Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sejuk Ukhuwah Islam di Sudan [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Maret 2016 23:18 11:18 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Maret 2016 09:00
Bagikan
Suasana silaturahim rombongan DPP Hidayatullah dengan mahasiswa Indonesia di taman Asrama Universitas Afrika.
Bagikan

BIASANYA ukhuwah itu hangat. Tapi di Khartoum, Sudan, hawa sudah sangat panas. Jadi ukhuwah itu sejuk. Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Khartoum menyambut sejuk kehadiran rombongan DPP Hidayatullah ke ibukota negara Arab-Afrika itu, awal Maret 2016.

Buah-buahan, minuman, dan biskuit sudah dibagi di piring-piring berjumlah sama dengan jumlah anggota rombongan tetamu.

Malam itu, suasana sekretariat sekaligus asrama PPI sejuk, akrab, dan asyik duduk lesehan sambil mendengar informasi dan taushiyah dari para tamu.

Dalam kalimat sambutannya, Kautsar Afdhal, Ketua Umum PPI Sudan bercerita, kuliah di negeri itu lebih menantang dibanding di negara-negara lain.

“Kata pendahulu kita, negeri ini adalah tempat belajar ilmu dan sekaligus belajar sabar. Kehidupan di sini lebih keras,” ujarnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurutnya, kalau seorang mahasiswa sudah betah kuliah di Sudan, maka akan betah kuliah di negara-negara lain.

Kautsar menambahkan, selama ini tidak sedikit mahasiswa Indonesia di Sudan yang pulang atau pindah kuliah ke negara karena tak tahan.

Bujangan asal Aceh yang sedang menekuni kuliah magister syari’ah ini pun menyampaikan rasa terima kasih mahasiswa-mahasiswa Indonesia, atas kunjungan rombongan ormas itu sebagai penyemangat mereka bertahan di Sudan.

Ketua Umum DPP Hidayatullah, Ustadz Nashirul Haq, mengawali taushiyahnya dengan berbagi pengalaman selama menempuh pendidikan. Sejak S1 di Madinah, S2 di Malaysia, hingga menyelesaikan S3 saat ini di negeri yang sama, intinya perjuangan menuntut ilmu itu dimanapun sama.

“Tinggal seseorang merasa dirinya sedang berjuang atau tidak,” katanya.

Di antara tantangan di Sudan adalah kondisi alamnya. Adapun kelebihan Sudan, orangnya ramah-ramah dan akhlaqnya lembut mirip kebanyakan orang Indonesia.

“Kami selama di sini tidak pernah melihat orang Sudan ngamuk,” ujar Nashirul setengah bergurau.

Ia pun berpesan kepada anggota PPI untuk memposisikan kehadiran mereka di Sudan sebagai seorang Mujahid.

“Tibanya kalian di sini adalah amanah dari Allah,” ujarnya.

Silaturahim ini dihadiri CEO BMH Ustadz Wahyu Rahman, Ketua Bidang Ekonomi Ustadz Asih Subagio, dan Ketua Departemen Luar Negeri Dzikrullah.

Hadir sebagai shohibul bait, segenap jajaran pengurus PPI Sudan, serta puluhan anggotanya. Selama sekitar 2 jam, berlangsung presentasi dan diskusi yang cukup dinamis. Tema yang diangkat ketiga pembicara itu cukup menyengat para mahasiswa.

Dzikrullah menyampaikan, ada empat tema paling menarik dibicarakan oleh para mahasiswa. Yaitu: keinginan untuk cepat selesai kuliah atau berprestasi; berjodoh; berkarir atau mencari maisyah setelah kuliah; serta lapangan dakwah yang akan digeluti.

“Betul, kan, urusan Antum yang paling penting keempat hal itu?” tanyanya, disambut derai tawa para mahasiswa.

Mumpung masih belajar, kata Dzikrullah, para mahasiswa perlu sering mengkaji dan mensimulasi keempat tema itu, agar mereka kelak mendapatkan yang terbaik.

20160325090742-(1)-Silaturahim DPP Hidayatullah di Sudan

 

Menyemangati Mahasiswa

Secara umum, keempat pembicara menyampaikan kondisi terkini Indonesia yang sedang digempur habis-habisan oleh para musuh Islam. Baik dari segi ekonomi, pemikiran, keagamaan, politik, dan sebagainya.

Asih Subagyo menyemangati para mahasiswa untuk mulai belajar berdagang. “Sebelum menikah lalu full time menjadi seorang Nabi, Rasulullah semasa mudanya seorang pedagang pekerja keras yang jujur, sukses dan disegani,” papar Asih dikutip hidayatullah.or.id.

Tentu saja bagian dari keterampilan yang dikembangkan adalah manajemen waktu antara belajar dan berdagang. Asih sangat mengapresiasi beberapa mahasiswa yang sudah berani berdagang sambil kuliah.

Pada sesi dialog, sejumlah mahasiswa bersemangat mengajukan pertanyaan maupun mencurahkan isi hati. Di antaranya Afifurrahman. Mahasiswa asal Palembang yang sudah 2 tahun di Sudan ini menanyakan, sebagai mahasiswa, bagaimana seharusnya mereka menyikapi berbagai kondisi yang berat di tanah air itu.

Dzikrullah menjawab, “Antum semua jangan pesimis. Tantangan yang dihadapi Rasulullah dan para Sahabat jauh lebih susah dan berat daripada tantangan yang kita hadapi sekarang.

Jikalau kita berhasil memegang dan hidup dengan Al-Quran dan As-Sunnah sebagaimana Rasulullah dan para Sahabat dulu, niscaya ancaman apapun bisa diatasi. Karena keduanya memang dibekalkan untuk kita menyelesaikan masalah ekonomi, politik, kebudayaan, pendidikan, hubungan internasional, perang, damai sampai akhir zaman.”

Nashirul Haq menutup dengan mengingatkan, sudah menjadi sunnatullah, untuk mencapai sesuatu yang ideal, harus melalui proses. Nabi Muhammad contohnya, tidak serta merta menjadi seorang Rasul, tapi melalu proses panjang.

“Kita belum terlambat. Yang mau mengembangkan usaha, masih ada waktu. Kalau berminat jadi pemimpin, mulai sekarang harus sudah mulai aktif mengurus orang lewat berorganisasi dan berdagang,” pesannya.* BERSAMBUNG

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HidayatullahKhartoumMahasiswa Indonesia di SudanPPI SudanSudanUkhuwah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pria Inggris Didakwa Sebarkan Kebencian Islam di Tweet terkait Brussel
Tulisan selanjutnya Pemimpin Ahrar al-Sham Tolak Dokumen Tawaran De Mistura

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?