Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Amanah, Harta, dan Nasabah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 September 2023 10:28 10:28 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 September 2023 10:35
Bagikan
Masyarakat Aceh sedang antri di ATM BSI (readers)
Bagikan

Tanda orang munafik ada tiga. Jika berbicara dia berdusta, jika berjanji dia tidak menepati, jika diberi amanah (kepercayaan) dia berkhianat, semoga banyak pejabat kita menjaga amanah rakyat dan nasabah

Hidayatullah.com | DI ANTARA tanda orang munafik ada tiga. Jika berbicara dia berdusta, jika berjanji dia tidak menepati, jika diberi amanah (kepercayaan) dia berkhianat. Begitulah sabda Rasulullah Muhammad ﷺ yang telah diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.

Rasullulah ﷺ telah menyandingkan urusan amanah dengan kemunafikan. Ini menunjukkan bahwa amanah adalah perkara yang tidak bisa diremehkan.

Amanah yang dimaksud disini adalah perkara umum, mencakup hal apapun. Baik amanah kekuasaan maupun harta. Dalam amanah kekuasaan misalnya, Allah melarang pengkhianatan penguasa kepada rakyat yang dikuasai, mulai dari tingkatan RT, RW, kota, bahkan negara.

Di antara bentuk pengkhianatan misalnya, korupsi yang dilakukan oleh banyak wali kota/bupati. Atau menggunakan anggaran daerah untuk pesta ulang tahunnya atau kepentingan pribadi lainnya. Contoh lain misalnya peselingkuhan antara penguasa dengan oligarki yang menghasilkan kebijakan atau Undang-Undang yang pro oligarki meski merugikan rakyat banyak.

Baca Juga

Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton
Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Transformasi Ekonomi Pesisir Berbasis Syariah: Dari Diversifikasi Olahan Bandeng hingga Hilirisasi Produk melalui Marketplace
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi

Dalam amanah harta pun juga demikian. Setiap muslim, baik penguasa atau bukan, perorangan atau lembaga, memiliki kewajiban menjaga harta yang telah dipercayakan kepadanya. Yang dimasud dengan harta disini bukan sekedar uang, emas, perak atau yang semisalnya.

Di dunia digital seperti sekarang, data pribadi juga merupakan harta yang sangat berharga. Dalam rangka memenuhi amanah harta ini, orang atau lembaga yang telah diberi kepercayaan memiliki kewajiban untuk mengerahkan segala upaya agar harta yang dititipkan kepadanya senantiasa aman.

Karena upaya pengamanan tersebut adalah wilayah yang dia kuasai, dimana penerima amanah bisa memilih untuk memberi pengamanan yang serius atau memilih asal-asalan, maka upayanya ini kelak akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah.

Data Nasabah

Beberapa hari ini masyarakat dibuat resah dengan peristiwa sebuah bank syariah plat merah yang menjadi korban kejahatan siber. Kejahatan ini bukan terjadi tanpa alasan.

Beberapa pengamat di bidang kejahatan siber menilai, bobolnya data pelanggan terjadi karena pihak bank tidak memiliki sistem keamanan yang mumpuni. Terlalu banyak celah sehingga malware bisa dengan mudah masuk ke sistem kemanan bank.

Alhasil, data pelanggan bocor karena berhasil dicuri dan dijual ke dark web. Padahal, data pelanggan telah dimanahkan secara khusus kepada pihak bank untuk digunakan seperlunya untuk kepentingan aktivitas perbankan di lembaga tersebut.

Lalainya pihak bank dalam menjaga amanah ini, tentu akan mendatangkan dosa besar bagi pelakunya sekaligus membawa bahaya besar bagi para nasabah. Padahal mendatangkan bahaya (dharar) adalah keharaman yang harusnya dijauhi oleh setiap muslim.

Dari Abu Sa’id Sa’d bin Malik bin Sinan al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda yang artinya, “Tidak boleh ada bahaya dan tidak boleh membahayakan orang lain.” Dalam riwayat al-Hakim dan al-Baihaqi ada tambahan, “Barangsiapa membahayakan orang lain, maka Allah akan membalas bahaya kepadanya dan barangsiapa menyusahkan atau menyulitkan orang lain, maka Allah akan menyulitkannya.”

Karenanya, menjaga amanah adalah perkara besar bagi setiap muslim yang telah diberi amanah, baik itu amanah harta, apalagi kekuasaan. Semuanya akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT.*

Ummu Naura,

Ibu Rumah Tangga, tinggal di Malang

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amanahberdustaHeadlineMunafiknasabah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Kota Jakarta Barat Resmi Membuka MTQ ke-30
Tulisan selanjutnya Tiga Provinsi Rawan Narkoba, Presiden Minta Pelaku Pidana Termasuk Aparat Dihukum Berat  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Berita
28 Agustus 2026 12:20
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul Fikr

SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!

6 Agustus 2026 12:51
Opini

Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?

5 Agustus 2026 19:00
Artikel

Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi

2 Agustus 2026 19:33
Artikel

Menghidupkan Kembali Budaya Membaca di Kalangan Umat Islam

1 Agustus 2026 11:24
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?