Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Mengejutkan, Ternyata Hamas Makin Populer di Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 November 2023 17:15 5:15 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 November 2023 17:30
Bagikan
Para pemuda Palestina mengibarkan bendera Hamas dan Brigade Izzuddin Al-Qassam selama pembebasan tahanan
Bagikan

Secara keseluruhan 75% warga Palestina setuju dengan serangan 7 Oktober. Popularitas Hamas meningkat tajam di seluruh dunia, ini belum pernah terjadi

Oleh: Dr. Adian Husaini  

Hidayatullah.com | BELUM lama ini, seorang pengamat politik Timur Tengah, Pizaro Gozali, menulis artikel berjudul: “Hamas Kian Populer, 75% Warga Palestina Setuju Serangan 7 Oktober.” Artikel itu menjelaskan, bahwa survei yang digelar di Palestina pasca serangan Hamas ke Israel 7 Oktober 2023, menunjukkan popularitas Hamas kian meningkat di Palestina.

Survei itu digelar oleh lembaga penelitian Arab World for Research and Development pada 14 November 2023.  Hasilnya: sebanyak 75% responden di Palestina setuju dengan serangan Hamas dan 74,7% setuju bahwa mereka mendukung berdirinya negara tunggal Palestina.

Baca:  Survei: 75% Rakyat Palestina Lebih ‘Sayang” Hamas daripada Otoritas Palestina

Baca Juga

Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton
Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Transformasi Ekonomi Pesisir Berbasis Syariah: Dari Diversifikasi Olahan Bandeng hingga Hilirisasi Produk melalui Marketplace

Ketika warga Palestina dihadapkan dengan pertanyaan:  “Seberapa besar Anda mendukung operasi militer yang dilakukan perlawanan Palestina yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober?”

Jawabnya: Warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat 83,1%  mendukung serangan tersebut. Hanya 6,9% yang menjawab  “sangat” atau “agak” menentang, dan 8,4% tidak menyatakan pendapatnya.

Nablus 🇵🇸

Agresi #Israel yang dibantu negara Barat selama 50 hari melahirkan "generasi baru" perlawanan. Seperti anak-anak remaja di Nablus ini

@SpriterMonitor1 pic.twitter.com/bXl4ldbOdI

— Hidayatullah.com (@hidcom) November 25, 2023

Sementara itu, sebanyak 63,6% warga di Jalur Gaza menyatakan sangat mendukung serangan Hamas. Sedangkan, 14,4% menjawab tidak menentang atau mendukung serangan tersebut; dan sebanyak 20,9% warga Palestina yang tinggal di Gaza menentang serangan itu sampai tingkat tertentu.

Jadi, secara keseluruhan 75% warga Palestina setuju dengan serangan 7 Oktober tersebut.

Ketika ditanya, apa alasan utama dilancarkannya operasi perlawanan Palestina pada tanggal 7 Oktober itu?  Sebanyak 31,7% responden yang tinggal di Tepi Barat dan 24,9% responden yang tinggal di Gaza mengklaim alasan serangan itu adalah untuk “membebaskan Palestina.”

Sebanyak 23,3% responden yang tinggal di Tepi Barat dan 17,7% responden yang tinggal di Gaza menyatakan bahwa alasan serangan tersebut adalah “menghancurkan pengepungan di Jalur Gaza.” 

Sementara, 35% dari total responden mengatakan serangan itu adalah untuk “menghentikan pelanggaran HAM terhadap Masjidil Aqsa”.

Sementara itu, saat ditanya “Apakah Anda mendukung solusi pembentukan satu atau dua negara?” mayoritas (74,7%) responden menjawab bahwa mereka mendukung negara tunggal Palestina.

Fakta lainnya, hanya 18,6% yang setuju bahwa perang tersebut adalah perang antara Israel dan Hamas.  Mayoritas (63,6%) menyatakan, bahwa ini adalah perang antara “Israel dan Palestina secara umum”, dan sebanyak 9,4% lainnya menyatakan ini sebagai perang antara “dunia Barat dan dunia Arab.”

Sebagaimana yang terjadi pada Indonesia, dalam perjuangan melawan penjajahan,  ada banyak paham dan kelompok yang berbeda pandangan tentang cara melawan penjajah.

Faktanya, bentuk perlawanan militer yang dilakukan Hamas mendapat dukungan sebagian besar warga Palestina.

Hasil survei di internal Palestina ini sejalan dengan perkembangan opini dunia yang semakin banyak memberikan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Di Eropa dan Amerika pun terjadi demonstrasi sebagai dukungan terhadap Palestina yang diikuti jutaan orang.

Baca: Populernya Hamas, Meredupnya Otoritas Palestina dan Mahmoud Abbas

Ini belum pernah terjadi sebelumnya. Begitu juga di Indonesia.

Dukungan kepada perjuangan Palestina diberikan oleh semua unsur bangsa. Presiden, Menteri Luar Negeri, TNI, dan semua organisasi Islam, secara aktif memberikan dukungan dan bantuan kemanusiaan ke Palestina. Dunia seperti tak peduli dengan ancaman dan tuduhan-tuduhan bahwa Hamas adalah organisasi teroris.

Kini, beredar banyak video yang memberikan ucapan selamat kepada Palestina. Mereka tak melihat “Hamas” lagi, tetapi sudah memandang perjuangan melawan Israel sebagai perjuangan seluruh bangsa Palestina. Bahkan, ketinggian akhlak warga Gaza telah menarik banyak orang Barat untuk memeluk agama Islam. Ada yang terang-terangan menyatakan, Palestina telah menang dan telah mengubah opini bangsa Amerika.*

Penulis peneliti di Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS), pernah menulis tesis masternya berjudul”Pragmatisme Kebijakan Luar Negeri ‘Israel’

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASHeadlinepalestinaPilihan Redaksipopularitas HamasTepi Barat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perbankan ‘Israel’ Menghadapi Penurunan Jangka Panjang
Tulisan selanjutnya mitos rokok Dokter di New Zealand Geram Pemerintah Cabut Larangan Rokok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi

7 Agustus 2026 17:00
Ghazwul Fikr

SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!

6 Agustus 2026 12:51
Opini

Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?

5 Agustus 2026 19:00
Artikel

Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi

2 Agustus 2026 19:33
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?