Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Mendampingi Anak agar Suka Membaca

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Juli 2025 14:45 2:45 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Juli 2025 13:30
Bagikan
Mendampingi anak agar suka membaca
Bagikan

Hidayatullah.com – Apakah anak Anda lebih tertarik pada gadget daripada buku? Anda tidak sendiri. Namun kabar baiknya, minat baca anak bisa ditumbuhkan — bukan dengan paksaan, melainkan dengan pendampingan yang menyenangkan.

Daftar isi
  • Bermula dari dalam kandungan
  • Bayi pun suka diajak membaca
  • Membaca membuat kecanduan
  • Teladan itu nyata
  • Beri fasilitas
  • Tetap semangat dan istiqamah membaca
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Sebagai orang tua kita perlu menyadari bahwa itu menumbuhkan minat membaca pada anak tidak dapat dilakukan secara instan.

Bermula dari dalam kandungan

Betapa pengaruh ibu terhadap anaknya begitu besarnya. Bahkan hal itu dimulai sejak sang buah hati dalam kandungan. Jika sang Bunda suka membaca, nyaman ketika membaca, maka sang jabang bayi pun akan merasakan hal yang sama. Frekuensi yang dibangun sang Bunda sejak dalam kandungan terhadap Ananda itulah yang akan membuat rasa nyaman dari sang buah hati dengan aktivitas membaca.

Bayi pun suka diajak membaca

Bagi seorang introvert, atau pertama kali menjadi seorang ibu yang sebelumnya mungkin belum terbiasa momong anak-anak maka “mengudang” bayi atau mengajak bermain bayi adalah hal yang sangat sulit dilakukan. Karena sang bayi sebagai lawan bicara kita, mungkin tidak tahu kita bicara apa, bahkan kita juga tidak tahu dia bicara apa? Karena seorang bayi baru bisa berekpresi dengan tangisan, rengekan, senyuman dan tertawanya yang renyah.

Nah, aktivitas membacakan buku dengen keras (read aloud), akan membantu ibu dan juga sang anak. Ibu mempunyai bahan untuk bercerita, dan sang anak pun akan tumbuh rasa percaya diri yang tinggi karena ada seseorang yang senantiasa memperhatikan dan mengajaknya bicara. Aktivitas membaca dengan keras ini juga akan semakin menambah bonding dengan sang ibu atau anggota keluarga lain yang melakukannya, dan tak lupa membacakan buku akan semajin menambah perbendaharaan kosa kata yang terekam dalam memorinya. Walaupun mungkin menurut kita sang bayi belum bisa apa-apa.

Baca Juga

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Di Bawah Teduh Tauhid Rahamutiyah: Sebuah Obituari
Tragedi San Diego & Hipokrisi Barat
Tolak Penyembelihan Dam Haji di Indonesia, Begini Fatwa MUI
Mengelola Ikhtilaf: Menjaga Ukhuwah di Tengah Perbedaan

Membaca membuat kecanduan

Jika sang bayi sudah suka dengan aktivitas membaca, maka dia akan sangat suka dengan buku dan selalu ingin dibacakan buku. Maka bersiaplah para orang tua yang akan kewalahan menghadapi keinginan sang buah hati yang ingin terus dibacakan buku.

Terus menjaga minat membaca sang buah hati sangatlah penting, karena jika minat membacanya sudah tinggi, maka ketika dia menginjak usia balita, semangat belajar untuk membaca buku dengan sendirinya akan muncul tanpa kita paksa. Karena tentunya saat dia sudah bisa membaca buku secara mandiri, maka akan semakin banyak buku yang akan dia baca.

Teladan itu nyata

Berikan contoh dan teladan di rumah kita, bahwa kita dan anggota keluarga yang ada di rumah pun suka membaca. Maka anak akan melihat itu sebagai sebuah contoh, dan budaya yang ada di rumahnya. Dia akan meniru apa yang terlihat di depan matanya dengen baik, jika contoh itu diberikan dengan konsisten, terus menerus dan tentunya dalam suasana yang menyenangkan.

Beri fasilitas

Segala sesuatu memang membutuhkan perjuangan dan pengorbanan. Jika kita menginginkan sang buah hati mencintai buku dan suka membaca, maka kita pun perlu menganggarkan budget tersendiri untuk membeli buku. Kita bisa memulai dengan merencanakan perpustakaan keluarga yang kita desain secara bertahap, agar di mana mata memandang di rumah kita terdapat buku yang menarik dan membuat anak ingin selalu membaca.

Meminjam buku di perpustakaan secara rutin bisa juga dilakukan untuk terus menambah perbendaharaan buku yang dibaca. Sesekali boleh juga mengajak Ananda ke toko buku untuk berbelanja atau sekedar melihat-lihat koleksi buku yang ada. Sebagai alternatif bisa juga kita membeli buku bekas yang masih bagus dan layak baca sebagai koleksi perpustakaan rumah kita, karena tentunya harganya lebih terjangkau.

Tetap semangat dan istiqamah membaca

Di tengah gempuran media sosial yang mewabah di kalangan anak muda kita, semoga budaya membaca buku ini terus dapat kita pertahankan. Karena saat kita membaca semua aktivitas otak kita bekerja. Tentunya kita menjadi lebih pintar, fokus dan tidak cepat terkena kepikunan (alzheimer). Dan benarlah saat perintah pertama yang Allah turunkan kepada umat manusia adalah “membaca”, karena banyak sekali manfaat dan hikmah yang akan kita dapatkan saat kita melakukan aktivitas membaca ini. Wallahu ‘alam bishowab.*

Ayun Afifah, Guru SDIT Hidayatullah Yogyakarta, Bunda dengan 4 anak, tinggal di Sleman.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakliterasimembacaparenting
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anak-Anak Palestina Kelaparan, Bintang F1 Lewis Hamilton Serukan Gencatan Senjata
Tulisan selanjutnya Belanda masukkan Israel ke dalam daftar ancaman keamanan nasional Belanda Anggap ‘Israel’ sebagai Ancaman Keamanan Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaGhazwul Fikr

SPI: Feminisme Hanya Melestarikan Konflik!

6 Mei 2026 12:55
Pustaka

Menuangkan Ide Melalui Novel: Telaah Karya Abbas Aqqad, Malek Bennabi dan Hamka

4 Mei 2026 11:13
Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Pustaka

Telaah Buku Dr. Raghib As-Sirjani: Syi’ah dalam Timbangan Sejarah dan Aqidah

22 April 2026 22:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?