jiwa dari segala kotoran dan dosa. Selain itu, zakat juga menumbuhkan rasa cinta kasih orang-orang yang lemah dan miskin.

Kelima: Menjauhi riba

Allah berfirman:

ياأيها الذين آمنوا لا تأكلوا الربا أضعافا مضاعفة واتقوا الله لعلكم تفلحون

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda, dan bertakwalah kepada Allah agara kamu beruntung.” (QS. Ali Imran [3]: 130).

Maraknya praktek riba selama ini tidak lepas dari strategi musuh-musuh Islam dalam menghancurkan umat Islam. Maraknya bank konvensional kian meresahkan umat Islam. Sebab akibatnya berdampak kepada sistem pinjaman berbunga menjadi hal yang dianggap biasa di masyarakat. Ia bahkan seolah tak terpisahkan dari sejumlah transaksi keuangan perbankan selama ini.

Kini transaksi ribawi menjadi sarana mempermulus kemiskinan yang kian menjadi di tengah orang-orang yang tak mampu. Sebaliknya orang-orang kaya dan berpunya makin berpesta di atas penderitaan orang miskin tersebut. Untuk itu, menjauhi riba adalah syarat mutlak meraih keberuntungan. Baik di dunia terlebih di hari Akhirat nanti.*/Arsyis Musyahadah, mahasiswi Pascasarjana UIKA Bogor, Program Pendidikan dan Pemikiran Islam

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amalamalankeberuntunganMa'rufnahi munkarriba
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Jajaki Kerjasama Pendidikan Kader Ulama dengan Qatar
Tulisan selanjutnya Dari Kampung Begal Jadi Penghafal al-Qur’an [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?