Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Komunikasi Transendental

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Maret 2023 10:42 10:42 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Maret 2023 10:40
Bagikan
Bagikan

Dulu, KH Abdullah Said, pendiri Hidayatullah, selalu berwudhu dan melanjutkan shalat sunnah sebelum menulis di rubrik Kajian Utama Majalah Suara Hidayatullah

Oleh: Mahladi Murni

Hidayatullah.com | SUATU ketika, saya membuat janji dengan seorang ustadz yang bertugas di Bali untuk wawancara tentang kiprah dakwahnya yang menurut saya luar biasa. Ia memenuhi undangan saya untuk bertemu di Denpasar.

Ia sendiri saat itu sedang dalam perjalanan dari kampung halamannya di Tanah Jawa menuju tempat tugasnya di daerah terpencil di sebelah timur Propinsi Bali. Ustadz yang telah menginjak usia lebih dari 50 tahun ini sangat bersahaja. Perjalanan dari kampung halamannya ke wilayah dakwahnya tidak ditempuh dengan menumpang mobil, melainkan dengan sepeda motor butut yang ia peroleh dari pemberian orang-orang yang ikhlas. Dengan motor itu pula ia biasanya mendatangi masyarakat binaannya yang tinggal di lereng Gunung Batur, Bali.

Malam itu, sesuai janji, kami bertemu. Setelah memarkirkan motornya, ia pun mendatangi kamar tempat saya menginap.

Baca Juga

Hubungan Agama dan Sains
Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
Amerika dan Perang Salib Baru?
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran

Setelah saling bertegur sapa, ia meminta izin sebentar untuk keluar. Rupanya, ia mendatangi masjid yang terletak di sebelah tempat saya menginap. Di masjid itu, ia shalat dua rakaat.

Awalnya, saya menduga ia sedang menunaikan shalat wajib. Namun, setelah saya tanyakan, ternyata bukan!

“Itu shalat sunnah,” katanya malu-malu.

Ia sengaja melakukan shalat sunnah dua rakaat, lalu berdoa meminta kepada Allah Ta’ala agar menjaganya dari perkataan yang salah saat nanti menjawab pertanyaan-pertanyaan saya.

Saya tercenung mendengar pengakuannya. Inilah yang dinamakan komunikasi transendental. Ia berkomunikasi terlebih dahulu kepada Allah Ta’ala, Rabb Yang Maha Mengatur hati dan perbuatan manusia, sebelum berkomunikasi kepada saya.

Ia meyakini bahwa sukses atau tidaknya komunikasi dia dengan saya sangat tergantung kepada komunikasinya kepada Rabb-nya.

Cara berkomunikasi seperti ini bukan sekadar ia lakukan ketika berbincang-bincang dengan saya. Setiap kali ia mau berceramah, atau bertemu dengan orang-orang yang tak biasa ia jumpai, ia selalu shalat dua rakaat terlebih dahulu. Ia memohon kepada Allah Ta’ala agar dituntun dalam berkomunikasi, dijauhkan dari perkataan yang tidak tepat, atau meminta agar Allah Ta’ala melunakkan hati komunikannya sehingga mau menerima kebenaran yang ia sampaikan.

Saya juga pernah mendengar cerita bahwa dulu, ketika Allahuyarham KH Abdullah Said, pendiri Hidayatullah, akan menulis naskah untuk dimuat di rubrik Kajian Utama Majalah Suara Hidayatullah, beliau selalu berwudhu terlebih dahulu. Bahkan beliau juga shalat sunnah dua rakaat, baru beliau menulis. Sering pula beliau menulis setelah menunaikan shalat malam.  Itulah bentuk komunikasi transendental beliau kepada Sang Pencipta, sebelum beliau berkomunikasi secara horizontal kepada para pembaca Majalah Suara Hidayatullah.

Tak heran bila tulisan-tulisan beliau seperti hidup, begitu kuat menghujam di hati pembaca-pembacanya. Beliau meyakini bahwa suksesnya sesorang berkomunikasi secara horizontal amat tergantung kepada komunikasi seseorang secara vertikal kepada Sang Penciptanya.

Cara-cara seperti ini, dalam teori komunikasi Barat, mungkin tak didapati. Para pemikir Barat cenderung memisahkan antara komunikasi horizontal dengan komunikasi vertikal atau transendental. Mereka menganggap keduanya tak saling berhubungan.

Perhatikanlah trik sukses berkomunikasi menurut mereka. Adakah mereka memasukkan poin komunikasi transendental yang terjaga di dalamnya? Tidak! Kebanyakan trik yang mereka kemukakan berhubungan dengan skill. Misal, kemampuan mengolah kata, raut wajah, gerak tubuh, intonasi suara, dan penguasaan bahan.

Semua skil itu memang penting. Namun, tanpa komunikasi yang terjaga dengan Sang Pencipta, maka komunikasi dengan sesama manusia akan terasa mati: hanya kepura-puraan, jauh dari sikap ikhlas, serta tak sesuai antara ucapan dan tindakan. Komunikasi seperti ini biasanya tidak akan bertahan lama. Begitu pun sebaliknya.

Karena itu tak heran bila kita sering mendapati seseorang yang sederhana dalam berucap namun mempesona dalam berkata-kata. Sampai-sampai kita terheran-heran mengapa kita senang sekali mendengarkan ia bicara padahal tak ada yang istimewa dengan cara ia berkomunikasi.

Orang-orang yang seperti itu biasanya mampu menjaga komunikasinya dengan Allah Ta’ala sebelum berkomunikasi dengan sesama manusia. Itulah yang menyebabkan tutur katanya terasa hidup dan kita betah berlama-lama mendengarkannya. Wallahu a’lam. *

Penulis redaktus senior Majalah Hidayatullah dan aktif di MUI Pusat

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:doakomunikasikomunikasi transendentalsholat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokoh Muda Muhammadiyah Fahmi Salim Luncurkan Dua Buku Penyucian Jiwa untuk Bangsa
Tulisan selanjutnya Surati Menpora, Gubernur Bali Tolak Timnas U-20 ‘Israel’ Main di Pulau Dewata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

26 Juni 2026 11:30
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Opini

Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

25 Juni 2026 17:06
Artikel

Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial

16 Juni 2026 16:34
Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

3 Juni 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?