Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Mengenang Keberhasilan Dua Tahun Perang Ashful Ma’kul

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Juli 2016 11:09 11:09 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Juli 2016 12:45
Bagikan
Tentara israel lari terbirit-birit pasca pengumuman gencatan senjata
Bagikan

Hidayatullah.com–Memperingati dua tahun patriotisme rakyat Gaza dalam menghadapi serangan besar-besaran oleh Zionis pada musim panas tahun 2014 silam. Banyak capaian gemilang dalam pertempuran sengit yang dikenang dengan nama Ashful Ma’kul itu. Setiap harinya selama 51 hari masa perang itu, jamak didapati keteguhan, kesabaran, keperkasaan dan harapan.

Semenjak hari pertama Zionis-Israel menabuhkan genderang pertempuran, mereka dinilai tak ubahnya Ashful Ma’kul. Artinya, dedaunan yang berlubang-lubang karena digerogoti ulat.

Pertahanan tentara Zionis sering dianggap kewalahan, karena sering mengalami serangan yang tidak disangka-sangka; dimana para pejuang bermunculan dari dalam tanah, melakukan serangan langsung dari jarak 0 KM, menyergap angkatan laut Zionis dari kedalaman air laut, sampai mengirimkan hadiah rudal yang untuk pertama kali dalam sejarah perlawanan dapat menghantam Tel Aviv. Jantung Israel. Demikian ulasan baru yang dilansir laman resmi hamas.ps, belum lama ini.

Dalam banyak kajian, pemimpin tentara Zionis mengakui semua itu, dimana  Ashful Ma’kul adalah kerugian besar bagi mereka; baik dari segi kemiliteran, politik, ekonomi sampai sikologi serdadau maupun pemukim ilegal Yahudi semuanya. Salah satu komandan tertinggi Mosad bahkan sempat mengatakan, “Benyamin Netanyahu merugi begitu tragis di Gaza.”

Khalid Misy’al: Perang ‘Ashful Ma’kul bukti tentara Israel tidak Hebat

Namun, segala pencapaian tersebut dibeli oleh para pejuang dengan harga yang tidak sedikit. 2.200 warga Gaza mati syahid. Diantara mereka 60 kepala keluarga tewas bersama dalam sekali serangan. Termasuk Istri dan anak dari Panglima Tertinggi Al-Qassam ‘Abu Khalid Muhammad Al-Dhaif’ dalam sebuah serangan udara di Barat Gaza.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Sebanyak 11.150 orang menjadi korban luka-luka dengan beragam jenisnya. 50.000 bangunan yang merupakan fasilitas publik porak poranda. Seperti masjid, sekolah, universitas, rumah sakit, gedung pemerintahan, pabrik roti, ladang pertanian, pembangkit listrik, sampai saluran-saluran air tidak luput dari serangan membabi buta tentara Zionis.

Dari pihak Zionis-Israel, laporan resmi mereka menyebutkan; 64 askar tewas.Diantaranya kesatuan khusus Zionis. Serdadu yang terluka sebanyak 651, warga sipil 357.

Klaim dari pihak Brigadir Al-Qassam, mereka berhasil membunuh 161 serdadu Zionis diantara mereka adalah para jendral.

Berikut capaian dalam 51 hari pertempuran tersebut, sebagaimana dilansir laman resmi hamas.ps.

8 Juli 2014

Titik Komando Militer Israel Karim Abu Salim diteterobos di pagi buta, oleh sejumlah Mujahidin Brigadir Al-Qassam yang mengendap-ngendap kemudian muncul secara tiba-tiba dari dalam tanah! Akibat serangan itu, banyak tentara Zionis tewas. Lainnya menderita luka-luka.

Kesatuan baru Brigadir Al-Qassam, yaitu kesatuan amfibi yang diberi nama Dhafadi’ Basyariyah berhasil melakukan serangan kuat terhadap titik militer lainnya. Dalam serangan tersebut, muhahidin yang hanya bermodalkan beberapa pucuk senjata, sanggup menghancurkan Tank Merkava sebelum kemudia semuanya pergi menjemput kesyahidan.

