Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

10 Karakter Kader Dakwah  Pilihan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Februari 2023 17:40 5:40 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Februari 2023 17:36
Bagikan
Bagikan

Ciri seorang kader dakwah pilihan adalah kuat ruhaninya dan fikirnya,  intelektualitas jalan, badanya sehat, sebagaimana Nabi Ibrahim mengalahkan argumen Raja Namrud

Hidayatullah.com | ADA ungkapan yang mengatakan “Yang tak memilik takkan bisa memberi”.  Bagi seorang kader dakwah ungkapan itu menggambarkan perlunya bentuk karakter yang memungkinkan menjadi salah satu motor penggerak dakawah atau kader dakwah pilihan.

Ini pula yang akan membedakannya dengan orang kebanyakan. Agar ia selalu bisa ‘memberi’  di tengah kekacauan umat. Inilah 10 karakter kader dakwah pilihan.

Pertama, salimul aqidah (akidahnya bersih)

Akidah adalah asas dari amal. Amal-amal yang baik dan dinidhai Allah lahir dari akidah yang bersih. Dari sini akan lahir pribadi- pribadi yang memiliki jiwa merdeka, keberanian yang tinggi dan ketenangan.

Baca Juga

Hubungan Agama dan Sains
Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
Amerika dan Perang Salib Baru?
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran

Sebab, tak ada ikatan dunia yang mampu memebelenggunya, kecuali ikatan kepada Allah swt. Seorang kader dakwah yang baik dan kader dakwah pilihan, ia akan selalu menjaga kemumian akidahnya dengan memperhatikan amalan-amalan yang bisa mencederai keimanan dan mendatangkan kemusyrikan.

Sebaliknya, selalau berusaha melakukan amalan-amalan yang senatiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada

Allah swt.

Dua, shahihul ibadah (ibadahnya benar)

Ibadah, wajib dan sunnah, merupakan sarana komunikasi seorang hamba dengan Allah swt. Kedekatan seorang hamba ditentukan oleh intensitas ibadahnya. Inilah sifat kader dakwah pilihan.

Ibadah menjadi salah satu pintu masuk kemenangan dakwah. Sebab, ibadah yang dilakukan dengan ihsan akan mendatangkan kecintaan Allah swt. Dan kecintaan Allah akan mendatangkan pertolongan.

Tiga, matinul khuluq (akhlaknya tegar)

Seorang kader dakwah pilihan harus beriltizam dengan akhlak Islam. Sekaligus memberikan gambaran yang benar dan menjadi qudwah (teladan) dalam berperilaku.

Kesalahan khulugiyah pada seorang kader dakwah akan berdampak terhadap keberhasilan dakwah.

Empat, qadirul’alal kasb (kemampuan berpeng hasilan)

Kita mengenal prinsip dakwah yang berbunyi shunduquna juyubuna (sumber keuangan kita dari kantong kita sendiri). Yang berarti setiap kader harus menyadari bahwa dakwah membutuhkan pengorbanan harta.

Oleh karena itu setiap kader dakwah pilihan harus sernantiasa bekerja dan berpeng hasilan dengan cara yang halal. Tidak menjadikan dakwah sebagai sumber kehidupan.

Lima, mutsaqaful fikr (pikirannya intelek)

Intelektualitas seorang kader dakwah menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dakwah.  Sejarah para nabi juga memperlihatkan hal ini.

Kita melihat bagaimana ketinggian intelektualitas nahi lbrahim, dengan bimbingan wahyu, mampu mematahkan argunmentasi Raja Namrud.  Begitu pula kecerdasan Rasul dalam mengemban amanah dakwahnya, sehingga eliau digelari fathonah (orang  yang cerdas).

Enam, qawiyul jism (fisiknya kuat)

Beban dakwah yang diemban para kader dakwah sangat berat. Kekuatan ruhiyah dan fikriyah saja tidak cukup untuk mengemban amanah itu.

Ia harus ditopang oleh kekuatan fisik yang prima. Sejumlah keterangan al-Qur’an dan hadits menjelaskan betapa pentingnya aspek in.

Tujuh,  mujahidu linafsihi (bersungguh-sungguh)

Bersungguh-sungguh adalah salah satu ciri orang mukmin. Tak ada keberhasilan yang diperoleh tanpa kesungguhan.

Kesadaran bahwa kehidupan manusia di dunia ini sangat singkat dan kehidupan abadi adalah kehidupan akhirat, akan melahirkan kesungguhan dalam menjalani kehidupan.

Delapan, munazham fi syu’unihi (teratur dalam semua urusannya)

Seorang kader dakwah pilihan akan menghadani berbagai persoalan umat yang rumit dan kompleks. Oleh karenanya seorang kader dakwah pilihan harus mampu membangun keteraturan dalam kehidupan pribadi dan keluarganya.

Sembilan,  haritsun ‘ala waqtihi (efisien menjaga waktu)

Untuk menggambarkan betapa pentingnya waktu, ada pepatah mengatakan alwaqtu kas syaif (Waktu itu ibarat pedang).  Bila tak mampu dimanfaatkan maka pedang waktu akan menebas leher kita sendiri.

Seorang kader dakwah pilihan harus mempu seefektif mungkin memanfaatkan waktu yang terus bergerak.  Bagi kader dakwah tak boleh ada yang terbuang percuma.

Sepuluh, nafi’un lighairihi (berguna bagi orang lain)

Baginda Rasul ﷺ menggambarkan kehidupan seorang mukmin itu orang lain mukmin itu seperti lebah yang akan memberi manfaat  pada lingkungan sekitarnya. Kader dakwah akan memberi manfaat karena setiap ucapan dan tindakan akan menjadi teladan bagi sekitarnya.*/saksi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dakwahHeadlinekader dakwahkader pilihanPilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah 4 Sumber Utama Hukum Islam, Aturan PBB Tidak Termasuk
Tulisan selanjutnya Pemerintah Indonesia Kirimkan Bantuan Kemanusiaan ke Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

26 Juni 2026 11:30
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Opini

Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

25 Juni 2026 17:06
Artikel

Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial

16 Juni 2026 16:34
Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

3 Juni 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?