Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Filipina Ancam Berlakukan Darurat Militer Jika Kehakiman Menghambat Perang Lawan Narkoba

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Agustus 2016 05:37 5:37 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Agustus 2016 05:37
Bagikan
Rodrigo Duterte
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengancam akan menyatakan negara dalam keadaan darurat militer, jika lembaga yudisial di negara itu menghambat peperangannya melawan narkoba, yang sejak dia menjabat telah menewaskan 500 orang lebih.

“Jika ini berlanjut dan jika kalian berusaha menghentikan saya, tidak apa-apa. Apakah kalian lebih suka jika saya menyatakan darurat militer?” kata Duterte dalam pidatonya hari Selasa (9/8/2016) dengan wajah marah dihadapan pasukan militer di Mindanao, wilayah selatan Filipina, seperti dilansir Aljazeera.

“Rakyat Filipina banyak yang mati. Saya berduka sebab begitu banyak perempuan diperkosa, orang laki-laki dibunuh, anak-anak diperkosa,” akibat kecanduan narkoba, kata Duterte.

“Tolong jangan membuat konfrontasi, perang konstitusi, sebab kita semua akan merugi,” imbuhnya.

Pernyataan Duterte itu merupakan tanggapan atas sebuah surat yang dikirim hari Senin oleh Hakim Kepala Lourdes Sereno, yang mempertanyakan keputusan Duterte merilis nama-nama hakim yang dituduhnya terlibat perdagangan narkotika dan obat terlarang ilegal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kepala Mahkamah Agung Filipina itu mengatakan hanya lembaganya yang berwenang mengawasi para hakim.

Dalam suratnya Sereno mengatakan bahwa lembaga kehakiman memiliki pendapat dan sikap yang sama bahwa narkoba telah menghancurkan kehidupan dan keluarga rakyat Filipina. Namun, proses hukum harus dilakukan terlebih dahulu sebelum nama-nama para hakim yang dituduh terlibat pengedaran narkoba itu diumumkan, kata Sereno.

Ketua MA Filipina itu mengatakan bahwa para hakim juga menjadi target gembong narkoba, dengan 26 dilaporkan tewas sejak 1999.

Richard Javad Heydarian, kolumnis Aljazeera dan profesor di Universitas De La Salle Manila, mengatakan bahwa kemarahan Duterte itu konsisten dengan koar-koarnya selama masa kampanye pemilu presiden.

“Tidak ada yang mengejutkan,” kata Heydarian. Namun, menurut akademisi itu, sekarang orang mulai bertanya-tanya apakah Duterte menghormati prinsip pemisahan kekuasaan seperti yang tertuang dalam konstitusi.

Filipina pernah mengalami sejarah buruk ketika pada tahun 1972 Ferdinand Marcos menyatakan negara dalam keadaan darurat militer, yang kemudian membuka pintu kediktatoran hingga dia dilengserkan dari kursi presiden oleh revolusi rakyat pada 1986.

Menurut Fe Zamora, pakar bidang militer Filipina dan editor senior di Philippine Daily Inquirer, Duterte menghadapi hambatan lebih besar dibanding Marcos dahulu jika dia mau menyatakan darurat militer.

“Masanya sudah berubah. Kekuasaan untuk menyatakan darurat militer tidak lagi absolut menurut konsitutusi 1987,” ujarnya.

Kebijakan itu harus mendapatkan persetujuan Kongres dalam waktu 48 jam, kemudian masih bisa ditinjau ulang oleh MA.

“Marcos sudah berkuasa tujuh tahun ketika dia menyatakan darurat militer. Dia ketika itu sudah menguasai militer. Semua jenderal loyal kepadanya. Akan tetapi Duterte baru berkuasa 40 hari saja. Apa dia sudah benar-benar bisa memegang (menguasai) militer?” imbuhnya.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiba di Madinah, Calhaj Indonesia Diingatkan Soal Cuaca Panas
Tulisan selanjutnya Kurun 2 Tahun Terakhir Sekitar 45.000 Militan ISIS Tewas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?