Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Partai Demokrat: Bush Bohong

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Juli 2003 08:54 8:54 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Juli 2003 08:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para senator dan calon presiden dari Partai Demokrat, Kamis, mengeluarkan kritik tajam kepada George W Bush yang saat ini sedang melakukan kunjungan ke sejumlah negara di Afrika.

Salah satu kebohongan yang digugat dari George W Bush adalah pernyataan dalam pidatonya pada 28 Januari 2003 yang mengatakan Saddam Hussein dapat menyiapkan persenjataan berbahayanya dalam waktu hanya 45 menit dan negara di Afrika seperti Nigeria memasok uranium untuk keperluan persenjataan berbahaya itu.

Senator John Kerry yang mendukung penuh serangan George W Bush ke Iraq awal Mei 2003 lalu, menyesalkan kebohongan dari alasan yang disampaikan dalam pidato tersebut.

“Sekarang saatnya bagi Presiden AS untuk mengatakan yang sejujurnya, di saat perang masih terus berlangsung dan banyak akibat yang terjadi,” kata John Kerry.

Pembicaraan mengenai kebohongan George W Bush itu merupakan berita utama di sejumlah kalangan di AS. Media massa menempatkan isu tersebut sebagai laporan utamanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jaringan televisi CNN dalam beberapa hari terakhir mendiskusikan secara intensif topik tersebut. “Apakah Presiden AS bohong?” ujar kalimat yang dilontarkan dalam berbagai diskusi tersebut.

Namun George W Bush menolak tuduhan melakukan kebohongan. Menurut George W Bush yang berbicara kepada pers di Afrika Selatan, Rabu lalu, mengatakan, dirinya masih percaya Saddam Hussein adalah ancaman bagi perdamaian dunia.

“Tidak ada keraguan di benak saya bahwa Saddam Hussein adalah ancaman bagi perdamaian dunia. Tidak ada keraguan di benak saya bahwa AS, bersama-sama dengan sekutu dan kawan-kawannya, melakukan hal yang benar dalam menjatuhkan Saddam Hussein dari kekuasannya,” kata George W Bush.

Bahkan, kata George W Bush seperti dilaporkan CNN, mantan Presiden Bill Clinton juga menyerang Iraq berdasarkan laporan intelijen yang sama.

Hal yang lebih mengherankan Partai Demokrat adalah semua penentu kebijakan hukum, anggota Senat AS dan Kongres AS, termasuk anggota perwakilan Partai Demokrat, menyetujui pidato tersebut dan menjadikannya bahan acuan pada pengambilan keputusan selanjutnya.

Padahal, kata sejumlah wakil partai tersebut di Senat AS dan Kongres AS, persetujuan terhadap keinginan George W Bush untuk menyerang Iraq adalah karena Partai Demokrat tidak ingin menganggap remeh George W Bush sebagai presiden. Tapi kenyataannya, pemerintahan George W Bush tidak memiliki rencana yang jelas tentang apa yang akan dilakukan di Iraq.

Serangan bertubi-tubi dari kubu Partai Demokrat kepada George W Bush itu, dinilai Partai Republik sebagai senjata untuk menjatuhkan partainya pada Pemilu 2004 yang akan datang.

Partai Demokrat memang saat ini sedang mengumpulkan kekuatan untuk menjatuhkan George W Bush, yang berkeinginan menduduki jabatan Presiden AS untuk kedua kalinya.

Dalam Pemilu tahun 2000, Partai Demokrat harus gigit jari ketika calon Presiden Al Gore kalah tipis dari George W Bush. Sebelumnya, Partai Demokrat berhasil menempatkan Bill Clinton untuk dua periode sebagai Presiden AS dan menjadi salah satu presiden favorit sepanjang sejarah negara tersebut.

Menurut Ketua Komite Nasional Partai Republik Ed Gillespie dalam konferensi persnya beberapa waktu lalu, tuduhan kebohongan yang dilontarkan para tokoh Partai Demokrat hanyalah ditujukan untuk meraih popularitas menjelang Pemilu 2004. “Demokrat sedang bermain politik,” katanya singkat.

Saat ini sudah ada sembilan calon presiden dari Partai Demokrat, sementara Partai Republik belum memunculkan nama lain selain George W Bush.(astg/ant)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahathir: “Umat Islam Harus Kuasai Sains”
Tulisan selanjutnya Malaysia-RI Ajukan Perbaikan Sistem Haji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?