Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Jiwa Besar Bagi Orang yang Berbuat Kebaikan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Juli 2016 09:37 9:37 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Juli 2016 09:37
Bagikan
Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor
Bagikan

Oleh: Khuluqun Adhim

 

“Orang besar menurut gontor bukanlah orang yang terkenal dan kaya, akan tetapi ialah Orang yang mau mengajar  walaupun di surau-surau terpencil, karena mereka  yang bermanfaatlah yang bisa disebut orang besar.”

Demikianlah ungkapan pendiri Pondok Pesantren Moderen Darussalam Gontor, inilah yang sangat cocok untuk dijadikan motivasi hidup di era globalisasi dan  teknologi yang sedemikian  pesatnya.

Inipula yang mendorong saya untuk berfikir dan mencoba mengkabolarisasikan antara falsafah yang telah dilontarkan oleh pendiri Pondok Moderen Gontor tersebut dengan era globalisasi dan teknologi seperti sekarang ini.

Baca Juga

Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja
Problem Pendidikan Islam

Dalam kehidupan sehari-hari kita mungkin sering menemukan  beragam kultur, budaya, adat, dan istiadat yang terdapat pada pola kehidupan manusia khususnya di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, kita telah mengenal orang-orang di sekitar kita.

Betapa banyak yang mempunyai keinginan untuk merubah ekonominya  tentunya untuk meningkatkan ekonomi didalam keluarganya, hingga dia melupakan pendidikan yang merosot dilingkunganya bahkan mungkin dia  telah melupakan anak-anaknya sendiri  yang tergolong masih sangat belia dan membutuhkan kasih sayang  dari kedua orang tuanya.

Maka jangan pernah heran jikalau  dikemudian hari terdengar  ada anak  yang tidak patuh dan bahkan mungkin membentak-bentak kedua orang-tuanya. Belum lagi benturan yang dilakukan oleh kemajuan teknologi yang telah benar-benar merusak pikiran para remaja-remaja dimasa kini, yang telah membuat mereka untuk lebih memilih tinggal di dalam rumah di hadapan sang layar TV  daripada berinteraksi langsung dengan teman-teman sebayanya dikehidupan nyata.

Maka hal inilah yang perlu kita perhatikan, lingkungan dimana kita berada terutama keluarga kita sendiri, dan saya di sini mengajak Anda untuk bersama-sama memperhatikan hal tersebut karena betapa pentingnya pendidikan bagi generasi-generasi yang unggul di masa yang akan datang.

Walau Anda disibukkan dengan karir yang super sibuk minimal Anda cukup memperhatikan keadaan pendidikan di lingkungan sekitar, tentunya yang paling utama adalah keluarga kita sandiri.

Oleh karena itu jangan pernah takut untuk mau memperhatikan keadaan pendidikan di lingkungan sekitar kita, karena kepedulian Anda terhadap pendidikan berarti telah menyelamatkan anak-anak, remaja-remaja, generasi-generasi masa depan, bahkan orang tua skalipun, dari keterpojokan atas kebutaan terhadap ilmu-ilmu dan pengetahuan.

Maka pantaslah Anda dikatakan sebagai  orang besar karena telah peduli dan mau memperhatikan betapa pentingnya pendidikan bagi generasi-generasi di masa yang akan datang. Tentunya kelak bermafaat bagi tanah air tercinta Indonesia.

Di era teknologi yang begitu pesat ini kita dituntut untuk segera menyesuaikan diri agar tidak ketinggalan atau tertinggal oleh kemajuan teknologi ini, terutama media.

Media adalah sarana yang paling cepat dalam perkembangnya. Maka jelas hal ini lah yang sangat menguntungkan orang-orang yang akan melakukan suatu hal yang positif maupun negaif. Maka kita harus segera melangkah cepat kedepan merasuk kedalam dunia media tersebut dan menyebarkan berbagi hal yang menyangkut sesuatu yang positif.

Nah di dunia media ini kita bergerak, bahkan kita bisa lebih leluasa mengjarkan orang banyak untuk melakukan suatu yang positif.

Sebagimana yang telah dikatakan KH Imam Zarkasyi, salah satu pendiri Pondok Moderen Darussalam Gontor; “Kalaupun sudah tidak ada murid yang mau saya ajari maka saya siap untuk mengajari dunia dengan tulisan saya.”

Maka jangan ragu untuk berbuat kebaikan karena pada saat itu tampak kebesaran jiwa anda, dan tentunya bernilai dunia dan akhirat.*

Penulis alumni KMI PP Modern Darussalam-Gontor

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:GontorKMIPondok Pesantren Darussalam Gontor
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mendaki Gunung Lewati Lembah Demi Teguhkan Hidayah Warga Bukit Tinggi
Tulisan selanjutnya karantina umrah Bom Jauh dari Masjid, Dizooming Seakan Terjadi di Samping Masjid Nabawi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Ekonomi SyariahMimbarTsaqafah

Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel

2 Desember 2022 08:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?