Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Berencana Serang Muslim 16 Ekstremis Prancis Didakwa Konspirasi Teror

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Juni 2025 21:34 9:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Juni 2025 21:34
Bagikan
Dalam file foto 8 Februari 2010 ini, penduduk Muslim berjalan melewati penghinaan rasial yang dilukis di dinding sebuah masjid di kota Saint-Etienne, Prancis tengah. Graffiti berbunyi "Muslims".
Bagikan

Hidayatullah.com– Persidangan 16 anggota kelompok ekstremis kanan-jauh yang dituduh berpartisipasi dalam konspirasi teror, dimulai di Prancis hari Selasa (10/6/2025). Para terdakwa, yang diduga berencana untuk melakukan serangan brutal terhadap Muslim, membantah adanya maksud teror.

Para terdakwa – 13 pria dan 3 wanita – dituduh mempersiapkan serangan-serangan brutal terhadap Muslim di Prancis antara 2017 dan 2018.

Mereka merupakan anggota kelompok Action des Forces Operationnelles (AFO, “action of operational forces”) – yang sudah dibubarkan pemerintah pada 2018.

Menurut Kantor Kejaksaan Anti-Terorisme Nasional (Pnat), AFO merupakan sebuah organisasi yang memiliki struktur dan hirarki yang bertujuan untuk melakukan “tindakan nyata berupa kekerasan di tempat-tempat simbolis seperti masjid” atau dengan menarget makanan halal.

Para terdakwa memiliki latar belakang beragam – bekas anggota kepolisian, dealer barang antik, guru, perawat dan bahkan diplomat. Beberapa bahkan memiliki latar belakang militer atau pernah mengutarakan ketertarikannya untuk menjadi tentara.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Pihak kejaksaan mengatakan mereka bersatu dalam satu tujuan yang sama, yaitu memerangi pengaruh Muslim di Prancis.

Para terdakwa menyebut dirinya sendiri sebagai patriot atau pejuang perlawanan, “membantah memiliki niat pribadi untuk melakukan tindakan kekerasan,” kata Pnat, seperti dilansir RFI.

Namun, pihak kejaksaan mengatakan bahwa hasil investigasi menunjukkan adanya rencana rahasia untuk menyerang anggota komunitas Muslim, yang didorong oleh ketakutan mereka akan kebenaran teori yang disebut “Great Replacement” – yang menyatakan bahwa orang-orang kulit putih Eropa secara sengaja sedang digantikan oleh para imigran non-kulit putih.

Rencana serangan yang mereka buat antara lain “Operation Halal”, yang bermaksud meracuni produk halal yang dijual di supermarket dengan sianida atau racun tikus, dengan tujuan merusak makanan yang biasa dikonsumsi Muslim. Para terdakwa juga memiliki rencana untuk melemparkan granat ke mobil-mobil orang Arab dan membunuh “200 imam radikal”.

Rencana lain adalah menyerang penyanyi rap Medine atau tokoh Muslim Tariq Ramadan, serta meledakkan tempat usaha pembuatan makanan kuskus dari jauh.

Saat melakukan penggerebekan, petugas berhasil menemukan senjata api, ribuan butir amunisi dan bahan-bahan untuk pembuatan bom.Awalnya tindakan-tindakan para terdakwa dianggap kriminal atau pidana serius, tetapi kemudian diubah dan tindakan mereka dianggap pelanggaran ringan menyusul adanya permintaan dari Pnat.

Pnat beralasan bahwa meskipun mereka bermaksud untuk melakukan banyak tindak kekerasan brutal, tetapi rencana-rencana itu belum dilakukan.

Semua 16 terdakwa hadir dalam persidangan di bawah pengawasan pengadilan dan tetap berstatus bebas dari tahanan selama proses persidangan yang dijadwalkan akan digelar sampai 27 Juni.

Beberapa waktu belakangan Prancis mengalami kenaikan insiden serangan anti-Muslim dan anti-Semit, terutama sejak Zionis Israel melancarkan serangan terhadap Gaza.

Pekan lalu, seorang pria Prancis didakwa melakukan penembakan hingga mati seorang tetangganya di sebuah desa di bagian selatan yang berasal dari Tunisia. Pembunuhan yang dilakukannya dianggap sebagai tindakan terorisme, yang didorong oleh kebenciannya terhadap latar belakang korban.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ekstremisKanan-jauhMuslimPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komisioner Kepolisian Jerman Keberatan Ada Polisi Jadi Anggota Partai Rasis AfD
Tulisan selanjutnya Pemberontak Sagaing Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur Junta Myanmar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?