Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Orientasi Berkeluarga Tak Boleh Berhenti hanya Kepentingan Dunia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Maret 2016 18:51 6:51 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Maret 2016 19:15
Bagikan
Kajian dan Diskusi Keislaman Pascasarjana (KUPAS) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Bagikan

Hidayatullah.com–Luruskan motivasi dan benahi orientasi serta kompetensi. Persiapkan ruhiyah, fisik, sosial, pengetahuan dan finansial. Semua itu adalah mujahadah untuk menggapai pernikahan full barakah.

Demikian pernyataan yang disampaikan oleh Dwi Budiyanto, Trainer Prophetic Leadership, dalam acara Kajian dan Diskusi Keislaman Pascasarjana (KUPAS) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Jumat, (25/03/2016).

Acara yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Muslim Pascasarjana (HIMMPAS) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini dihadiri oleh 150 orang peserta dengan mengusung tema “Memantapkan Hati Menuju Pernikahan Full Barakah”.

Menurut Dwi, untuk mendapatkan keberkahan, orientasi berkeluarga tidak boleh berhenti hanya untuk kepentingan dunia semata tapi juga harus sampai ke kampung akhirat.

“Dengan visi-misi Surga tersebut maka mewujudkan keluarga yang dipenuhi keimanan dan ketaatan pada Allah bukanlah perkara ringan. Tapi itulah perjuangan” ucap Dwi yang juga dosen Fakultas Bahasa dan Seni UNY.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Uniknya menurut Dwi, seringkali tanpa sadar manusia sendiri yang menyusahkan dirinya dalam mendapatkan pasangan hidup. Hal itu disebabkan oleh banyaknya kriteria yang ditetapkan ketika ingin menentukan pasangan.

“Karakter atau kriteria yang diminta itu kadangkala mempersulit diri sendiri. Sebagian manusia hanya fokus menuntut kriteria dari orang lain, lalu melupakan usaha untuk memantaskan diri,” ungkap Dwi Budiyanto.

“Dikiranya sebuah keluarga sakinah hanya terwujud jika sudah memenuhi kriteria dan keinginan pribadi dari pasangan hidup saja,” papar Dwi kembali.

Hal itu dibuktikan sebelumnya oleh pemateri dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada peserta, laki-laki (ikhwan) ataupun perempuan (akhwat) tentang kriteria calon istri/suami yang diinginkan.

Sebagian ikhwan menuliskan kriteria ideal yang diinginkan, Mulai dari penghafal al-Qur’an, berakhlak baik, dari keturunan yang baik, keibuan, bisa memasak, mencuci, subur, dan sebagainya. Sedang peserta akhwat diwakili oleh seorang yang menyebut kriteria, perjaka, sudah bekerja, baca al-Qur’an baik, dan seterusnya.

Menurut penulis buku “Segenggam Rindu untuk Istriku” ini, semua kriteria yang disebut di atas tak masalah sepanjang sejalan dengan upaya memantaskan diri dan berbenah sesuai dengan orientasi keluarga seorang Muslim.

“Menumbuhkan ketaatan dan keimanan pada pasangan, itulah yang hebat. Orang itu dianggap mulia jika ia teguh untuk memberi yang terbaik kepada pasangannya. Dibutuhkan kesabaran dan keluwesan dalam menghadapi berbagai cobaan dan masalah nantinya,” tegas Dwi menerangkan.

Untuk diketahui, kegiatan kajian dan diskusi keislaman ini diselenggarakan berdasarkan need assesment  yang dipelopori oleh Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Diharapkan hal ini menjadi sarana dalam bentuk pemenuhan kebutuhan belajar tentang apa saja yang harus dipersiapkan sebelum pernikahan.

“Ada sejumlah pelajaran dan hikmah pernikahan yang mungkin tidak diperoleh melalui bangku kuliah,” ucap Irwan, Ketua Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) UNY.

Dalam acara yang sama, Himpunan Mahasiswa Muslim Pascasarjana (HIMMPAS) UNY juga berkesempatan melakukan sosialisasi program yang dimiliki. Di antaranya, Kajian dan diskusi keislaman Pascasarjana (KUPAS), Kajian rutin kemuslimahan (KARIMAH), Bimbingan Tahsin al-Quran, Lomba MTQ, Syiar (ilmu,  motivasi,  nasihat Islam)  lewat media sosial dan media cetak.*/Siti Rofiqoh, pegiat PENA Yogyakarta

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al Hafidz Ar Rawasi, Guru Hadits Al Ghazali yang Peroleh Ilmu dari 3600 Ulama
Tulisan selanjutnya Rezeki Lepas Malah Bersyukur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Berita
30 Agustus 2026 10:13
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?