9 Juli 2014

Serangan mujahidin menjangkau Madinatul Khadirah, bumi Palestina yang kini dikuasai oleh Zionis yang letaknya 100 KM dari Gaza. Dalam pertempuran ini juga, untuk pertama kalinya Al-Qassam mengenalkan rudal J80 nya dan menjadikan Kota Tel Aviv sebagai target hancur pertamanya. Serangan telak terhadap jantung musuh. Sebuah pencapaian besar dalam sejarah perlawanan. Sedang rudal M75 berhasil menghantam Bandara Militer Israel Nevatim yang berjarak 70 KM dari Gaza.

11 Juli 2014

Pertama kalinya. Brigadir Al-Qassam menghantam bandara Bin Ghariyun di Tel Aviv dengan empat rudal. Dan sebelumnya berhasil meretas Chanel TV 2 Israel, demi memberi ultimatum dan menebar ketakutan di hati musuh.

14 Juli 2014

Brigadir Al-Qassam memperkenalkan senjata perang terbarunya, berupa pesawat tanpa awak/ Dron. Diberi nama Ababbil. Dron Ababil mempunyai dua fungsi, mengintai dan menyerang. Satu diantaranya berhasil melintasi gedung Mentri Pertahanan Israel di Tel Aviv. Lainnya berhasil menghancurkan Tank musuh di perbatasan Gaza.

17 Juli 2014

Di awal pertempuran, Zionis mengumumkan pihaknya akan melancarkan serangan menyeluruh demi melumpuhkan seluruh terowongan para pejuang. Menanggapi hal itu, Brigadir Al-Qassam mengatakan bahwa Penjajah akan membayar mahal atas tindakannya.

Benar saja, Pasukan Nukhbah, yang merupakan bagian dari tubuh Brigadir Al-Qassam berhasil mengendap-ngendap di dalam tanah, lantas muncul dan melakukan serangan balik dari titik yang merupakan target penghancuran. Lantas kembali dengan selamat. Pihak Zionis terpaksa mengakui bahwa operasi itu merupakan salah satu operasi terowongan terbesar dalam sejarah pendudukan Zionis di kawasan itu.‎

Tentara elite Israel dari Brigade Golani menangis
Tentara elite Israel dari Brigade Golani menangis

20 Juli 2014

Di daerah Syujaiyah, Gaza meletus pertempuran sengit antara pasukan darat Zionis dan Mujahidin Al-Qassam. Pertempuran darat, face to face itu berlangsung begitu sengit, 30 serdadu Zionis berhasil ditumpas. Di waktu yang sama, di titik berbeda tepatnya si Hay Thuffah beberapa serdadu lain berhasil ditawan oleh Kesatuan Wihdatu Zhil. Satu diantaranya bernama Shaul Aron.

Hamas akan Tukar Mata-mata Zionis dengan Prajurit Israel yang Disandera

22 Juli 2014

Seluruh jadwal penerbangan di Bandara Sipil Israel dari dan menuju Prancis, Benlanda, Italia, Swis, dan Eropa dibatalkan karena rudal-rudal mujahidin menghantam kawasan bandara. Akibatnya, Zionis menanggung kerugian yang tidak sedikit.

Bandara Ben Gurion Lumpuh Total dihujani Roket Pejuang al-Qassam

25 Juli 2014

Peawat tempur Zionis F15, berhasil di temmbak jatuh ketika melakukan penyerangan di udara Gaza.*/MR Utama

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dedaunan Dimakan UlatgazaisraelpalestinaPerang Ashful Ma'kulZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Donald Trump Dinilai akan Jadi Tokoh Berbahaya jika Terpilih
Tulisan selanjutnya Cari Monster Pokemon, Dua Pria Bercelana Pendek Menyelonong ke Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?