Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jilat Yahudi, Calon Presiden AS Donald Trump Janji Menekan Palestina Akui Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Maret 2016 09:18 9:18 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Maret 2016 09:18
Bagikan
Donald Trump saat menghadiri Konferensi Politik 2016 undangan AIPAC di Verizon Center di Washington DC, Selasa, 21 Maret 2016
Bagikan

Hidayatullah.com–Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari partai Republik Donald Trump berjanji untuk menekan Palestina agar menerima Israel sebagai negara Yahudi dan Jerusalem sebagai ibu kotanya.

Trump menghadiri Konferensi Politik 2016 dari Komite Urusan Publik Amerika-Israel (AIPAC) di Verizon Center di Washington DC pada 21 Maret 2016.

Donald Trump mendapat penerimaan dan antusias yang besar di konferensi organisasi Yahudi paling berpengaruh di Washington pada Senin, atas sikap pro-Israel kuat yang dia bawa, termasuk menyerang Presiden Obama.

“Presiden Barack Obama adalah hal terburuk yang terjadi pada Israel,” demikian pentolan Republik itu mengatakan pada hadirin di Verizon Center, yang menyebut presiden AS dan mantan Sektretaris Negara Hillary Clinton “menekan sekutu kita dan memberi hadiah musuh kita,” kutip Haaretz, Selasa (22/03/2016).

Trump menangkan dukungan AIPAC dengan sikap pro-Israel yang kuat, demikian tulis Haaretz.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam pidatonya, Trump mengurangi dua posisi yang telah membuatnya dikeluarkan dari aktivis pro-Israel – sikapnya yang tetap “netral” pada pembicaraan damai Israel-Palestina dan penolakannya untuk mengakui Jerusalem sebagai ibukota Israel.

Terhadap Jerusalem, Trump berjanji untuk memindahkan kedutaan Amerika ke kota yang dia sebut, “ibu kota abadi orang Yahudi.”

Dia juga mengatakan bahwa Palestina harus menerima kedekatan hubungan AS-Israel.

“Palestina harus datang ke meja perundingan dengan mengetahui bahwa ikatan antara Amerika Serikat dan Israel sangat tidak terpatahkan,” kata Trump.

“Mereka harus datang ke meja perundingan dengan kemauan untuk menerima bahwa Israel adalah negara Yahudi dan akan eksis selamanya sebagai negara Yahudi.

Trump menyalahkan tidak terselesaikannya perundingan damai kepada Palestina, yang disebutnya berulangkali menolak tawaran-tawaran Israel dan Amerika. Trump juga menuduh Palestina menyebarkan terorisme.

“Anak-anak diajarkan agar membenci Yahudi, itu harus dihentikan,” kata dia. “Anda tidak dapat mencapai perdamaian jika teroris dianggap sebagai martir. Hal itu akan berakhir dan akan berakhir segera, percayalah, kata dia diiringi tepuk tangan para hadirin.

Trump juga mempertanyakan peran PBB pada proses perdamaian, dia mengatakan segala upaya oleh badan internasional itu untuk mengadakan kesepakatan di Timur Tengah akan menjadi bencana. Dia mengatakan PBB “bukanlah teman bagi demokrasi, bukanlah teman bagi AS, dan pastinya bukan teman bagi Israel,” dia berjanji jika nantinya terpilih sebagai presiden AS, dia akan memveto semua resolusi Dewan Keamanan PBB yang memaksa kesepakatan antara Israel dan Palestina.

“Kesepakatan yang dibuat oleh PBB akan sepenuhnya menjadi bencana. Itu bukanlah cara kamu membuat perjanjian,” dia mengatakan, sembari memperingatkan bahwa resolusi PBB seperti itu hanya akan meningkatkan terorisme Palestina.

Terkait Taylor Force, warga negara AS yang terbunuh pada serangan teror di Jaffa awal bulan ini, Trump mengatakan bahwa sikap seperti itu seharusnya tidak mendapat penghargaan. “Anda harus menghadapi perlakuan seperti itu,” kata dia.

Lawan-lawan Trump yang telah mengatakan mereka akan memprotes pidato itu karena ketidakberpihakannya pada kaum minoritas dan persetujuannya atas pelanggaran politik tidak terlihat pada pidatonya, yang mendapat tepuk tangam berulangkali.

Dalam konferensi pers sebelum pidatonya, Trump mengatakan dia akan meminta Israel untuk membayar pada Amerika Serikat atas bantuan luar negeri yang mereka terima. Berbicara di depan wartawan di Washington, Trump mendapat pertanyaan tentang pernyataan dari sikapnya yang akan meminta sekutu AS untuk membayar atas bantuan pertahanan yang diberikan oleh AS. “Saya ingin mereka membayar sejumlah uang pada kita,” kata Trump.

Majalah Fortune juga pernah melabelkan AIPAC sebagai grup lobi Yahudi kedua paling kuat di Washington, DC. Karena itu, biasanya, semua calon presiden AS harus menjilat dan mencari muka agar mendapat dukungan darinya.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AIPACAmerican Israel Public Affairs CommitteeDonald TrumpisraelMasjidil Aqshapalestinayahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sikap Tegas Al-Quran terkait Homoseksual [3]
Tulisan selanjutnya Faedah dari Temanku, Al-Ustadz Fariq Gasim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?