Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Menjadi Manusia Pilihan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Agustus 2016 08:03 8:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Agustus 2016 08:03
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

APA hakikat tujuan kehidupan manusia? Mungkin pertanyaan ini terbilang klasik tapi sejatinya ialah kemudi yang menyetir langkah manusia selanjutnya.

Faktanya, tak sedikit manusia yang lalai atau terperosok dalam fananya kehidupan dunia. Apalagi dengan berbagai potensi dan nikmat yang meruah yang Allah berikan kepada hamba-hamba-Nya.

Di sisi lain, sejak awal Allah menggariskan misi utama tersebut. Yaitu “dzikra ad-dar” atau menjadikan Akhirat sebagai tujuan dan dunia   menjadi perantara yang menghubungkannya.

Bahwa pekerjaan utama orang beriman adalah berdakwah di jalan Allah. Menyeru kepada segenap manusia untuk mengingat kehidupan Akhirat (akhirat oriented).

Bagi seorang Muslim, inilah ketetapan Allah dalam melakoni kehidupan sementara di dunia.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Sebuah aturan main sekaligus garis pemisah antara kemuliaan dan kehinaan seorang hamba kelak.

Ketika orang itu meniatkan hidupnya di dunia untuk kehidupan abadi di hari Akhirat. Niscaya seluruh perilakunya senantiasa terkontrol dengan rambu-rambu syariat.

Bahkan ketika ia menguasai segenap kekuasaan dan kekuatan serta ilmu pengetahuan sebagai pilar utama dalam meraih sukses hidup. Iapun tak mudah goyah dari setiap bujuk rayu kesenangan dunia.

Olehnya Allah tak segan menyanjung manusia demikian sebagai manusia-manusia terbaik pilihan Allah. Hal itu dikarenakan seluruh amal perbuatannya bernilai ibadah di sisi Allah.

Allah berfirman:

وَٱذۡكُرۡ عِبَـٰدَنَآ إِبۡرَٲهِيمَ وَإِسۡحَـٰقَ وَيَعۡقُوبَ أُوْلِى ٱلۡأَيۡدِى وَٱلۡأَبۡصَـٰرِ (٤٥) إِنَّآ أَخۡلَصۡنَـٰهُم بِخَالِصَةٍ۬ ذِڪۡرَى ٱلدَّارِ (٤٦) وَإِنَّہُمۡ عِندَنَا لَمِنَ ٱلۡمُصۡطَفَيۡنَ ٱلۡأَخۡيَارِ (٤٧)

“Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Ya’qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi. Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri Akhirat. Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang paling baik.” (QS. Shad [38]: 45-47).

Menurut mufassir  Abdurrahman as-Sa’di, para Nabi yang digelari “al-mushtafaina al-akhyar” (orang-orang pilihan di sisi Allah) disebabkan . mereka banyak mengingat mati dan Hari Akhirat.

Dengannya, hati mereka tenang menghadapi godaan dunia. Jiwa mereka khusyuk menghamba hanya kepada Allah.

Di waktu yang sama, orang-orang pilihan Allah itu kian bergairah menunaikan aktifitas sosial.

Mereka sadar, ilmu itu bisa mengalirkan pahala ketika diamalkan dan diajarkan kepada orang lain.

Mereka yakin, kekuasaan tersebut baru bermanfaat jika dimaksimalkan untuk mengayomi seluruh lapisan masyarakat.

Dua Potensi Manusia

Dalam ayat di atas, secara tersurat Allah menyebut sebagian rahasia kemuliaan Nabi Ibrahim dan keturunannya, yaitu ulil aidiy dan ulil abshar.

Dalam tafsirnya, Ibnu Katsir merangkum pendapat terkait dua potensi tersebut.

Abdullah bin Abbas Radhiyallahu anhuma (Ra) berkata, dua kekuatan itu adalah kekuasaan sebagai seorang umara (pemimpin) dan keluasan ilmu sebagai seorang ulama.

Imam Mujahid menerangkan, uli al-aidiy adalah kekuatan untuk taat beribadah kepada Allah dan uli al-abshar berarti pandangan mendalam tentang al-haq (kebenaran).

Sedang Qatadah dan as-Siddiy menuturkan, ulil aidiy dan ulil abshar bermakna mengerahkan segenap kekuatan fisik dalam rangka beribadah dan kemapanan ilmu agama.

Jadikan Sebab dan Bukan Tujuan

Menurut al-Alusi, pengarang Tafsir Ruh al-Ma’ani, meski Allah memerintahkan secara langsung untuk meraih dan mengumpulkan dua kekuatan tersebut.

Namun tujuan kehidupan seorang Muslim bukan untuk meraih itu semata. Sebab ia hanyalah sebab dan sarana saja. Bukan sebagai tujuan akhir kehidupan manusia.

Dzikru as-sabab yuradu bi hi al-musabbab (Menyebutkan suatu sebab namun yang diinginkan adalah akibat). Demikian sebuah kaidah ilmu  mengajarkan.

Sesungguhnya dua potensi yang diperintahkan Allah tersebut hanyalah sebagian dari materi yang ada dalam kehidupan dunia.

Untuk itu Allah mengingatkan agar tidak membatasi dan merasa cukup setelah meraih kekuasaan atau kekuatan serta ilmu pengetahuan.

Sebab hakikatnya, dua hal itu hanya sebagai perangkat dan wasilah saja. Bukan sebagai target akhir kehidupan manusia di dunia.

Kelak potensi atau materi tersebut hanya bisa bernilai jika benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan dakwah dan perjuangan menegakkan agama.

Sebaliknya, jika tidak dimanfaatkan dengan benar, justru ia bisa berubah menjadi bumerang. Menjadi sumber fitnah dalam kehidupan dunia yang mempersulit pemiliknya (hujjatun alaihi) di Yaum al-Hisab nantinya.*/Masykur Abu Jaulah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:duniailmu pengetahuankehidupan akhiratmanusia pilihan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jumlah Tenaga Pengawas Obat dan Makanan BPOM Harus Ditambah
Tulisan selanjutnya Catut Label Halal, LPPOM MUI Minta Snack Bikini Ditarik dari Peredaran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?