Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ghazwul Fikr

Musibah Haji dan Propaganda Anti-Arab [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 September 2015 20:01 8:01 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 September 2015 17:13
Bagikan
Koran Saudi mengecam propaganda Anti Arab oleh Iran dalam kasus haji
Bagikan

Oleh: Ahmad Kholili Hasib

MUSIBAH pada musim haji tahun ini jatuhnya alat berat (crane) di Masjidil Haram dan kecelakaan Mina, bagi Iran dan Syiah — melalui media-medianya — jika diamati seperti sesuatu yang ‘istimewa’.
Reaksi yang diperlihatkan Iran cukup mudah dibaca: menyerang Saudi Arabia. Secara politis, dua negara ini memang berseteru. Tapi tidak-lah etis sampai memanfaatkan musibah haji ini untuk tujuan-tujuan politis.

Semula, penulis mengira wajar kritikan dari Iran dan memang Saudi perlu mendengarkan masukan dari berbagai pihak demi kebaikan pelaksanaan haji pada tahun-tahun berikutnya.

Namun, ternyata itu bukan sekedar kritikan biasa. Setelah mencermati berita-berita media, dan statemen tokoh Iran dan ulama Syiah, penulis kemudian menilai ada sesuatu yang aneh dan tidak wajar lagi.

Hampir semua statemen berisi kecaman, kemarahan dan sampai perlu menyebarkan data-data hoax. Seakan-akan berambisi supaya pengelolaan tanah haramain dan ibadah haji tidak dipercayakan lagi kepada Saudi Arabia. Ada apakah semua ini?

Baca Juga

SPI: Feminisme Hanya Melestarikan Konflik!
Tuduh Islam Kaku, Dokter Muda Kristen Ini Terbungkam saat Dengar Hujjah Buya Hamka
Syubhat Seputar Al-Qur’an: Benarkah Ada 2 Surah yang “Hilang”?
Pluralisme dan Sekularisme: Sebuah Proyek (Seri 2)
Pluralisme dan Sekularisme: Sebuah Proyek (Seri 1)

Cermatilah komentar ini; “Muslimin dunia dengan persatuan dan seluruh kemampuan yang dimiliki, harus menyelamatkan Mekah dan Madinah, keyakinan, manasik, nyawa, harta dan kehormatan Muslimin dari tangan rezim boneka Barat ini”.

Pernyataan ini disampaikan Dewan Koordinasi Penyiaran Islam Iran, seperti dikutip indonesia.irib.ir pada Jum’at 25 September 2015.

Di portal yang sama, seorang tokoh Iran Ayatullah Mohammad Yazdi mengungkapkan kekecewaan atas pengelolaan haji oleh Saudi Arabia dan meminta pengelolaan haji ditangani bersama oleh negara-negara Islam.

Portal tersebut juga mengutip stateman Dewan Koordinasi Penyiaran Islam Iran yang mengumpat Saudi sebagai antek Zionis.

Saya makin mencium ketidak wajaran ketika ada laporan, bahwa dua hari sebelum kecelakaan Mina ternyata portal berita kolalwatn.com mantan diplomat Iran, Farzad Farhanikiyan, mengatakan cara terbaik dan waktu terbaik untuk menghadapi Arab Saudi adalah ketika musim haji.

Dalam situs pribadinya ia mengaku, Iran akan membangkitkan kerusuhan selama musim haji berlangsung.

Hasil penyelidikan sementara kasus kecelakaan Mina juga ditemui keganjilan. Sebuah media besar di Timur Tengah Asharq Al-Awsat melaporkan bahwa insiden itu dipicu kacaunya jamaah haji Iran dalam perjalanan melaksanakan lempar jumrah. Koran itu menulis: “pelanggaran itu dimulai ketika sebanyak 300 jamaah Iran mulai bergerak dari Muzdalifa langsung menuju Jamarat, bukannya menuju kamp mereka dulu sebagaimana umumnya yang dilakukan oleh jamaah haji, untuk menunggu jadwal rombongan mereka. Mereka kemudian bergerak ke arah yang berlawanan di jalan 203 di mana insiden menyakitkan itu terjadi.”

Sesuai pedoman, 300 jamaah Iran ini tidak menunggu di kamp mereka sampai waktu yang telah ditetapkan. Kelompok ini malah memutuskan untuk kembali dari arah berlawanan yang juga bertepatan dengan gerakan kelompok lain sesuai dengan jadwal mereka untuk melempar jumrah, sehingga tragedi itu terjadi, kata situs Sabq.org, sebagaimana dilansir oleh Arab News.

Jalan 204, tempat terjadinya jamaah berdesak-desakan itu dikabarkan ternyata bukan jalur utama untuk jamaah yang akan melempar jumrah. Pertanyaannya adalah, kenapa ada ratusan — ada yang menyebut sampai puluhan ribu — jamaah haji Iran yang berada di situ lalu berbalik arah sehingga bertabrakan dengan jamaah haji lain?

Ada sebuah tulisan dari seorang penulis terkenal bahkan sampai-sampai harus mengutip berita-berita hoax untuk menyerang Arab atas kejelakaan haji tahun ini. Dalam tulisannya, ia mengecam kerajaan Saudi karena gara-gara ada iring-iringan rombongan pangeran, jalan 204 menjadi kacau berdesak-desak yang berakhir jatuhnya 700 lebih korban meninggal.

Padahal, tahun ini tidak ada keluarga kerajaan yang melaksanakaan ibadah haji. Kedustaan tulisan itu makin terang karena, standar kerajaan tamu-tamu khusus kerajaan tidak melewati jalan yang biasa dilewati jamaah haji umum. Apalagi tidak mungkin pejabat melewati jalan 204 depan perkemahan itu. Ada terowongan khusus untuk pejabat kerajaan yang ingin melempar jumrah.

Saya hampir tidak percaya, kenapa bisa sekelas penulis nasional bahkan diakui internasional ceroboh menggunakan data hox. Jatuhlah kehormatan dia sebagai penulis hebat, gara-gara ikut-ikutan kampanye menyerang Arab.

Harusnya, dia menunggu pernyataan resmi panitia pelaksaan haji Arab Saudi. Setelah ada pernyataan resmi barulah bisa mengomentari. Jika ada yang keliru, kita bisa adu data di situ.

Kejahatan Anti Arab

Bukan kali ini jamaah haji Iran membuat kekacauan selama pelaksanaan ibadah haji. Kita pun jadi ingat statemen mantan diplomat Iran: “kita membangkitkan kerusuhan selama musim haji berlangsung”.* (BERSAMBUNG)

Penulis adalah anggota MIUMI Jawa Timur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hajiHaji 2015iranmediamusibah Minaopinisyiahtragedi Mina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FUIS Desak Cakra Semarang TV Berhentikan Penghina Nabi
Tulisan selanjutnya Wajah Maskulin Ditentukan oleh Kadar Testosteron dalam Rahim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

ArtikelGhazwul Fikr

Populernya Hamas, Meredupnya Otoritas Palestina dan Mahmoud Abbas

22 November 2023 12:10
ArtikelGhazwul Fikr

6 Narasi Sinisme Perjuangan Palestina = Propaganda Zionis

10 November 2023 16:45
Ghazwul FikrTsaqafah

Sekularisme dan Liberalisme  

2 Desember 2022 12:55
Ghazwul FikrTsaqafah

Membangun Peradaban Bermartabat

13 November 2022 09:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?